Dr. Sudaryono
2021 · Book · Open Access
Setiap bab buku ini berisi pembahasan materi untuk mengantarkan dan mengarahkan pikiran pembaca guna memahami konsep yang akan dibahas, diikuti dengan penanaman konsep yang telah dibahas. Di bagian belakang juga tersedia glosarium yang berguna untuk membantu pencarian konsep dan defi nisidefinisi penting untuk memahami isi buku ini. Dengan demikian, setiap mengakhiri pembahasan pada tiap babnya, pembaca diharapkan telah memperoleh pengetahuan yang benar, lengkap, dan mantap, serta mempunyai keterampilan untuk memecahkan persoalan yang dihadapi. Selain itu, buku ini juga menguraikan berbagai teknik pengumpulan data, analisis data dengan analisis korelasi dan regresi, serta penggunaan analisis jalur, pengujian hipotesis, dan ruang lingkup penelitian ilmu-ilmu komputer.
Syafrizal Ulum; M.Si.; Dr. Rian Vebrianto; M.Ed.; dan Dr. Nelly Yusra
2021 · Book · Open Access
Komik Korupdor ini dibuat sedemikian rupa semata-mata untuk membangkitkan kembali kesadaran kita akan buruknya dampak korupsi. Dengan ilustrasi dan gaya bahasa bernuansa Melayu yang santai diharapkan komik ini nyaman untuk dibaca oleh kalangan mana pun.
None
2021 · Book · Open Access
Prof. Dr. H. Sukiyat; SH.; M.Si
2021 · Book · Open Access
Buku ini penulis mengulas bahwa tindak pidana korupsi yang sudah merajalela sangat sulit untuk diberantas, meskipun penegakan hukum dalam upaya pemberantasan korupsi terus digencarkan, bahkan melalui upaya yang luar biasa sekalipun, pembentukan KPK dan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, namun sepertinya kerja pemberantasan korupsi masih harus melalui jalan panjang, mengingat begitu sistemik dan meluasnya praktik korupsi di negeri ini. Satu hal yang ditengarai menjadi sumber betapa sistemik dan berjejaringnya praktik korupsi di Indonesia, ialah warisan birokrasi masa lalu, yang lebih mengedepankan pada pendekatan relasi patrimonialistik. Melalui relasi ini, para birokrat pejabat negara, pegawai pemerintah, kaum pengusaha, dan aparat penegak hukum, bertemu membentuk jejaring korupsi, yang memberi untung bagi mereka, dalam sebuah hubungan patron dan klien. Untuk itu, selain pembentukan sejumlah peraturan perundang-undangan yang memberikan legitimasi hukum bagi gerak pemberantasan korupsi, dan tentunya disertai dengan langkah nyata penegakan hukum, juga harus dibarengi dengan perubahan paradigma para penyelenggara dan aparat negara. Dalam berbagai kesempatan telah disampaikan bahwa korupsi tidak disebabkan oleh sebab tunggal, misalnya gaji kecil atau karena kemelaratan, akan tetapi oleh berbagai sebab, yaitu jeleknya berbagai sistem yang dilaksanakan di Indonesia. Misalnya: a) sistem hukum, pembangunan hukum sangat sektoral yang justru memberikan peluang praktik mafia peradilan; b) sistem politik, lebih menonjolkan politik praktis yang lebih mengutamakan upaya memperoleh kekuasaan; c) sistem administrasi kepegawaian, yang masih bernuansa kolusi dan nepotisme dalam rekruitmen dan penempatan pegawai; d) sistem sosial, yang tidak dapat membedakan hak milik pribadi dan publik sehingga banyak aset publik digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk tidak dikenalnya konsep benturan kepentingan (conflict of interest) sehingga terjadi berbagai rangkap jabatan di sektor publik; e) sistem pengawasan, tiadanya sistem pengawasan yang memadai dan hampir tiada sanksi terhadap para pelanggar. Berbagai kondisi tersebut diperparah oleh berkembangnya budaya feodalisme terutama di lingkungan birokrasi yang pada hakikatnya pemborosan dana publik dan mengurangi efisiensi kinerja. Kendati begitu, seperti telah diuraikan di atas, sekadar upaya penciptaan regulasi dan penegakan hukum tentu tak cukup untuk membabat habis korupsi. Perlu perubahan paradigma para aparat negara, dalam penyelenggaran pemerintahan maupun birokrasi. Harus diciptakan demarkasi, yang memberikan batasan tegas antara birokrasi patrimonialistik masa lalu yang korup, dengan birokrasi rasional yang bebas korupsi. Pengalaman dari berbagai negara yang berhasil memberantas korupsi, seperti Malaysia, Singapura, dan Korea, dapat disimpulkan bahwa memberantas korupsi perlu ada komitmen kuat khususnya untuk mengubah nilai-nilai sosial yang telah menyimpang. Pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan dengan pendekatan legal semata, tetapi harus dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti pendidikan dan sosiologi.
