Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

261 item publik

Publikasi

Halaman 4 dari 14

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMP N 1 REMBANG TERHADAP PEMILIHAN KOSMETIK DITINJAU DARI KLAIM PRODUK DAN ASPEK KEAMANAN

ALFINA NUR KHASANAH
2026 · Thesis · Open Access

Penggunaan kosmetik perawatan wajah di kalangan remaja terus meningkat seiring berkembangnya tren kecantikan dan kuatnya pengaruh media sosial. Namun, rendahnya pemahaman terhadap klaim produk dan aspek keamanan kosmetik berpotensi menimbulkan risiko penggunaan kosmetik yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMP Negeri 1 Rembang kelas VII, VIII, dan IX dalam pemilihan kosmetik perawatan wajah ditinjau dari klaim produk dan aspek keamanan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 80 siswi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswi berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase sebesar 79%. Namun, sikap siswi terhadap pemilihan kosmetik perawatan wajah masih berada pada kategori kurang dengan rata-rata persentase sebesar 67%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan sikap dalam pemilihan kosmetik. Hasil ini diperkuat dengan uji korelasi Spearman yang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,073 dengan nilai p = 0,521, yang menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan kulit akibat pemilihan kosmetik yang tidak tepat.

STUDI IN SILICO TURUNAN FLAVONOID DAN ALKALOID DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI MODULATOR APOPTOSIS PROTEIN BCL-2 PADA KANKER PAYUDARA

TIA YUNITA
2026 · Thesis · Open Access

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tinggi pada wanita. Salah satu penyebabnya adalah gangguan mekanisme apoptosis akibat peningkatan ekspresi protein B Cell Lymphoma 2 yang berperan sebagai protein antiapoptosis. Daun pepaya (Carica papaya L.) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa turunan flavonoid dan alkaloid daun pepaya sebagai modulator protein BCL-2 pada kanker payudara secara in silico. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental deskripif. Metode penelitian dilakukan menggunakan molecular docking, prediksi profil farmakokinetik dan toksisitas (ADME-T). Doxorubicin digunakan sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa flavonoid dan alkaloid memiliki energi ikatan yang stabil dan mampu berinteraksi dengan residu asam amino penting pada protein BCL-2. Prediksi ADME-T menunjukkan sebagian besar senyawa memiliki profil farmakokinetik yang baik dan tingkat toksisitas yang lebih rendah dibandingkan doxorubicin. Senyawa turunan flavonoid dan alkaloid daun pepaya berpotensi dikembangkan sebagai kandidat obat antikanker payudara melalui modulasi protein BCL-2.

PENGARUH KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP PENINGKATAN NILAI HB SISWI SMK YPE SAMPANG

ARYANAH
2026 · Thesis · Open Access

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, kebugaran fisik, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), namun tingkat kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada siswi SMK YPE Sampang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional menggunakan desain one group pretest–posttest dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian berjumlah 48 siswi kelas X SMK YPE Sampang yang mengalami anemia dan memenuhi kriteria inklusi. Data kepatuhan konsumsi tablet tambah darah diperoleh dari buku pemantauan konsumsi TTD, sedangkan data kadar hemoglobin diperoleh dari hasil pemeriksaan Hb sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar Hb responden sebelum konsumsi tablet tambah darah sebesar 10,7 g/dL dan meningkat menjadi 11,9 g/dL setelah konsumsi tablet tambah darah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMK YPE Sampang.

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih

ZULFA SALSABILA
2026 · Thesis · Open Access

Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas di SMK Bakti Husada Sumpiuh. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22 menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi SMK YPE Sampang mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 55%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 76%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.

EVALUASI PENGADAAN OBAT DENGAN METODE ABC-VEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MAJENANG TAHUN 2024

UMI LATIFAH
2026 · Thesis · Open Access

EVALUASI PENGADAAN OBAT DENGAN METODE ABC-VEN DAN RE ORDER POINT(TOP) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MAJENANG TAHUN 2024 ABSTRAK Pengelolaan pengadaan obat di rumah sakit merupakan komponen penting dalam pelayanan kefarmasian karena berpengaruh terhadap ketersediaan obat, mutu pelayanan, dan efisiensi anggaran. Ketidaktepatan perencanaan dan pengadaan obat dapat menyebabkan terjadinya kekosongan stok maupun penumpukan obat hingga kedaluwarsa, sebagaimana yang masih ditemukan di RSUD Majenang pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengadaan obat menggunakan metode ABC–VEN dan Reorder Point (ROP) di RSUD Majenang Kabupaten Cilacap tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif menggunakan data pemakaian, pembelian, dan persediaan obat tahun 2024 yang diperoleh dari Instalasi Farmasi RSUD Majenang. Analisis dilakukan dengan metode ABC untuk mengelompokkan obat berdasarkan nilai pemakaian, metode VEN untuk mengelompokkan obat berdasarkan tingkat kepentingan klinis, analisis kombinasi ABC–VEN untuk menentukan prioritas pengadaan, serta metode Reorder Point (ROP) untuk menentukan titik pemesanan kembali obat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan kombinasi metode ABC–VEN dan ROP dapat membantu mengidentifikasi obat prioritas serta menentukan waktu pemesanan kembali yang lebih tepat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa metode ABC–VEN dan Reorder Point (ROP) dapat digunakan sebagai dasar pengendalian pengadaan obat yang lebih efektif dan efisien di RSUD Majenang.

