Sebanyak 216 item atau buku ditemukan

Pendidikan Agama Islam Interdisipliner Untuk Perguruan Tinggi

Buku ajar PAI yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner merupakan alternatif bahan ajar untuk memperbaiki pembelajaran PAI di pergurauan tinggi. Dikatakan demikian karena implementasi PAI dengan pendekatan interdisipliner merupakan respons terhadap tantangan dan perkembangan zaman. Yakni PAI yang pandangan-pandangan dan analisis-analisisnya memanfaatkan dan mengaitkan antar berbagai disiplin ilmu maupun diskursus kontemporer. Dengan demikian, diharapkan mampu mengantarkan lahirnya output yang kritis, analitis, berwawasan luas, dan berjiwa terbuka. Sehingga, target dan cita-cita yang ingin dicapai oleh PAI itu sendiri sesuai dengan harapan masyarakat, yakni mencetak ilmuwan dan profesional yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan memiliki etos kerja, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kehidupan.

Buku ajar PAI yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner merupakan alternatif bahan ajar untuk memperbaiki pembelajaran PAI di pergurauan tinggi.

Pendidikan Agama Islam

Manusia merupakan makhluk unik bila dibandingkan dengan mahluk yang lainnya. Keunikan manusia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah secara biologis manusia memiliki sistem biologis yang sempurna, tak hayal al-Quran menyebutnya dengan sebutan Ahsan al-Taqwim (paling sempurnanya ciptaan).[1] Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwa, manusia dilengkapi dengan akal budi (hati), sehingga terdapat kurva naik turun dalam prilakunya dan terkadang menyebabkan mereka disebut dengan Asfala Safiliin, jika berbuat keburukan. Hal inilah yang membedahkan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Belum lagi pandangan kaum sosiolog, manusia disebut dengan makhluk sosial, Zoon Polition. Dalam istilah agama Islam disebut dengan Hablun Min al-Nas. Menariknya, Islam membaginya lagi dengan istilah Hablun Min Allah. Begitu pula para filosof menyebut manusia dengan istilah Hayawan al-Natiqun (makhluq yang bisa berfikir), dengan akalnya, manusia berbeda dengan makhluq lainnya. [1] Lihat surat al-Tin ayat: 4.

Buku Pendidikan agama Islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum

Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa serta mayoritas penduduk di Indonesia adalah beragama Islam. Namun pendidikan agama (juga Pendidikan Agama Islam) di lembaga pendidikan umum termasuk pada Perguruan Tinggi Umum belum terdapat posisi yang diharapkan oleh sebagian kalangan. Hal ini terutama dalam sistem pembelajarannya, legitimasi dari lingkungan kampus, dan porsi jam mata kuliahnya. Walaupun tak dipungkiri adakala ditemui fasilitas dan berbagai kegiatan keagamaan Islam di kampus PTU. Misalnya tersedianya Masjid, laboratorium PAI, buku bernuansa agama Islam, ekstrakurikuler (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bernuansa Islam, dan diadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian. Ataupun bentuk kegiatan ilmiah dan formal yang bernuansa Islam, salah satu contohnya diadakan pembekalan keagamaan bagi mahasiswa baru saat dilaksanakan proses orientasi (OSPEK).

Buku Sistem pembelajaran pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi umum ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Pendidikan Agama Islam

Dalam buku pendidikan agama islam ini terdapat tiga bagian substansi materi, bagian pertama penulis membahas tentang Tauhid, Iman, Ilmu, Akhlak, Ibadah dan Taqwa. untuk bagian kedua, terdiri dari masalah Tuhan Yang Maha Esa, Alam dan Manusia, Tugas manusia, Agama dan dinul Islam, Syariat Islam, Al–Quran dan Risalah, Sunnah Rasul, Sunnah dan Alam Gaib. Sedangkan untuk bagian yang ketiga, penulis menjelaskan tentang Pendidikan Islam tahap akhir, yang diantaranya menjelaskan tentang adanya qada dan qadhar, akhirat lanjutan kehidupan di dunia, sam’iyat, hakikat kebangkitan, surga dan neraka. kami yakin buku ini dapat memberikan manfaat dalam memperluas khasanah keilmuan pembaca khususnya pendidikan agama islam.

Dalam buku pendidikan agama islam ini terdapat tiga bagian substansi materi, bagian pertama penulis membahas tentang Tauhid, Iman, Ilmu, Akhlak, Ibadah dan Taqwa. untuk bagian kedua, terdiri dari masalah Tuhan Yang Maha Esa, Alam dan ...

Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Transformatif

Buku Pengembangan kurikulum pendidikan agama islam transformatif ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi

Langit dan bumi dengan segala isi dan peristiwa yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kenyataan yang sangat mengesankan dan menakjubkan akal dan hati sanubari makhluk manusia, itulah alam semesta atau yang disebut alkaun. Segala sesuatu yang ada ini mempunyai akal dan asal, termasuk alam semesta yang sangat mengagumkan ini. Manusia salah satu bagian dari alam, telah dianugerahi oleh Allah akal dan pikiran untuk mencari dan memikirkan segala yang ada di alam ini dan memikirkan siapa pencipta dari semua ini serta dari mana alam itu berasal. Dari dahulu manusia telah berusaha dengan akal dan pikirannya mencari hakikat alam ini, sehingga melahirkan ahli-ahli filsafat seperti Socrates, Aristoteles, dan lain-lain, tetapi mereka tidak berhasil menemukan apa yang mereka cari, yang mereka peroleh hanya kebenaran relatif. Dengan kasih dan sayangnya Allah sebagai pencipta manusia, maka Allah sampaikan agama melalui para Rasul-Nya, maka agamalah yang mengajarkan kepada manusia siapa pemilik kebenaran yang mereka cari itu atau kebenaran mutlak (hakiki). Buku Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Buku Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multietnik

