Sebanyak 214 item atau buku ditemukan

Pendidikan Agama Islam

Manusia merupakan makhluk unik bila dibandingkan dengan mahluk yang lainnya. Keunikan manusia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah secara biologis manusia memiliki sistem biologis yang sempurna, tak hayal al-Quran menyebutnya dengan sebutan Ahsan al-Taqwim (paling sempurnanya ciptaan).[1] Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwa, manusia dilengkapi dengan akal budi (hati), sehingga terdapat kurva naik turun dalam prilakunya dan terkadang menyebabkan mereka disebut dengan Asfala Safiliin, jika berbuat keburukan. Hal inilah yang membedahkan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Belum lagi pandangan kaum sosiolog, manusia disebut dengan makhluk sosial, Zoon Polition. Dalam istilah agama Islam disebut dengan Hablun Min al-Nas. Menariknya, Islam membaginya lagi dengan istilah Hablun Min Allah. Begitu pula para filosof menyebut manusia dengan istilah Hayawan al-Natiqun (makhluq yang bisa berfikir), dengan akalnya, manusia berbeda dengan makhluq lainnya. [1] Lihat surat al-Tin ayat: 4.

Buku Pendidikan agama Islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi

Langit dan bumi dengan segala isi dan peristiwa yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kenyataan yang sangat mengesankan dan menakjubkan akal dan hati sanubari makhluk manusia, itulah alam semesta atau yang disebut alkaun. Segala sesuatu yang ada ini mempunyai akal dan asal, termasuk alam semesta yang sangat mengagumkan ini. Manusia salah satu bagian dari alam, telah dianugerahi oleh Allah akal dan pikiran untuk mencari dan memikirkan segala yang ada di alam ini dan memikirkan siapa pencipta dari semua ini serta dari mana alam itu berasal. Dari dahulu manusia telah berusaha dengan akal dan pikirannya mencari hakikat alam ini, sehingga melahirkan ahli-ahli filsafat seperti Socrates, Aristoteles, dan lain-lain, tetapi mereka tidak berhasil menemukan apa yang mereka cari, yang mereka peroleh hanya kebenaran relatif. Dengan kasih dan sayangnya Allah sebagai pencipta manusia, maka Allah sampaikan agama melalui para Rasul-Nya, maka agamalah yang mengajarkan kepada manusia siapa pemilik kebenaran yang mereka cari itu atau kebenaran mutlak (hakiki). Buku Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Buku Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Pendidikan AGAMA ISLAM

Era digital dan kemajuan teknologi informasi, telah memberikan keterbukaan dan kemudahan informasi bagi mahasiswa dalam mengakses informasi materi perkuliahan, tetapi ketidakmampuan untuk memfilter sumber yang dapat dipercaya, menjadikan buku ini sebagai salah satu rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan isinya, serta telah disesuaikan dengan kurikulum dan capaian pembelajaran (learning outcome) sebagaimana dipersyaratakan dalam penyusunan kurikulum berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Buku ini disusun untuk memenuhi referensi dalam mengkaji bahan kajian Pendidikan Agama Islam, yang meliputi : Ketuhanan, kemanusiaan, dan kehidupan, agama dan dinul Islam, serta tauhid dan keimanan.

Buku ini disusun untuk memenuhi referensi dalam mengkaji bahan kajian Pendidikan Agama Islam, yang meliputi : Ketuhanan, kemanusiaan, dan kehidupan, agama dan dinul Islam, serta tauhid dan keimanan.

