Sebanyak 2320 item atau buku ditemukan

Puskesmas Dan Jaminan Kesehatan Nasional

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah dimula pada 1 Januari 2014 akan menjamin pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia atau Universal Health Coverange pada tahun 2019. Puskesmas merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk memberi pelayanan tingkat pertama kepada peserta JKN. Puskesmas merupakan FKTP terbanyak bersama dengan Klinik Pratama dan Dokter Praktik Pratama yang berfungsi sebagai Gatekeeper Jaminan Kesehatan nasional. Gatekeeper adalah konsep sistem pelayanan kesehatan di mana fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berperan sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar berfungsi optimal sesuai standar kompetensinya dan memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan medik. Buku Puskesmas Dan Jaminan Kesehatan Nasional ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Buku Puskesmas Dan Jaminan Kesehatan Nasional ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Konsep Dasar Sistem Informasi Kesehatan

Buku ini merupakan kumpulan bahan ajar untuk mata kuliah dengan judul yang sama. Di dalam buku ini akan dibahas tentang pengertian sistem informasi dan penerapannya dalam ilmu kesehatan. Buku ini wajib dijadikan rujukan mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah sistem informasi kesehatan. Selain itu, buku ini juga cocok untuk menjadi referensi bagi siapa pun yang mempelajari ilmu medis. Hal ini tidak bisa dipungkiri, dengan kemajuan teknologi informasi, menuntut organisasi untuk menerapkan sistem informasi berbasis komputer dalam mendukung kegiatan yang ada di organisasi tersebut. Begitu juga bagi institusi kesehatan, dengan menerapkan sistem informasi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan baik di Rumah Sakit, Puskesmas atau bagi Dinas Kesehatan. Sistem informasi memberikan kemudahan dan kecepatan akses data maupun informasi. Selain itu keamanan dan ketersediaan data juga lebih terjamin akurasinya. Sehingga akan sangat membantu penyedia layanan kesehatan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat. Sistem Informasi Kesehatan merupakan salah satu bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari Sistem Kesehatan di suatu negara. Kemajuan atau kemunduran Sistem Informasi Kesehatan selalu berkorelasi dan mengikuti perkembangan Sistem Kesehatan, kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bahkan mempengaruhi Sistem Pemerintahan yang berlaku di suatu negara. Konsep Dasar Sistem Informasi Kesehatan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Konsep Dasar Sistem Informasi Kesehatan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Buku Ajar Promosi Kesehatan Berbasis Sekolah

Sasaran Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals atau disingkat dalam MDGs), hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang telah dijalankan mulai September 2000, memiliki beberapa poin sasaran salah satunya yaitu tercapainya kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015.2) Pencapaian kesejahteraan rakyat didukung oleh kesehatan masyarakat salah satunya meliputi kesehatan anak-anak. Kesehatan masyarakat merupakan salah satu modal pokok dalam rangka kemajuan kehidupan bangsa. Kesehatan dibentuk oleh kehidupan sehari-hari (health is created within the setting of everyday life.1) Dalam kehidupan sehari-hari manusia, menghabiskan waktunya di tempat atau tatanan (setting), yakni di dalam rumah (keluarga), di sekolah (bagi anak sekolah), dan di tempat kerja (bagi orang dewasa). Oleh sebab itu, kesehatan seseorang juga ditentukan oleh tatanan-tatanan tersebut.

Oleh sebab itu, kesehatan seseorang juga ditentukan oleh tatanan-tatanan tersebut. Buku Buku Ajar Promosi Kesehatan Berbasis Sekolah ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Komunikasi Kesehatan

