Sebanyak 215 item atau buku ditemukan

Kesehatan Masyarakat dalam Determinan Sosial Budaya

Menurut ASA (American Sociological Association; 1986) Sosiologi kesehatan: merupakan sub bidang yang mengaplikasikan perspektif, konsep-konsep dan teori-teori serta metodologi di bidang sosiologi untuk melakukan kajian terhadap fenomena yang berkaitan dengan penyakit dan kesehatan manusia.(2) Sebagai suatu bidang yang spesifik sosiologi kesehatan diartikan pula sebagai bidang ilmu yang menempatkan permasalahan penyakit dan kesehatan dalam konteks sosiokultural dan perilaku. Termasuk dalam kajian bidang ini antara lain; deskripsi dan penjelasan atau teori-teori yang berhubungan dengan distribusi penyakit dalam berbagai kelompok masyarakat; perilaku atau tindakan yang diambil oleh individu dalam upaya menjaga atau meningkatkan serta menanggulangi keluhan sakit, penyakit dan cacat tubuh; perilaku dan kepercayaan/keyakinan berkaitan dengan kesehatan, penyakit, cacat tubuh, dan organisasi serta penyedia perawatan kesehatan; organisasi dan profesi atau pekerjaan di bidang kesehatan, sistem rujukan dari pelayanan perawatan kesehatan, pengobatan sebagai suatu institusi sosial dan hubungannya dengan institusi sosial yang lainnya; nilai-nilai budaya dan masyarakat kaitannya dengan kesehatan, keluhan sakit dan kecacatan serta peran faktor sosial dalam kaitan dengan penyakit, khususnya ketidakteraturan emosi dan persoalan stress yang dikaitkan dengan penyakit

Menurut ASA (American Sociological Association; 1986) Sosiologi kesehatan: merupakan sub bidang yang mengaplikasikan perspektif, konsep-konsep dan teori-teori serta metodologi di bidang sosiologi untuk melakukan kajian terhadap fenomena ...

Manajemen Kesehatan

Berbicara sistem pelayanan kesehatan adalah struktur atau gabungan dari sub sistem didalam suatu unit atau didalam suatu proses untuk mengupayakan pelayanan kesehatan baik preventif, kuratif, promotif maupun rehabilitatif. Sehingga sistem pelayanan kesehatan ini dapat berbentuk Puskesmas, Rumah sakit, Balkesmas dan unit-unit atau organisasi-organisasi lain yang mengupayakan peningkatan kesehatan. Sesuai dengan tujuan sistem kesehatan, administrasi (manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi niaga (business adminstration) yang lebih banyak berorientasi pada upaya untuk mencari keuntungan finansial (profit oriented). Administrasi kesehatan lebih tepat digolongkan ke dalam administrasi umum/publik (public administration) oleh karena organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian kesejahteraan masyarakat umum. Sesuai dengan tujuan sistem kesehatan, administrasi (manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi niaga (business adminstration) yang lebih banyak berorientasi pada upaya untuk mencari keuntungan finansial (profit oriented). Administrasi kesehatan lebih tepat digolongkan ke dalam administrasi umum/publik (public administration) oleh karena organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian kesejahteraan masyarakat umum. Dengan demikian, efisiensi dalam system pelayanan kesehatan akan terwujud jika sumber-sumber daya kesehatan, baik alat, sarana, dana, teknik, metode dan informasi tidak banyak yang terbuang sia-sia. Untuk mewujudkan keamanan dan rasa nyaman dalam pelayanan kesehatan harus didukung adanya pola kebijakan dasar, dasar hukum, prosedur dan standar praktek dalam pelayanan kesehatan yang berorientasi pada profesionalisme dan pemenuhan hak dasar rakyat. Jika faktor-faktor di atas dapat dibangun, maka tidaklah sulit untuk mewujudkan pelayanan kesehatan dengan kepuasan masyarakat yang tinggi. Pentingnya manajemen kesehatan ini bisa dianalogikan sebagai sistem dalam tubuh manusia. Di dalam sistem itu ada sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem ekskresi, ada sistem kekebalan tubuh, sistem syaraf pusat dan perifer dengan beberapa bagian otonom. Secara fungsional, mereka memiliki fungsi dan peran yang jelas, tetapi terkoordinasi. Sementara secara anatomis, masing-masing juga memiliki struktur dan masing-masing struktur memiliki peran spesifik dengan peran yang dimiliki. Untuk itu, buku ini disusun dengan maksud memberikan pemahaman dan tambahan wawasan tentang lingkup manajemen khususnya manajemen bidang kesehatan.