None
2021 · Book · Open Access
Combating corrupt practices in Indonesia from Hindu moral and ethics; collection of articles.
None
2021 · Book · Open Access
Anti-corruption manual for procurement process in Indonesian government.
Malikus Solekha; M.Pd.I.
2021 · Book · Open Access
Buku ini disusun dengan tujuan agar para mahasiswa bisa belajar secara efektif dan efi sien dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran PAI.
Dr. Halimatussa’diyah; S.Ag.; M.Pd.I
2021 · Book · Open Access
Buku ini merupakan hasil karya yang dapat dijadikan sumber belajar bagi mahasiswa sebagai dasar dalam melakukan pembelajaran. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Dengan adanya buku ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka untuk melakukan pengkajian pada bidang ilmu yang diperlukan.
Sarinah
2021 · Book · Open Access
Buku ini berisi tentang bahan ajar yang akan diajarkan diperguruan tinggi dengan kajian-kajian sebagai berikut, Mata kuliah ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang seluk beluk agama islam dimensi studi meliputi Aqidah, ahlak, dan syariah serta eksistensi khalifah dimuka bumi. Buku Pendidikan agama islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.
None
2021 · Book · Open Access
Rahmat; M.Pd.I
2021 · Book · Open Access
Dalam dunia akademik kita bergelut dengan istilah strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran. Namun dikarenakan kurang akrab dengan istilah-istilah tersebut, sering sekali kemudian kita terjebak dengan pengucapan yang keliru. Mengabaikan kebakuan istilah-istilah tersebut mengakibatkan kerancuan atau gagal paham sehingga jangan heran kemudian muncul lulusan perguruan tinggi ketika ditanya perbedaan dari beberapa istilah di atas akan menjawab sekenanya saja. Sebagai contoh cooperative learning. Tidak jarang ada yang menduga cooperative learning adalah strategi pembelajaran, padahal cooperative learning adalah model dan atau pendekatan dalam sebuah pembelajaran. Contoh lain, inkuiri. Sebagian kita juga menyangka inkuiri adalah model pembelajaran, padahal lebih tepatnya inkuiri itu disebut metode pembelajaran. Pada kesempatan yang lain pula ada seorang guru menyampaikan atau menuliskan dalam silabus pembelajaran beberapa metode pembelajaran akan tetapi yang ia tulis bukan metode melainkan teknik pembelajaran. Adapun teknik pembelajaran yang sering diduga sebagai metode seperti Teknik Penugasan, Teknik Diskusi, Teknik Tanya Jawab, Teknik Ceramah dan lain sebagainya. Dalam buku Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ini, penulis tidak akan meluas kan pembahasan sampai kepada strategi, pendekatan, dan teknik pembelajaran. Untuk edisi lengkap akan penulis sampaikan pada buku terbitan selanjutnya. Oleh karena itu, sesuai dengan judul buku ini Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, maka pembaca akan disuguhi penjelasan secara gamblang tentang model dan metode pembelajaran sebab dua istilah ini seringkali dipertukarkan. Dan pembaca akan mendapati bagaimana aplikasi dari metode pembelajaran tersebut yang tentunya telah penulis sesuaikan dengan konteks Kurikulum 2013.
Nuria Reny Hariyati
2021 · Book · Open Access
Buku referensi ini menjelaskan tentang metodologi penelitian yang mempunyai pengertian ilmu atau penge- tahuan tentang cara yang tepat untuk melakukan sesuatu untuk mencapai suatu tujuan. Pengetahuan tentang ini akan sangat bermanfaat dalam menyelesaikan suatu masalah dalam kegiatan sehari-hari terkait dengan pengetahuan dan penelitian. Keterkaitan metode penelitian dengan bidang lain sangat banyak hamper segala bidang lain sangat banyak, hampir segala bidang memerlukan suatu metode penelitian dalam menyelesaikan masalah atau memperoleh suatu tujuan, tidak terkecuali ilmu farmasi.
