Sebanyak 135 item atau buku ditemukan

Caring Perawat Gawat Darurat

Caring merupakan nilai yang yang sangat melekat dalam keprofesional diri seorang perawat kegawatdaruratan, dimana dinamika keperawatan gawat darurat berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia kesehatan dan keperawatan pada khususnya. Secara keseluruhan buku ini membahas: Bab 1 Caring Behavior Perawat di Area Kegawatdaruratan Bab 2 Caring Perawat Terhadap Klien Dengan Kondisi Kritis di Area Kegawatdaruratan Bab 3 Caring Code di Instalasi Gawat Darurat Bab 4 Caring Perawat di Area Triage Bab 5 Caring Perawat Pada Klien Lansia di Area Kegawatdaruratan Bab 6 Caring Perawat Pada Klien Anak di Area Kegawatdaruratan Bab 7 Caring Perawat Pada Klien Dengan Gangguan Mental Di Area Kegawatdaruratan Bab 8 Caring Scale di Kegawatdaruratan Bab 9 Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat Bab 10 Komunikasi Terapeutik Perawat Gawat Darurat Bab 11 Patient Safety di Ruang Gawat Darurat Bab 12 Prinsip Patient Centered Care (PCC) Dalam Kasus Kegawatdaruratan Bab 13 Response Time Perawat Gawat Darurat Bab 14 Beban Kerja dan Stres Kerja Perawat di Area Kegawatdaruratan

Caring merupakan nilai yang yang sangat melekat dalam keprofesional diri seorang perawat kegawatdaruratan, dimana dinamika keperawatan gawat darurat berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia ...

Elektrokardiologi, EKG-6 Plus 2022, Buku Ajar untuk Perawat

Dispersi Mikrovoltase (DM), Variabilitas Detak Jantung (HRV), Mikroalternasi Glb. T (mTWA)

2022 EKG-6 Plus untuk NERS/PERAWAT Alat ini memang memiliki kemampuan elektrokardioraf 6-Lead yang diperoleh dari 4-sadapan yaitu 2-tangan dan 2-kaki tanpa 6-sadapan dada. Grafik elektrokardiogram 6-lead tersebut adalah I, II, III, avR, avL, dan avF. Pada EKG-12 lead memiliki 6-sadapan dada dan 4-sadapan tangan-kaki menghasilkan grafik elektrokardiogram 12-lead. Grafik elektrokardiogram 12-lead tersebut adalah I, II, III, avR, avL, avF ditambah V1, V2, V3, V4, V5, dan V6. Sinopsis EKG-6 Plus (+) diartikan memiliki kemampuan 3-kemampuan lainnya ialah DM, HRV, mTWA. Kemampuan DM/Dispersi Mikrovoltase/Dispersion Mapping adalah kemampuan menyimpulkan getaran mikro jantung yang dikumpulkan dari EKG 6-lead menjadikan dalam satu ‘potret jantung.’ “Zona merah pada potret jantung/Dispersion Mapping harus diwaspadai kardiolog,” demikian pendapat pribadi Dr.dr. Ismoyo Sunu, SpJP, Presiden PERKI 2016-2019. Mengapa demikian? karena alat ini amat sensitif, tetapi kurang spesifik, artinya pasien akan dikirim ke kardiolog untuk mendapatkan diagnosa yang tepat ketika mendapatkan zona merah pada potret jantungnya. Begitu juga ketika menemukan pijakan zona merah pada HRV/Heart Rate Variabiliti/ Variasi Detak Jantungnya serta zona merah pada jendela aritmia mTWA/Mikroalternasi Gelombang-T nya. Dapat dikatakan bahwa hasil pemeriksaan EKG-6 Plus adalah pradiagnosis/pranosologis. Buku ini semacam buku ajar elektrokardiologi dan bukan elektrokardiogram karena menempatkan EKG-6 Plus sebagai alat untuk kepentingan preventif. Preventif meliputi preventif primer dan sekunder, bahkan primordial dan tertier sekiranya istilah itu memungkinkan dalam arti target populasinya teridentifikasi lebih dulu. Wawasan akademik tentu saja sudah disampaikan untuk mendukung pendapat preventif. Masih tersedia wacana skrining dan ketajaman monitoring. Seri buku ini disiapkan untuk teknisi kardiovaskular (2021; 113 hal.), untuk ners/perawat (2022; 123 hal.), dan untuk dokter (2023; 143 hal.). Ibarat sekuel sebuah film, buku ‘ajar’ untuk dokter tersebut dipublikasikan sebagai buku cetak justru pertama kali sebagai prequel (perkenalan) karena sudah terasa kebutuhannya di lapangan. Selamat membaca, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melalui Utusan-Nya yang abadi menganugerahkan tuntunan, pencerahan dan kekuatan-Nya kepada kita semua, amin.

2022 EKG-6 Plus untuk NERS/PERAWAT Alat ini memang memiliki kemampuan elektrokardioraf 6-Lead yang diperoleh dari 4-sadapan yaitu 2-tangan dan 2-kaki tanpa 6-sadapan dada.

KONSEP DASAR PEMBERIAN OBAT UNTUK BIDAN

Buku ini membahas tentang perinsip dasar pemberian obat bagi mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan. Buku ini terdiri dari 4 bab yaitu bab pertama membahas tentang konsep dasar pemberian obat dengan sub bahasan bentuk-bentuk sediaan obat oral, obat parenteral, obat topical dan perinsip pemberian obat. Pada bab 2 dibahas tentang cara penghitungan dosis obat baik dosis obat oral padat, oral cair, obat parenteral cair maupun obat parenteral bubuk. Dibahas pula bagaimana cara menghitung tetesan infus mikrodrip, tetesan infus makrodrip, menghitung dosis obat dengan infus drip dan menghitung dosis obat dengan syringe pump. Bab 3 membahas persiapan obat injeksi meliputi obat injeksi cair dari vial, obat injeksi bubuk dari vial dan obat injeksi dari ampul. Bab 4 membahas cara-cara pemberian obat yang terdiri dari memberikan obat melalui injeksi IM, injeksi SC, injeksi IC dan injeksi IV. Mahasiswa juga belajar bagaimana cara memberikan obat melalui mata, hidung, telinga, vagina dan rectum. Setiap bab berisi tujuan pembelajaran yang merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa setalah menyelesaikan pembahasan dalam bab tersebut, uraian materi, rangkuman dan latihan

Buku ini membahas tentang perinsip dasar pemberian obat bagi mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan.

Profesi bidan

sebuah perjalanan karir : dokumen 45 tahun ibi

Profession of midwives in Indonesia; volume commemorating the 45th anniversary of the Indonesian Midwives Association.

Profession of midwives in Indonesia; volume commemorating the 45th anniversary of the Indonesian Midwives Association.