Sebanyak 212 item atau buku ditemukan

Metodologi Penelitian Kefarmasian Edisi 2

Penulis : Muhamad Zainuddin Penerbit : Airlangga University Press ISBN : 978-602-7924-61-1 Tahun terbit : 2014 Bahasa : Indonesia Sampul : Soft cover Ukuran : 15,8 x 23 cm Jumlah Halaman : xii, 139 hlm Metodologi Penelitian adalah kajian tentang metode bagaimana melakukan penelitian untuk mendapatkan pengetahuan ilmiah yang baru sesuai dengan kaidah-kaidah yang digunakan oleh masyarakat ilmiah. Secara garis besar ada dua macam pendekatan penelitian, yaitu: pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Substansi dalam buku ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penekanan pada konsep dasar deduktif-kuantitatif melalui pergerakan cara berpikir logico-hipothetico-empirico. Berdasarkan pendekatan tersebut, maka sistematika buku ini dimulai dari Bab I yang menjelaskan secara umum tentang: Pengertian Penelitian dan Peranan Penelitian dalam Pengembangan Ilmu dan Teknologi. Bab II menjelaskan tentang: Langkah-Langkah Pokok dan Pendekatan dalam Penelitian. Bab III tentang: Permasalahan Penelitian sebagai langkah awal sebuah penelitian. Bab selanjutnya merupakan pokok bahasan yang menjadi ciri utama pendekatan kuantitatif, yaitu: Bab IV tentang: Studi Kepustakaan, Kerangka Teoretis dan Hipotesis, Bab V tentang: Variabel dan Definisi Operasional. Bab VI tentang: RancanganPenelitian, Bab VII tentang: Konsep Dasar Rancangan Eksperimental, Bab VIII tentang: Klasifikasi dan Jenis Rancangan Eksperimental, Bab IX tentang: Rancangan Penelitian Observasional, Bab X tentang: Rancangan Penelitian Survei, Bab XI tentang: Metode Sampling dan Jumlah Sampel, dan Bab XII tentang: Peranan Statistik Dalam Penelitian.

Layak (feasible), dalam arti penelitian layak untuk dilaksanakan berdasarkan ... jika permasalahan terjadi di bidang manajemen farmasi, maka disebut ...

METODOLOGI PENELITIAN KARYA ILMIAH

Buku referensi ini menjelaskan tentang metodologi penelitian yang mempunyai pengertian ilmu atau penge- tahuan tentang cara yang tepat untuk melakukan sesuatu untuk mencapai suatu tujuan. Pengetahuan tentang ini akan sangat bermanfaat dalam menyelesaikan suatu masalah dalam kegiatan sehari-hari terkait dengan pengetahuan dan penelitian. Keterkaitan metode penelitian dengan bidang lain sangat banyak hamper segala bidang lain sangat banyak, hampir segala bidang memerlukan suatu metode penelitian dalam menyelesaikan masalah atau memperoleh suatu tujuan, tidak terkecuali ilmu farmasi.

Buku referensi ini menjelaskan tentang metodologi penelitian yang mempunyai pengertian ilmu atau penge- tahuan tentang cara yang tepat untuk melakukan sesuatu untuk mencapai suatu tujuan.

Pendidikan Agama Islam

Referensi Perkuliahan Terlengkap

Buku ini disusun selengkap mungkin sebagai referensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Islam maupun Perguruan Tinggi Umum, mengingat pentingnya pemahaman ajaran Islam secara utuh-komprehensif (kaffah), baik dimensi Akidah, Syariah, Akhlak, Sejarah dan Uswah. Hal ini dikarenakan, ketika ajaran Islam dipahami secara parsial, maka berisiko menjadi pribadi yang berkepribadian terbelah (split personality). Semisal oknum umat muslim yang aktif beribadah kepada Allah SWT, akan tetapi aktif pula bertindak intoleran dan meneror umat manusia yang secara gegabah dinilai “sesat”.

Buku ini disusun selengkap mungkin sebagai referensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Islam maupun Perguruan Tinggi Umum, mengingat pentingnya pemahaman ajaran Islam secara utuh-komprehensif (kaffah), baik ...

