2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Inflamasi merupakan respon biologis tubuh terhadap cedera atau infeksi yang sering menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, sehingga diperlukan alternatif terapi yang efektif dan praktis. Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi yang berasal dari kandungan senyawa metabolit sekunder, terutama flavonoid, namun pemanfaatannya masih terbatas dalam bentuk sediaan yang kurang praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi asam-basa terhadap karakteristik fisik tablet effervescent ekstrak daun bandotan serta menentukan konsentrasi optimum untuk menghasilkan tablet yang memenuhi persyaratan. Variasi konsentrasi yang digunakan yaitu 50% (Formula I), 55% (Formula II), dan 60% (Formula III). Metode penelitian meliputi pembuatan ekstrak, pengeringan menggunakan aerosil, granulasi basah, dan pencetakan tablet yang dilakukan pada tahun 2026. Evaluasi meliputi uji organoleptis, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu larut. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul memiliki sifat alir yang baik. Tablet yang dihasilkan memiliki bentuk seragam, keseragaman bobot dan kekerasan memenuhi syarat, sedangkan kerapuhan menunjukkan Formula III tidak memenuhi syarat (2,40%). Uji waktu larut menunjukkan seluruh formula tidak memenuhi standar (>5 menit), diduga akibat kelembapan yang memicu reaksi effervescent dini. Disimpulkan bahwa variasi konsentrasi berpengaruh terhadap karakteristik fisik tablet dan Formula II merupakan konsentrasi paling optimal, meskipun belum memenuhi persyaratan waktu larut sehingga masih diperlukan optimasi lebih lanjut
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Inflamasi merupakan respon biologis tubuh terhadap cedera atau infeksi yang sering menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, sehingga diperlukan alternatif terapi yang efektif dan praktis. Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi yang berasal dari kandungan senyawa metabolit sekunder, terutama flavonoid, namun pemanfaatannya masih terbatas dalam bentuk sediaan yang kurang praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi asam-basa terhadap karakteristik fisik tablet effervescent ekstrak daun bandotan serta menentukan konsentrasi optimum untuk menghasilkan tablet yang memenuhi persyaratan. Variasi konsentrasi yang digunakan yaitu 50% (Formula I), 55% (Formula II), dan 60% (Formula III). Metode penelitian meliputi pembuatan ekstrak, pengeringan menggunakan aerosil, granulasi basah, dan pencetakan tablet yang dilakukan pada tahun 2026. Evaluasi meliputi uji organoleptis, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu larut. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul memiliki sifat alir yang baik. Tablet yang dihasilkan memiliki bentuk seragam, keseragaman bobot dan kekerasan memenuhi syarat, sedangkan kerapuhan menunjukkan Formula III tidak memenuhi syarat (2,40%). Uji waktu larut menunjukkan seluruh formula tidak memenuhi standar (>5 menit), diduga akibat kelembapan yang memicu reaksi effervescent dini. Disimpulkan bahwa variasi konsentrasi berpengaruh terhadap karakteristik fisik tablet dan Formula II merupakan konsentrasi paling optimal, meskipun belum memenuhi persyaratan waktu larut sehingga masih diperlukan optimasi lebih lanjut
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Modul ini mencakup sistem enzim dalam produk perairan. Materi meliputi karakterisasi dan purifikasi enzim dan inhibitor katepsin, isolasi dan karakterisasi enzim dan inhibitor PPO, purifikasi dan karakterisasi enzim kolagenase, serta purifikasi dan karakterisasi enzim selulase.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Ajar Pendidikan Anti Korupsi ini berisikan bahan ajar dasar yang dapat dikembangkan sesuai dengan visi-misi, kondisi dan kebutuhan STKIP Singkawang dan Program Studi di STKIP Singkawang. Bahan ajar dasar yang dituliskan dalam buku ini terdiri dari dua belas bab, yaitu: (1) Korupsi dan Integritas, (2) Faktor Penyebab Korupsi, (3) Dampak Masif Korupsi, (4) Nilai dan Prinsip Anti Korupsi, (5) Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia, (6) Gerakan, Kerja sama, dan Instrumen Internasional Pencegahan Korupsi, (7) Gerakan Kerja sama dan Instrumen Nasional Pencegahan Korupsi, (8) Tindak Pidana Korupsi dalam Peraturan Perundang-undangan, dan (9) Perkembangan Tindak Pidana Korupsi, (10) Korupsi dan Pelayanan Publik, (11) Mahasiswa dalam Upaya Pencegahan Korupsi dan (12) Model Pembelajaran Mata Kuliah Anti Korupsi.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku yang berjudul “Buku Ajar Asuhan Kebidanan Patologi bagi Bidan” ini berisikan tentang berbagai pengetahuan asuhan kebidanan dalam berbagai aspek, seperti; konseling dalam asuhan kebidanan patologi dan kegawatdaruratan maternal neonatal, asuhan kebidanan patologi kehamilan, asuhan kebidanan patologi persalinan, asuhan kebidanan patologi bayi baru lahir, dan asuhan kebidanan patologi pada neonatus. Penulis berusaha menggunakan cara berpikir sederhana dan bahasa yang praktis sehingga dapat digunakan sebagai panduan dalam memahami buku ini. Penulis berharap dengan adanya buku ini pembaca dapat mengerti bagaimana mempraktikkan asuhan kebidanan patologi yang dilakukan oleh bidan.