Buku ini bisa menjadi panduan bagi para calon tenaga kesehatan ataupun tenaga kesehatan dalam memahami dan menyelami berbagai aspek dasar dalam ilmu komunikasi, karena hampir dalam setiap penjelasannya buku ini menggunakan ilustrasi atau contoh dalam dunia kesehatan. Isi dari buku ini cukup lengkap, dalam membekali para tenaga kesahatan dalam berkomunikasi dengan baik, seperti di Bab 1 banyak mengupas tentang area studi komunikasi kesehatan sampai manfaat kajian kajian tentang komunikasi kesehatan. Bab 2, pembaca diajak untuk memahami pentingnya komunikasi saat ini, selain itu Bab 2 juga dilengkapi berbagai aksioma komunikasi sampai tradisi tradisi dalam ilmu komunikasi Kemudian di Bab 3 pembaca diajak untuk memahami model-model komunikasi, yang juga terdapat ilustrasi kasus dalam dunia kesehatan dalam setiap model, sehingga memudahkan para tenaga kesehatan dalam berkomunikasi dengan pasien, bahkan model-model komunikasi ini bisa menjadi panduan para tenaga kesehatan dalam berhadapan dengan satu pasien, sekelompok pasien, sampai masyarakat dalam jumlah yang banyak. Adapun Bab 4 penulis mengajak pembaca untuk menyelami berbagai teori dalam ilmu komunikasi mulai teori yang terdapat dalam konteks komunikasi interpersonal sampai dalam komunikasi kelompok. Bab 4 ini juga disertai contoh ilustrasi dalam dunia kesehatan yang bertujuan untuk memudahkan pembaca memahami sebuah teori. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup

Isi dari buku ini cukup lengkap, dalam membekali para tenaga kesahatan dalam berkomunikasi dengan baik, seperti di Bab 1 banyak mengupas tentang area studi komunikasi kesehatan sampai manfaat kajian kajian tentang komunikasi kesehatan.

Epidemiologi Kesehatan Lingkungan

Epidemiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang distribusi, frekuensi dan determinan penyakit dan masalah kesehatan dalam masyarakat. Dalam pendidikan kesehatan masyarakat, epidemiologi dikenal sebagai mother of public health atau induk dari ilmu kesehatan masyarakat, sehingga dapat diterapkan dalam seluruh bidang ilmu yang ada dalam pendidikan kesehatan masyarakat, salah satunya dalam bidang kesehatan lingkungan. Buku terkait epidemiologi sering kita temukan membahas konsep, aplikasi maupun terkait penyakit menular dan penyakit tidak menular, namun kajian terkait kesehatan lingkungan masih sangat sedikit kita jumpai. Padahal berbagai penyakit dan masalah kesehatan bersumber atau dipengaruhi oleh faktor lingkungan, sehingga perlu adanya pendekatan epidemiologi untuk memahami proses terjadinya penyakit yang dipengaruhi oleh lingkungan. Buku ajar ini disusun untuk membantu mahasiswa memahami epidemiologi kesehatan lingkungan yang dimulai dari konsep dasar epidemiologi kesehatan lingkungan, konsep terjadinya penyakit, host (pejamu), agent dan lingkungan, pengukuran paparan, pengukuran efek, studi-studi epidemiologi, hingga pembahasan terkait epidemiologi lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Buku ajar ini lebih diperuntukkan kepada mahasiswa yang mempelajari mata kuliah epidemiologi kesehatan lingkungan dalam menempuh pendidikan strata satu (S1) di Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan Minat Studi Epidemiologi maupun Minat Studi Kesehatan Lingkungan. Oleh karena itu, beberapa contoh kasus, latihan maupun tugas yang ada pada buku ajar ini sesuai dengan kajian terkait masalah kesehatan lingkungan maupun penerapan epidemiologi dalam penyakit akibat lingkungan. Akhirnya tim penulis tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako, serta berbagai pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun buku ajar ini. Mengingat ketidaksempurnaan buku ajar ini, penulis juga mengharapkan kritik dan saran membangun demi kesempurnaan buku ajar ini di waktu yang akan datang. Palu, September 2019 Tim Penulis

Buku ajar ini disusun untuk membantu mahasiswa memahami epidemiologi kesehatan lingkungan yang dimulai dari konsep dasar epidemiologi kesehatan lingkungan, konsep terjadinya penyakit, host (pejamu), agent dan lingkungan, pengukuran paparan, ...