Jika faktor-faktor di atas dapat dibangun, maka tidaklah sulit untuk mewujudkan pelayanan kesehatan dengan kepuasan masyarakat yang tinggi. Pentingnya manajemen kesehatan ini bisa dianalogikan sebagai sistem dalam tubuh manusia.

Buku Ajar Promosi Kesehatan Berbasis Sekolah

Sasaran Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals atau disingkat dalam MDGs), hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang telah dijalankan mulai September 2000, memiliki beberapa poin sasaran salah satunya yaitu tercapainya kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015.2) Pencapaian kesejahteraan rakyat didukung oleh kesehatan masyarakat salah satunya meliputi kesehatan anak-anak. Kesehatan masyarakat merupakan salah satu modal pokok dalam rangka kemajuan kehidupan bangsa. Kesehatan dibentuk oleh kehidupan sehari-hari (health is created within the setting of everyday life.1) Dalam kehidupan sehari-hari manusia, menghabiskan waktunya di tempat atau tatanan (setting), yakni di dalam rumah (keluarga), di sekolah (bagi anak sekolah), dan di tempat kerja (bagi orang dewasa). Oleh sebab itu, kesehatan seseorang juga ditentukan oleh tatanan-tatanan tersebut.

Oleh sebab itu, kesehatan seseorang juga ditentukan oleh tatanan-tatanan tersebut. Buku Buku Ajar Promosi Kesehatan Berbasis Sekolah ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Komunikasi Kesehatan

Buku ini bisa menjadi panduan bagi para calon tenaga kesehatan ataupun tenaga kesehatan dalam memahami dan menyelami berbagai aspek dasar dalam ilmu komunikasi, karena hampir dalam setiap penjelasannya buku ini menggunakan ilustrasi atau contoh dalam dunia kesehatan. Isi dari buku ini cukup lengkap, dalam membekali para tenaga kesahatan dalam berkomunikasi dengan baik, seperti di Bab 1 banyak mengupas tentang area studi komunikasi kesehatan sampai manfaat kajian kajian tentang komunikasi kesehatan. Bab 2, pembaca diajak untuk memahami pentingnya komunikasi saat ini, selain itu Bab 2 juga dilengkapi berbagai aksioma komunikasi sampai tradisi tradisi dalam ilmu komunikasi Kemudian di Bab 3 pembaca diajak untuk memahami model-model komunikasi, yang juga terdapat ilustrasi kasus dalam dunia kesehatan dalam setiap model, sehingga memudahkan para tenaga kesehatan dalam berkomunikasi dengan pasien, bahkan model-model komunikasi ini bisa menjadi panduan para tenaga kesehatan dalam berhadapan dengan satu pasien, sekelompok pasien, sampai masyarakat dalam jumlah yang banyak. Adapun Bab 4 penulis mengajak pembaca untuk menyelami berbagai teori dalam ilmu komunikasi mulai teori yang terdapat dalam konteks komunikasi interpersonal sampai dalam komunikasi kelompok. Bab 4 ini juga disertai contoh ilustrasi dalam dunia kesehatan yang bertujuan untuk memudahkan pembaca memahami sebuah teori. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup

Isi dari buku ini cukup lengkap, dalam membekali para tenaga kesahatan dalam berkomunikasi dengan baik, seperti di Bab 1 banyak mengupas tentang area studi komunikasi kesehatan sampai manfaat kajian kajian tentang komunikasi kesehatan.