Penapisan Virtual Senyawa Dominan Balakacida (Chromolaena odorata) sebagai inhibitor EGFR untuk Kanker Kolorektar

FATKHURROKHMAN
2026 · Thesis · Open Access

PENAPISAN VIRTUAL SENYAWA DOMINAN BALAKACIDA (Chromolaena odorata) SEBAGAI INHIBITOR EGFR UNTUK KANKER KOLOREKTAL FATKHURROKHMAN ABSTRAK Kanker kolorektal merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia, dan reseptor Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) menjadi target terapi penting karena berperan pada proliferasi sel kanker. Chromolaena odorata (balakacida) mengandung senyawa fitokimia yang berpotensi sebagai inhibitor EGFR alami. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi afinitas pengikatan dan interaksi molekuler 15 senyawa dominan C. odorata terhadap EGFR, serta memprediksi profil drug-likeness dan ADMET senyawa kandidat terbaik. Penelitian merupakan studi in silico dengan penapisan virtual berbasis structure-based drug design menggunakan metode molecular docking terhadap EGFR (PDB ID: 3POZ), dengan Gefitinib dan Erlotinib sebagai kontrol positif. Protokol divalidasi melalui redocking ligan ko-kristal (RMSD 1,9216 Å < 2,0 Å). Drug-likeness dinilai dengan Lipinski’s Rule of Five, dan profil ADMET diprediksi menggunakan pkCSM, SwissADME, ProTox-3, dan Toxtree. Hasil docking menunjukkan pola afinitas flavonoid > asam fenolik > terpenoid. Rutin memiliki afinitas tertinggi (S = -9,6027 kkal/mol), setara kontrol positif Gefitinib (-9,6051 kkal/mol). Evaluasi Lipinski menunjukkan 14 dari 15 senyawa memenuhi kriteria; hanya Rutin yang tidak memenuhi. Dengan mempertimbangkan keseimbangan afinitas, drug-likeness, farmakokinetik, dan keamanan, Hesperetin (S = -7,1879 kkal/mol) dan Eriodictyol (S = -6,9400 kkal/mol) ditetapkan sebagai kandidat inhibitor EGFR terbaik, dengan profil keamanan lebih baik dibandingkan Gefitinib dan Erlotinib. Kedua senyawa berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor EGFR alami untuk kanker kolorektal dan direkomendasikan untuk pengujian in vitro lebih lanjut.

cost effectiveness analysis (CEA) terapi antibiotik pada pengobatan penyakit pneumonia di RSUD majenang tahun 2024

FICKI FAJRIATUL KHUSNA
2026 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang memiliki angka kejadian tinggi di RSUD Majenang. Penggunaan terapi antibiotik yang tepat dan efisien sangat penting dalam mengoptimalkan luaran klinis pasien serta mengendalikan biaya pelayanan kesehatan, khususnya pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/BPJS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya dari penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan rancangan studi observasional secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling terhadap rekam medis dan data keuangan pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 35 sampel pasien (20 pasien ceftriaxone injeksi dan 15 pasien levofloxacin infus). Parameter yang dianalisis meliputi total biaya medis langsung, efektivitas klinis berdasarkan lama rawat inap (Length of Stay/LOS), serta kalkulasi Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki (57,14%) dan kelompok usia lanjut (54,29%). Rata-rata lama rawat inap (Length of Stay) kelompok ceftriaxone injeksi adalah 3,55 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.029.490,-. Pada kelompok levofloxacin infus, rata-rata lama rawat inap adalah 4,00 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.388.413,-. Hasil perhitungan ACER untuk ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus masing-masing sebesar Rp1.698.448,-/hari dan Rp1.597.103,-/hari. Nilai ICER yang diperoleh adalah sebesar Rp797.607,-. Berdasarkan pemetaan Cost-Effectiveness Plane (CEP), ceftriaxone berada pada Kuadran II (Dominan). Kesimpulan: Penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024 karena menghasilkan total biaya medis langsung yang lebih rendah dan lama perawatan yang lebih singkat.