Sistem Informasi Kesehatan

Sistem Informasi Kesehatan merupakan salah satu dari enam “building block” atau komponen utama dalam sistem kesehatan di suatu negara. Keenam komponen (building block) sistem kesehatan tersebut, yaitu service delivery (pelaksanaan pelayanan kesehatan), medical product, vaccine, and technologies (produk medis, vaksin dan teknologi kesehatan), health workforce (tenaga medis), health system financing (sistem pembiayaan kesehatan), health information system (Sistem Informasi Kesehatan), leadership and governance (kepemimpinan dan pemerintah). Buku Sistim Informasi Kesehatan ini membahas yaitu: Bab 1 Konsep Dasar Sistem Informasi Kesehatan Bab 2 Peran Sistem Informasi Kesehatan Dalam Manajemen Kesehatan Bab 3 Konsep-Konsep dan Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Bab 4 Proses Mengolah Data Menjadi Informasi Bab 5 Manajemen Sistem Informasi Kesehatan Bab 6 Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia Bab 7 Sistem Informasi Rumah Sakit Bab 8 Sistem Informasi Manajemen Puskesmas

Sistem Informasi Kesehatan merupakan salah satu dari enam “building block” atau komponen utama dalam sistem kesehatan di suatu negara.

Perilaku Kesehatan Anak Sekolah

Perilaku Kesehatan, Prevalensi Penyakit dan Upaya Peningkatan Status Kesehatan Anak Sekolah

Monograf ini menguraikan perilaku kesehatan anak sekolah (faktor risiko), khususnya sekolah di sekitar TPA, sebagai gambaran perilaku anak sekolah yang dapat digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki atau meningkatkan perilaku kesehatan yang sudah dilakukan anak sekolah. Sedangkan penyakit yang sering terjadi pada anak sekolah (efek dari faktor risiko) yang dapat diberat dengan kondisi lingkungan sekolah dan tempat tinggal di sekitar TPA. Data yang digunakan dalam monograf ini dari hasil penelitian yang dilanjutkan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik yang sama, serta dari sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, tentang perilaku kesehatan anak sekolah dan penyakit akibat perilaku kesehatan yang kurang tepat serta penyakit yang sering terjadi di sekitar TPA, diantaranya buku pedoman, keputusan/peraturan menteri dan profil kesehatan Kementerian Kesehatan RI, monograf dan jurnal kesehatan/keperawatan nasional dan internasional serta sumber ilmiah lainnya.

Monograf ini menguraikan perilaku kesehatan anak sekolah (faktor risiko), khususnya sekolah di sekitar TPA, sebagai gambaran perilaku anak sekolah yang dapat digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki atau meningkatkan perilaku kesehatan ...

Penguatan Upaya Kesehatan Masyarakat Dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Di Indonesia