Tim Pustaka Merah Putih
2021 · Book · Open Access
Vigih Hery Kristanto
2021 · Book · Open Access
Menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI) merupakan tuntutan formalakademik bagi mahasiswa diploma. Karena merupakan tuntutan formalmaka KTI menjadi syarat wajib kelulusan. Selain itu, KTI juga menjadiwadah penerapan tri dharma perguruan tinggi bidang penelitian. KTI yangdimaksud adalah KTI berwujud makalah. Dasar penyusunan KTI adalahhasil pengamatan yang telah dilaksanakan setelah mahasiswa mengikuti mata kuliah Prakter Kerja Lapangan (PKL). Sangat diharapkan bahwaoutput KTI merupakan solusi nyata dari permasalahan yang terjadi selamaPKL. Dengan demikian hasil KTI dapat memberikan manfaat bagi pihakpihak terkait. Untuk memulai penyusunan KTI, maka mahasiswa harus menguasai beberapa pengetahuan dasar untuk menyusun KTI, pengetahuan dasar tersebut antara lain, (a) tujuan penulisan KTI, (b) tips sukses untuk menyusun KTI, (c) tahap-tahap dalam menyusun KTI, dan (d) metode penelitian. Empat hal tersebut akan dipaparkan pada pertemuan ini.
None
2021 · Book · Open Access
Anti-corruption manual for procurement process in Indonesian government.
Dr. Hj. Asfiati; S.Ag.; M.Pd.
2021 · Book · Open Access
Era digital atau juga dikenal sebagai periode Revolusi 4.0 telah menghantarkan peserta didik menjadi output yang berkolaborasi dengan teknologi melalui sentuhan unik manusia. Sebagian aktivitas pembelajaran dari dunia nyata beralih virtual. Dalam konteks ini, guru pendidikan agama Islam perlu mampu mengoperasionaliasikan perangkat pembelajaran pendidikan agama secara digital, mampu memvisualisasi dan memvirtualisasikan pembelajaran pendidikan agama Islam Melalui buku ini pembaca akan memperoleh gambaran dan pemahaman tentang metode dan konsep penting dalam visualisasi pembelajaran. Di dalam buku ini diuraikan secara sistematis visualisasi pembelajaran pendidikan agama Islam mulai dari ruang lingkup pembelajaran pendidikan agama Islam, kriteria guru pendidikan agama Islam sampai ke paparan tentang virtualisasi pembelajaran pendidikan agama Islam sesuai dengan konsep digital learning. Buku ini ditulis untuk guru pendidikan agama Islam agar mereka memiliki pedoman dalam mengoperasionaliasikan perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara digital, mahasiswa, dan semua pihak yang tertarik dalam bidang ini. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
Pusat Data dan Analisa TEMPO
2021 · Book · Open Access
Mereka menyempal dari tradisi industri yang umum. Menulis lagu, merekam, lalu mengedarkannya sendiri. Kini, mereka jadi raja kecil musik industri. Tapi, inikah musik Indonesia baru?
dr. Febri Endra Budi Setyawan; M.Kes
2021 · Book · Open Access
Buku ini sangat pas untuk di gunakan para peneliti dan mahasiswa untuk melakukan penelitian baik untuk penelitian kwalitatif maupun kwantitatif dengan pendekatan statistik
Fachri Firdaus; M.Pd; Marianus Yufrinalis; S.Fil.; M.A; Rahmawida Putri; M.Pd; Supriyanto; S.A.B.; M.Si; Theresia L. L. Peny; S.E.; M.M; Dr. Dwi Irawati; S.E.; M.Si; Mesak Y. Awang; S.E.; M.M; Dr. H. Suripto; S.E.; M.Ak.; CSRS; Sani Haryati; S.E.; M.M;
2021 · Book · Open Access
Metodologi penelitian adalah sekumpulan kegiatan, peraturan serta prosedur yang dipakai oleh peneliti suatu disiplin ilmu. Metodologi juga merupakan suatu analisis teoritis tentang sebuah metode atau cara. Penelitian merupakan sebuah penyajian yang sistematis dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah pengetahuan.
Galih Rahmawati; S.Pd.
2021 · Book · Open Access