Buku ini memaparkan tentang keunikan kondisi suatu sekolah dengan keragaman etnik dan budaya, namun dibalut dengan toleransi yang tinggi terhadap seluruh anggota warga sekolah sehingga menghasilkan proses pendidikan yang nyaman dan lingkungan yang harmonis serta keberhasilan dalam pendidikan agama Islam yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia adalah salah satu negara yang multietnik terbesar di dunia, kebenaran dari pernyataan ini dapat dilihat dari sosio kultur maupun geografis yang begitu beragam dan luas. Dengan jumlah yang ada di wilayah NKRI sekitar kurang lebih 13.000 pulau besar dan kecil, dan jumlah penduduk lebih kurang 228 juta jiwa, terdiri dari 300 suku yang menggunakan hampir 200 bahasa yang berbeda. Selain itu juga menganut agama dan kepercayaan yang beragam seperti Islam, Katholik, Kristen protestan, hindu, budha, konghucu, serta berbagai macam kepercayaan. Berdasarkan permasalahan seperti di atas maka pendidikan multietnikisme menawarkan satu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep pendidikan berbasis pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat. Khususnya yang ada pada siswa seperti: keragaman etnis, budaya, bahasa, agama, status sosial, gender, kemampuan umur dan ras. Walaupun pendidikan multietnik merupakan pendidikan relatif baru di dalam dunia pendidikan. Multietnik pada hakikatnya merupakan kodrat hidup manusia sendiri yang tidak mungkin dihindari oleh siapapun, apalagi ditolak. Penolakan terhadap adanya pluralitas etnik sama halnya dengan penolakan adanya eksistensi hidup manusia, dan penolakan terhadap eksistensi manusia sama halnya dengan penolakan terhadap mansusia. Oleh karena itu, pemahaman yang lengkap mengenai eksistensi manusia menjadi sangat penting, agar kehadiran ajaran Islam benar-benar menjadi rahmat dan memberikan makna bagi kesejahteraan hidup bersama.

Buku ini memaparkan tentang keunikan kondisi suatu sekolah dengan keragaman etnik dan budaya, namun dibalut dengan toleransi yang tinggi terhadap seluruh anggota warga sekolah sehingga menghasilkan proses pendidikan yang nyaman dan ...

Pendidikan Agama Islam

Buku ini berisi tentang bahan ajar yang akan diajarkan diperguruan tinggi dengan kajian-kajian sebagai berikut, Mata kuliah ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang seluk beluk agama islam dimensi studi meliputi Aqidah, ahlak, dan syariah serta eksistensi khalifah dimuka bumi. Buku Pendidikan agama islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Buku Pendidikan agama islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Inovasi Baru Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Buku Inovasi baru kurikulum 2013 pendidikan agama islam dan budi pekerti ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Farmasi Rumah Sakit

Buku ini terdiri dari empat belas bab. Bab pertama membahas tentang rumah sakit, bab dua tentang pelayanan di rumah sakit, bab tiga tentang kewajiban dan hak rumah sakit dan pasien, bab empat tentang organisasi rumah sakit, dan bab lima tentang klasifikasi rumah sakit. Selanjutnya bab enam membahas tentang pelayanan farmasi rumah sakit, bab tujuh tentang perbekalan sediaan farmasi di rumah sakit, bab delapan tentang anggaran rumah sakit, bab Sembilan tentang instalasi farmasi rumah sakit, dan bab sepuluh tentang efisiensi biaya. Kemudian untuk bab sebelas membahas tentang formularium rumah sakit, bab dua belas tentang central steril supply department/CSSD, bab tiga belas tentang pengelolaan limbah rumah sakit, serta bab empat belas tentang penggunaan obat rasional. Setiap orang yang sakit menginginkan pelayanan prima, sehingga dapat mengobati, merawat dan menyembuhkan penyakitnya. Pelayanan kesehatan bertujuan untuk mengatasi penyakit pasien sehingga dibutuhkan sarana dan prasana yang cukup dan memadai, kadangkala sarana dan prasana di pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama kurang memadai, sehingga tidak sedikit pasien yang di rujuk ke rumah sakit yang sarana dan prasananya memadai. Rumah sakit merupakan pusat pelayanan kesehatan yang melayani rujukan dari berbagai pelayanan kesehatan tingkat pertama baik puskesmas maupun klinik. Kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kefarmasian dalam pelayanan obat kepada pasien. Kualitas pelayanan merupakan faktor yang sangat penting yang akan mempegaruhi dalam akreditasi suatu instansi kesehatan seperti rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan pelayanan kesehatan yang mampu memberikan kepuasan kepada pasien atau setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan tersebut. Sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan salah satunya yaitu rumah sakit, rumah sakit sebagai penyedia jasa pelayanan agar meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik, tidak hanya pelayanan yang bersifat penyembuhan penyakit saja, melainkan mencakup pelayanan yang bersifat pencegahan untuk meningkatkan kualitas hidup serta memberikan kepuasan bagi pasien selaku pengguna jasa kesehatan

Sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan salah satunya yaitu rumah sakit, rumah sakit sebagai penyedia jasa pelayanan agar meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik, tidak hanya pelayanan yang bersifat penyembuhan penyakit ...