Model Pendidikan Agama Islam Berbasis Lingkungan

Sekolah alam adalah sekolah impian yang menjadi kenyataan bagi mereka yang mengangankan dan menginginkan perubahan dalam dunia pendidikan secara menyeluruh yang pada akhirnya mengarah pada perbaikan mutu dan hasil akhir dari proses pendidikan itu sendiri. Pada sekolah alam, anak-anak dibebaskan bereksplorasi, bereksperimen dan berekspresi tanpa dibatasi sekat-sekat diniding dan berbagai aturan, yang mengekang rasa ingin tahu mereka, yang membatasi interaksi mereka dengan kehidupan yang sebenarnya, yang membuat mereka berjarak dan tak akrab dengan alam lingkungan mereka. Anak dibebaskan menjadi diri mereka, dan mengembangkan potensi dirinya untuk tumbuh menjadi manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berwawasan ilmu pengetahuan dan siap menjadi pemimpin di muka bumi (khalifatu fil ardh). Anak dibebaskan dari tekanan ‘mengejar’ nilai dan rangking, tapi didorong untuk menumbuhkan tradisi ilmiah. Prestasi tidak dilihat dalam perbandingan dengan anak lain, tapi dari upaya mereka memaksimalkan potensi diri dan menjadi lebih baik. Belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan, tidak membebani. Belajar jadi kebutuhan, bukan keharusan. Sekolah tidak menjadi penjara yang membosankan. Di sekolah alam, guru dibebaskan berkreasi dalam mengajar. Kreatifitas guru tidak dibatasi oleh buku paket dan target nilai. Guru tak sekadar mengajar, tapi mendidik. Guru tak hanya menjadi panutan, tapi teman. Guru adalah fasilitator. Guru-guru yang beridealisme tinggi dan penuh dedikasi di sekolah ini membantu anak didik mengenali kelebihan dan kekurangannya dan menjadikan mereka tidak sekedar mandiri, tapi bias membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dikerjakan. Berdasarkan riset yang penulis lakukan, ada guru berpendapat bahwasanya semua anak itu adalah juara. Menurut penulis, berdasarkan teori the multiple of inteleg, dalam artian kemampuan yang berbeda, dalam fenomena penulis temukan di lapangan, satu orang guru sekolah alam mengajarkan seluruh bidang studi termasuk materi agama, hal ini akan menimbulkan kesenjangan desain. Apakah mampu seorang guru mengetahui potensi 20 orang siswa deangan 2 fasilitator, sedangkan dia bukan ahli di bidang agama. Oleh karena itu perlu ada kesimbangan yang terangkum dalam sebuah model. Buku ini menawarakan sebuah model yang teruji melalui sebuah penelitian yang panjang berkenaan dengan model pendidikan agama Islam berbasis Lingkungan

Oleh karena itu perlu ada kesimbangan yang terangkum dalam sebuah model. Buku ini menawarakan sebuah model yang teruji melalui sebuah penelitian yang panjang berkenaan dengan model pendidikan agama Islam berbasis Lingkungan

Inovasi Baru Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Buku Inovasi baru kurikulum 2013 pendidikan agama islam dan budi pekerti ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Farmasi Klinik

Secara filosofis, tujuan dari farmasi klinis adalah agar efek terapi bisa tercapai secara maksimal, meminimalkan resiko yang tidak diinginkan, meminimalkan biaya pengobatan, serta menghormati pilihan pasien terhadap pemilihan terapi yang akan mereka lakukan. Saat ini disiplin ilmu farmasi klinis semakin dibutuhkan dengan adanya paradigma baru tentang layanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien. Tenaga farmasi yang bekerja di rumah sakit dan komunitas seperti apotek, puskesmas, klinik, balai pengobatan. Tempat dimanapun terjadi peresepan ataupun penggunaan obat harus memiliki kompetensi yang dapat mendukung pelayanan farmasi klinis yang berkualitas.

Buku Farmasi Klinik ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

BUKU AJAR BIOKIMIA FARMASI

Maksud dari penerbitan buku ini adalah untuk membantu mahasiswa farmasi serta mahasiswa lain yang salah satu mata kulihanya adalah Biokimia. Di samping itu, buku ini juga dapat digunakan untuk mengkapi kepustkaan di bidang Ilmu farmasi yang terkait dengan biokimia. Buku ini disusun dengan pendekatan praktek yang dilengkapi dengan dasar analisisnya serta reaksi kimia yang terlibat. Pembaca diharapkan dapat memahami berbagai teori dan prinsip analisis karbohidrat, protein, lemak, enzim dan koenzim, vitamin dan mineral. Dalam penyusunan buku ini, tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prodi S1 Farmasi STIKes Bakti Tunas Husada, atas dukungannya selama menyipakan buku Biokimia Farmasi ini.