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dan Asam Folat Desa Cikembulan Kecamatan Pekuncen Kabupaten

EVA CIPTORINI
2026 · Thesis · Open Access

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh defisiensi zat besi. Pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet Fe dan asam folat kepada seluruh ibu hamil sebagai upaya pencegahan anemia. Namun, tingginya cakupan distribusi tablet Fe dan asam folat belum sepenuhnya diikuti dengan kepatuhan konsumsi oleh ibu hamil. Rendahnya kepatuhan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap konsumsi tablet Fe dan asam folat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Desa Cikembulan yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat serta adanya hubungan antara sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Ibu hamil dengan pengetahuan yang baik dan sikap yang positif cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dalam mengonsumsi tablet Fe dan asam folat. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi dan konseling oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif ibu hamil guna meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat sebagai upaya pencegahan anemia.

PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA MERK BERKLAIM MENGANDUNG VITAMIN C MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

AZZAHRA ELGIANTH PUTRI
2026 · Thesis · Open Access

.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mengevaluasi kadar vitamin C pada berbagai merek minuman yang mengklaim mengandung vitamin C yang beredar di minimarket daerah Ajibarang Kulon menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif-komparatif. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak enam merek minuman yaitu Hemaviton C1000, You C1000, Oronamin C Drink, Adem Sari Vitamin C Herbal, Immunizer, dan Floridina. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan pereaksi Benedict dan kromatografi lapis tipis (KLT), sedangkan analisis kuantitatif dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi amonium molibdat 5% pada panjang gelombang 570 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar vitamin C pada sampel A sebesar 0,062 mg/mL, sampel B sebesar 0,250 mg/mL, sampel C sebesar 9,625 mg/mL, sampel D sebesar 3,437 mg/mL, sampel E sebesar 9,250 mg/mL, dan sampel F sebesar 4,000 mg/mL. Hasil perbandingan dengan label menunjukkan adanya perbedaan kadar aktual dengan kadar yang dicantumkan pada kemasan produk. Metode spektrofotometri UV-Vis menunjukkan linearitas yang sangat baik dengan persamaan regresi y = 0,0126x + 0,0286 dan koefisien korelasi (R²) sebesar 0,9967.

ANALISIS KANDUNGAN FUROSEMID PADA JAMU PELANGSING YANG DIJUAL DI MARKETPLACE MENGGUNAKAN METODE KLT DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

DILA RAHMA
2026 · Thesis · Open Access

Jamu pelangsing merupakan salah satu produk obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk menurunkan berat badan. Peredaran jamu pelangsing dengan klaim berlebih di marketplace menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan produk, terutama adanya penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti furosemid yang dilarang dalam obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menentukan kadar furosemid pada jamu pelangsing yang dijual di marketplace. Penelitian ini merupakan deskriptif eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan metode analisis kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak tiga produk jamu pelangsing dari Shopee berdasarkan kriteria memiliki klaim berlebih dan tingkat penjualan tinggi. Fase gerak yang digunakan adalah etil asetat : metanol (6:4), identifikasi dilakukan berdasarkan nilai Rf dan pengamatan bercak di bawah sinar UV, sedangkan penetapan kadar dilakukan menggunakan kurva kalibrasi pada panjang gelombang maksimum 371 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga sampel yang diuji, hanya sampel B yang positif mengandung furosemid dengan nilai Rf sebesar 0,73 dan kadar sebesar 0,759% ± 0,044%, sedangkan sampel C dan S dinyatakan negatif. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012 tentang obat tradisional, sehingga produk tersebut melanggar ketentuan karena mengandung BKO dan berpotensi membahayakan kesehatan konsumen

Analisis kandungan hidrokuinon pada krim pencerah merek X yang dijual di shopee menggunakan metode KLT dan spektrofotometri UV-Vis

FATIHATU ZAHRO
2026 · Thesis · Open Access

Krim pencerah wajah yang dijual secara daring berpotensi mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon yang penggunaannya dibatasi dalam produk kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan dan menentukan kadar hidrokuinon pada krim pencerah merek X yang dijual di Shopee.penelitian dilakukan secara kualitatif menggunakan metode kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis terhadap 4 sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis KLT dilakukan menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak metanol:kloroform (25:25), kemudian diamati pada sinar UV 254 nm. Penetapan kadar dilakukan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 295 nm. Hasil penelitian menunjukkan sampel C dan sampel D mengandung hidrokuinon dengan nilai Rf sebesar 0,8 mendekati nilai Rf baku hidrokuinon 0,91, sedangkan sampel A dan B negatif. Rata-rata kadar hidrokuinon pada sampel C sebesar 14,3975% ± 1,110% dan sampel D sebesar 16,545% ± 0,643%. Hasil uji Independent Sampel t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hidrokuinon antar kedua sampel (p=0,172), tetapi kadar keduanya jauh melebihi batas BPOM RI sebesr 0,02%. Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2019, kedua sampel tidak memenuhi persyaratan keamanan kosmetik.