Sistem Kesehatan Nasional dewasa ini menetapkan bahwa upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya merupakan fokus dari pembangunan kesehatan. Upaya kesehatan tersebut pada pokoknya terdiri atas upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Program Jaminan Kesehatan Nasional sangat mendukung penguatan upaya kesehatan perorangan termaksud. Penguatan upaya kesehatan masyarakat merupakan penguatan setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit oleh pemerintah dan/atau masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan merupakan suatu proses pembangunan manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku, dan pengorganisasian masyarakat bidang kesehatan. Tantangan penguatan upaya kesehatan masyarakat, yaitu masih terbatasnya pemerataan pembangunan kesehatan, pelayanan kesehatan perorangan yang masih terbatas mutunya, upaya kesehatan masyarakat yang masih kurang berfungsi, kemampuan pengelolaan atau manajemen pembangunan kesehatan yang belum kuat, dan peran masyarakat dalam pembangunan kesehatan yang belum optimal. Tantangan pemberdayaan masyarakat, yaitu belum optimalnya penggerakan masyarakat, pengorganisasian masyarakat dalam pemberdayaan, advokasi, kemitraan, dan peningkatan sumber daya masih terbatas. Masalah penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya meliputi: 1) kurangnya penggunaan pendekatan proses penguatan yang lebih terarah, menyeluruh, dan saling terkait serta realistis, dan 2) terbatasnya sumber daya pendukung terutama sumber daya manusia, informasi, dan pembiayaan. Strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan meliputi: 1. Strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat: analisis, pengendalian, dan penilaian; pengembangan kebijakan; dan pelaksanaan dan dukungan. 2. Strategi pemberdayaan masyarakat: Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan dilakukan melalui kelompok masyarakat, organisasi masyarakat, dunia usaha dan pihak lain pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/ kota. Langkah-langkah pokok pelaksanaan strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat, antara lain: Dalam peningkatan pembangunan kesehatan yang memberi pengutamaan pada penguatan kesehatan masyarakat memerlukan perubahan mindset atau paradigma bagi semua pihak terkait.Perlu ditetapkan dan dilaksanakan strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan yang bersifat menyeluruh.Penguatan tersebut perlu menggunakan pendekatan proses yang lebih terarah, menyeluruh, dan saling terkait serta realistis dan didukung sumber daya yang memadai.Alokasi pembiayaan kesehatan diutamakan untuk penguatan kegiatan upaya kesehatan masyarakat dan mendukung pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.Pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan perlu makin diperkuat di tingkat pusat dan daerah.Penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat hanya dapat dilaksanakan bila didukung oleh sistem informasi kesehatan yang tangguh, baik dalam penyelenggaraan maupun penggunaannya.Pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat perlu berpedoman terutama pada ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan dengan saksama. Penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan diharapkan bersama dengan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional dapat mendukung percepatan pembangunan kesehatan sehingga dapat meningkatkan akselerasi, pemerataan, dan mutu pembangunan kesehatan. [UGM Press, UGM, Gadjah Mada University Press]

Sistem Kesehatan Nasional dewasa ini menetapkan bahwa upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya merupakan fokus dari pembangunan kesehatan.

ADMINISTRASI PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Konten dari buku ajar ini, mengkaji dan mendiskusikan berbagai teori dan penerapannya tentang: konsep administrasi, administrasi pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas, jaminan kesehatan masyarakat, kearifan lokal, dan inovasi pelayanan kesehatan berbasis kearifan lokal yang dirumuskan dalam sebuah aplikasi pelayanan kesehatan puskesmas. Buku ajar ini dalam implementasinya menjadi acuan dan referensi utama dalam perkuliahan pada mata kuliah Administrasi Pelayanan Kesehatan Program Studi Ilmu Administrasi Publik–Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo.

Konten dari buku ajar ini, mengkaji dan mendiskusikan berbagai teori dan penerapannya tentang: konsep administrasi, administrasi pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas, jaminan kesehatan masyarakat, kearifan ...

Statistika Terapan & Indikator Kesehatan

Statistik merupakan kumpulan angka, alat, metoda untuk menjelaskan suatu fenomena kejadian dengan berdasarkan data. Kenyataan sebenarnya banyak manfaat yang dapat diambil dengan mempelajari statistik. Banyak orang yang ingin mendalami statistik, namun suatu mitos kesukaran telah membelenggu terlebih dahulu, sehingga orang merasa sulit belajar statistik. Banyak orang yang membutuhkan statistik, namun mitos kerumitan menghadang, sehingga takluk sebelum bertanding, sebenarnya statistik mudah dipelajari. Kadangkala pengguna statistik paham dengan berbagai rumus yang disajikan, namun untuk menerapkan masih merasa kebingungan dan keraguan. Berdasarkan keadaan tersebut penulis terdorong untuk menyajikan rumus-rumus statistik dengan teori yang sederhana dan memberikan contoh penerapan rumus tersebut, sehingga mudah dipahami dan dipergunakan serta menjembatani untuk mempelajari statistik yang lebih dalam. Data dalam buku ini hanya data fiktif rekayasa penulis, untuk sekedar contoh penerapan rumus, bukan data hasil riset.

Data dalam buku ini hanya data fiktif rekayasa penulis, untuk sekedar contoh penerapan rumus, bukan data hasil riset. Buku Statistika Terapan & Indikator Kesehatan ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.