Maksud dari penerbitan buku ini adalah untuk membantu mahasiswa farmasi serta mahasiswa lain yang salah satu mata kulihanya adalah Biokimia.

Analisis Obat Dalam Sediaan Farmasi

Buku Analisis Obat dalam Sediaan Farmasi ini sebenarnya adalah buku berseri dengan topik besar analisis senyawa obat baik dalam bahan bulk, sediaan farmasi, maupun dalam cairan biomedik. Buku pertama kami beri judul Analisis Farmasi yang kami susun bersama-sama dengan Prof. Dr. Sudjadi, M.S., Apt. (guru besar kimia farmasi, Fakultas Farmasi UGM) dan diterbitkan oleh Pustaka Pelajar, Yogyakarta. Buku Analisis Farmasi (terdiri atas 15 bab) membahas berbagai metode untuk analisis obat golongan analgesik-antipiretik, antiinflamasi, sulfonamid, berbagai kelompok antibiotika, alkaloid, barbiturat, analisis golongan benzodiazepin, analisis steroid, serta analisis derivat babi untuk kehalalan produk farmasi. Buku seri kedua yang berjudul Analisis Obat diterbitkan oleh Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Dalam buku ini dibahas analisis obat batuk, analisis obat antidiabetes, analisis obat antihiperlipidemia, analisis obat tuberkulosis, analisis obat antikanker, analisis obat antimalaria, dan analisis obat antivirus yang disusun dalam 7 bab yang berbeda.

Buku Analisis Obat dalam Sediaan Farmasi ini sebenarnya adalah buku berseri dengan topik besar analisis senyawa obat baik dalam bahan bulk, sediaan farmasi, maupun dalam cairan biomedik.

Spektroskopi Molekuler Untuk Analisis Farmasi

Sebelum permulaan abad keduapuluh, hampir semua analisis kuantitatif menggunakan teknik volumetri dan gravimetri. Volumetri adalah analisis kimia yang melibatkan penggunaan sejumlah volume larutan standar dengan konsentrasi tertentu. Teknik volumetri sering juga disebut dengan titrimetri karena dalam pengerjaannya melakukan titrasi. Sementara itu, gravimetri adalah analisis dengan mendasarkan pada berat tetap analit dalam suatu matriks sampel. Dengan kedua teknik ini, analis memperoleh hasil akurasi yang tinggi, akan tetapi, analisis dengan kedua metode ini dibatasi dengan suatu kenyataan bahwa kedua teknik ini tidak dapat menganalisis analit dalam jumlah yang sangat kecil. Karena alasan inilah, maka suatu metode analisis yang dikembangkan diarahkan untuk mampu menganalisis analit dalam jumlah sekelumit (trace elements). Salah satu metode yang dikembangkan adalah metode spektroskopi. Teknik spektroskopi merupakan suatu metode analisis yang melibatkan interaksi antara analit dengan radiasi elektromagnetik, yang untuk selanjutnya disingkat dengan REM. Selama abad keduapuluh, spektroskopi telah berkembang dengan melibatkan berbagai macam radiasi elektromagnetik (spektroskopi foton) seperti sinar –X, gelombang mikro, gelombang radio, dan juga partikel-partikel energetik seperti elektron-elektron dan ion-ion. Karena spektroskopi merupakan interaksi antara radiasi elektromagnetik (REM) dengan sampel, maka akan diuraikan terlebih dahulu tentang REM. [UGM Press, UGM, Gadjah Mada University Press]

Sebelum permulaan abad keduapuluh, hampir semua analisis kuantitatif menggunakan teknik volumetri dan gravimetri.