COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Paket anti korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah: Toolkit anti korupsi bidang pengadaan barang dan jasa
Anti-corruption manual for procurement process in Indonesian government.
KATAK DAN SIPUT BELAJAR METAMORFOSIS
Metodologi Penelitian Kesehatan
Buku ini menegaskan bahwa rumusan masalah yang jelas dan tajam akan membimbing peneliti untuk pengembangan kerangka teoretis bagi perumusan hipotesis, identifikasi variabel penelitian, desain penelitian, pemilihan rancangan penelitian, metodologi penelitian, metode penarikan sampel, prinsip pengukuran, pengumpulan data, manajemen data, prinsip analisis data, dan metode penelitian klinis (kesehatan). Referensi penting ini merupakan usaha positif dari upaya pencarian solusi alternatif dalam memahami masalah penelitian kesehatan untuk penyusunan skripsi, tesis, dan disertasi, serta karya tulis ilmiah lainnya. Penting dimiliki oleh para mahasiswa kesehatan dan kedokteran, dosen/pengajar, peneliti ilmiah, dan analisis kesehatan. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia
Pendidikan anti korupsi
On anti-corruption education in Indonesia.
Etika dan religiusitas anti-korupsi
Menuju masyarakat anti korupsi
Combating corrupt practices in Indonesia from Buddhist moral and ethics; collection of articles.
Korupsi di negeri kaum beragama
Corrupti practices in Indonesia acccording to Islamic viewpoint; collection of articles.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Transformatif
MOTIVASI DAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Secara garis besar isi buku ini mengenai analisis pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, proses pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam, strategi pembelajaran melalui Pendekatan Saintifik, analisis dan pengembangan kompetensi sikap spiritual peserta didik dalam konteks Kurikulum 2013 yang terdapat pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, pengembangan motivasi pembelajaran bagi peserta didik. Semoga dengan hadirnya buku ini dapat memberikan referensi yang begitu jelas bagi para akademisi, terlebih bagi para pendidik yang mengampu tugas di sekolah maupun madrasah. Tidak lupa buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan para pendidik dan para akademisi untuk mencapai kompetensi yang diharapkannya bagi peserta didik yang menjadi binaannya masing-masing, yang telah disesuaikan dengan Kurikulum 2013. Sehingga dengan demikian, buku ini layak di baca insan akademik dalam menambah wawasan khasanah keilmuan pendidikan dalam memberikan asupan pengetahuan kepada peserta didik supaya menjadi pribadi yang labih baik lagi. Tujuan dasar buku ini adalah menciptkan dan mewujudkan kesadaran pentingnya pendidikan bagi warga Negara Indonesia terutama pendidikan berbasis agama Islam agar terwujudnya nuansa ilmu pengetahuan di lingkungan sekolah dan madrasah sebagai salah satu wujud mendidik, membimbing, dan mencerdaskan anak bangsa.
Pendidikan Agama Islam
Buku ini disusun selengkap mungkin sebagai referensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Islam maupun Perguruan Tinggi Umum, mengingat pentingnya pemahaman ajaran Islam secara utuh-komprehensif (kaffah), baik dimensi Akidah, Syariah, Akhlak, Sejarah dan Uswah. Hal ini dikarenakan, ketika ajaran Islam dipahami secara parsial, maka berisiko menjadi pribadi yang berkepribadian terbelah (split personality). Semisal oknum umat muslim yang aktif beribadah kepada Allah SWT, akan tetapi aktif pula bertindak intoleran dan meneror umat manusia yang secara gegabah dinilai “sesat”.
Pemberdayaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah
Buku ini diberi judul: Pemberdayaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Digunakan kata pemberdayaan dengan maksud agar Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diajarkan di sekolah semakin efektif dan mencapai tujuan yang diharapakan. Dengan demikian, isi pokok buku ini adalah menyajikan apa saja upaya yang dilakukan agar Pendidikan Agama Islam di sekolah membuahkan hasil sesuai dengan yang diharapkan dipandang dari berbagai aspek. Tidak dapat dimungkiri bahwa Pendidikan Agama Islam (PAI) mengalami berbagai problema. Problema-problema itu ada yang berasal dari pendidik, peserta didik, kurikulum, sarana prasarana, manajemen, pendekatan yang dilakukan, dan lain sebagainya. Berdasarkan problema yang dihadapi itulah sebagai landasan untuk dicarikan solusinya. Diharapkan buku ini akan menjadi bacaan bagi para guru agama, yang kepada merekalah tujuan utama ditulis buku ini, begitu juga buku ini dapat digunakan oleh calon guru agama yang sedang berkuliah di Fakultas Tarbiyah atau Program Studi Tarbiyah pada tingkat strata 1 dan Program Studi Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam pada program strata 2 dan 3, juga buku ini dapat digunakan oleh pemerhati dan pencinta pendidikan Islam. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM - untuk Perguruan Tinggi
Adapun tujuan penyusunan buku ini kegunaannya untuk memenuhi kewajiban sebagai dosen dalam pemberian materi kuliah supaya dapat tersedia buku acuannya, sehingga mahasiswa lebih memahami.
Pendidikan Agama Islam Interdisipliner Untuk Perguruan Tinggi
Buku ajar PAI yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner merupakan alternatif bahan ajar untuk memperbaiki pembelajaran PAI di pergurauan tinggi. Dikatakan demikian karena implementasi PAI dengan pendekatan interdisipliner merupakan respons terhadap tantangan dan perkembangan zaman. Yakni PAI yang pandangan-pandangan dan analisis-analisisnya memanfaatkan dan mengaitkan antar berbagai disiplin ilmu maupun diskursus kontemporer. Dengan demikian, diharapkan mampu mengantarkan lahirnya output yang kritis, analitis, berwawasan luas, dan berjiwa terbuka. Sehingga, target dan cita-cita yang ingin dicapai oleh PAI itu sendiri sesuai dengan harapan masyarakat, yakni mencetak ilmuwan dan profesional yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan memiliki etos kerja, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kehidupan.
Pendidikan Agama Islam
Pembaca yang budiman, buku yang ada ditangan Anda ini adalah kumpulan materi yang menjelaskan tentang Agama Islam secara komprehensif. Tiga pilar utama agama Islam, yaitu: Akidah, Syari`ah dan Akhlak diuraikan dengan sistematis dan rinci. Tujuannya dalah untuk menciptakan tashawwur (pemahaman) yang baik terhadap agama yang sempurna ini. Dengan demikian kita mampu menjalankan agama ini berdasarkan Ilmu dan Iman. Disamping itu, Islam tidak saja agama yang berorintasi kepada kehidupan akhirat. Akan tetapi Islam juga memperikan perhatian pada kehidupan dunia secara berimbang. Oleh sebab itu, Islam membenci segala benuk ke-jumud-an dalam berfikir dan mendorong manusia untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Banyak ayat ataupun hadis yang menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Namun, dibalik pencapain itu semua harus kita sadari bahwa tujuan dibalik penciptaan manusia dan segala pencapaiannya adalah untuk beribadah kepada Allah Swt. Manusia tidak akan pernah bisa dekat dengan Allah Swt yang telah menciptakannya dan alam semesta kecuali dengan Islam sebagai jalan yang lurus dalam kehidupan.
Pendidikan Agama Islam Era Modern
Pendidikan Agama Islam yang merupakan bagian dari materi pendidikan yang diajarkan di dalam suatu lembaga pendidikan, memberikan suatu harapan kepada peserta didik untuk dapat “beragama yang baik” dan mampu mengamalkan segala sesuatu yang telah diajarkan dalam mata pelajaran tersebut. Namun pada kenyataannya, Pendidikan Agama Islam yang diajarkan di berbagai lembaga pendidikan, dewasa ini mengalami berbagai macam tantangan dan kritik dari berbagai pihak. Selama ini telah banyak pemikiran dan kebijakan yang diambil dalam rangka peningkatan kualitas Pendidikan Agama Islam yang diharapkan mampu memberikan nuansa baru bagi pengembangan sistem pendidikan di Indonesia dan sekaligus hendak memberikan kontribusi dalam menjabarkan makna Pendidikan Nasional yang berfungsi sebagai kemampuan dan membangun watak serta peradaban bangsa yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Pendidikan Agama Islam
Manusia merupakan makhluk unik bila dibandingkan dengan mahluk yang lainnya. Keunikan manusia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah secara biologis manusia memiliki sistem biologis yang sempurna, tak hayal al-Quran menyebutnya dengan sebutan Ahsan al-Taqwim (paling sempurnanya ciptaan).[1] Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwa, manusia dilengkapi dengan akal budi (hati), sehingga terdapat kurva naik turun dalam prilakunya dan terkadang menyebabkan mereka disebut dengan Asfala Safiliin, jika berbuat keburukan. Hal inilah yang membedahkan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Belum lagi pandangan kaum sosiolog, manusia disebut dengan makhluk sosial, Zoon Polition. Dalam istilah agama Islam disebut dengan Hablun Min al-Nas. Menariknya, Islam membaginya lagi dengan istilah Hablun Min Allah. Begitu pula para filosof menyebut manusia dengan istilah Hayawan al-Natiqun (makhluq yang bisa berfikir), dengan akalnya, manusia berbeda dengan makhluq lainnya. [1] Lihat surat al-Tin ayat: 4.
Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum
Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa serta mayoritas penduduk di Indonesia adalah beragama Islam. Namun pendidikan agama (juga Pendidikan Agama Islam) di lembaga pendidikan umum termasuk pada Perguruan Tinggi Umum belum terdapat posisi yang diharapkan oleh sebagian kalangan. Hal ini terutama dalam sistem pembelajarannya, legitimasi dari lingkungan kampus, dan porsi jam mata kuliahnya. Walaupun tak dipungkiri adakala ditemui fasilitas dan berbagai kegiatan keagamaan Islam di kampus PTU. Misalnya tersedianya Masjid, laboratorium PAI, buku bernuansa agama Islam, ekstrakurikuler (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bernuansa Islam, dan diadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian. Ataupun bentuk kegiatan ilmiah dan formal yang bernuansa Islam, salah satu contohnya diadakan pembekalan keagamaan bagi mahasiswa baru saat dilaksanakan proses orientasi (OSPEK).
Pendidikan Agama Islam
Dalam buku pendidikan agama islam ini terdapat tiga bagian substansi materi, bagian pertama penulis membahas tentang Tauhid, Iman, Ilmu, Akhlak, Ibadah dan Taqwa. untuk bagian kedua, terdiri dari masalah Tuhan Yang Maha Esa, Alam dan Manusia, Tugas manusia, Agama dan dinul Islam, Syariat Islam, Al–Quran dan Risalah, Sunnah Rasul, Sunnah dan Alam Gaib. Sedangkan untuk bagian yang ketiga, penulis menjelaskan tentang Pendidikan Islam tahap akhir, yang diantaranya menjelaskan tentang adanya qada dan qadhar, akhirat lanjutan kehidupan di dunia, sam’iyat, hakikat kebangkitan, surga dan neraka. kami yakin buku ini dapat memberikan manfaat dalam memperluas khasanah keilmuan pembaca khususnya pendidikan agama islam.