Pendidikan Agama Islam Interdisipliner Untuk Perguruan Tinggi

Buku ajar PAI yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner merupakan alternatif bahan ajar untuk memperbaiki pembelajaran PAI di pergurauan tinggi. Dikatakan demikian karena implementasi PAI dengan pendekatan interdisipliner merupakan respons terhadap tantangan dan perkembangan zaman. Yakni PAI yang pandangan-pandangan dan analisis-analisisnya memanfaatkan dan mengaitkan antar berbagai disiplin ilmu maupun diskursus kontemporer. Dengan demikian, diharapkan mampu mengantarkan lahirnya output yang kritis, analitis, berwawasan luas, dan berjiwa terbuka. Sehingga, target dan cita-cita yang ingin dicapai oleh PAI itu sendiri sesuai dengan harapan masyarakat, yakni mencetak ilmuwan dan profesional yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan memiliki etos kerja, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kehidupan.

Buku ajar PAI yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner merupakan alternatif bahan ajar untuk memperbaiki pembelajaran PAI di pergurauan tinggi.

Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII

Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, kita memuji, meminta, pertolongan, memohon ampunan dan meminta petunjuk kepada-Nya. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, niscaya tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Sebaliknya, barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, niscaya tidak akan ada penolong yang memberi petunjuk baginya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw. serta para sahabat dan pengikut beliau. Keberadaan buku atau bahan materi mata pelajaran bagi siswa dan guru memiliki kedudukan yang sangat penting, bahan tersebut merupakan penjabaran dan pengembangan dari kurikulum suatu pelajaran. Dalam perkembangannya, buku-buku referensi sangatlah beragam. Untuk itu penulis buku bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII merasa bertanggung jawab untuk menyusun dan membuat bahan yang baik dan terjangkau oleh siswa, sebagai salah satu referensi mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang representatif. Prosedur pembuatan buku ini mengikuti perkembangan kurikulum yang siap menyongsong revolusi industri 4.0 berisi panduan untuk dipraktekkan dan diamalkan siswa Learning and Innovation Skills Abad 21 yang mengintegrasikan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), literasi, 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration dan Communication) serta mengembangkan soal sesuai kriteria ketentuan soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Akhirul kalam kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya buku ini, penulis ucapkan terima kasih terutama kepada penerbit yang telah menerbitkan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat dan tercatat seabgai itikad baik dan menjadi amal saleh yang diterima Allah Swt. Amiin. Kritik dan saran selalu penulis harapkan untuk kebaikan buku ini. Semoga Allah Swt. meridhai niat dan usaha kita bersama dalam upaya mewujudkan peserta didik yang cerdas beriman. Jakarta, Oktober 2019

Untuk itu penulis buku bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII merasa bertanggung jawab untuk menyusun dan membuat bahan yang baik dan terjangkau oleh siswa, sebagai salah satu referensi mata Pelajaran Pendidikan Agama ...

Pendidikan Agama Islam

Ajaran agama Islam tidak cukup hanya menjadi pemahaman. Lebih dari itu, agama harus menjadi modal pengamalan dalam kehidupan sosial. Sejatinya, agama hadir untuk menjawab segala persoalan hidup yang dihadapi umat manusia dari zaman dulu, sekarang, dan yang akan datang. Tanpa agama, manusia tidak akan merasakan makna indahnya kehidupan dunia karena dunia dan segala isinya bukan ukuran kemuliaan dan derajat manusia. Hanya dengan iman dan ketakwaan yang menjadi ruh beragama maka manusia akan mendapatkan derajat dan kemuliaan di sisi Allah dan seluruh makhluk-Nya. Dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan agama hidup menjadi terarah. Dibutuhkan sumber-sumber yang akurat dalam memahami agama Islam secara menyeluruh dan mendalam. Berbagai sumber yang dapat dijadikan rujukan ialah Al-Quran, Al-Hadits, Ijma, serta Qias dari para ulama. Al-Quran menjadi pedoman utama yang berisi tentang berbagai hal, mulai dari masalah ibadah, amaliyah (perbuatan) manusia, hari akhir, kisah-kisah umat terdahulu, muamalah/sosial, sejarah, serta ilmu pengetahuan. Seluruh persoalaan yang dihadapi oleh manusia telah ada jawabannya pada ayat-ayat yang Allah turunkan. Buku ini berisi literasi beragama Islam yang dipadukan dengan ayat-ayat Al-Quran untuk menambah wawasan yang komprehensif serta akurat. Kita akan lebih mudah memahami nilai ajaran agama Islam yang terkandung dalam Al-Quran secara utuh serta mampu mewujudkan agama Islam sebagai agama Rahmatan Lil ‘Alamiin.

Ajaran agama Islam tidak cukup hanya menjadi pemahaman.

Visualisasi Dan Virtualisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Era digital atau juga dikenal sebagai periode Revolusi 4.0 telah menghantarkan peserta didik menjadi output yang berkolaborasi dengan teknologi melalui sentuhan unik manusia. Sebagian aktivitas pembelajaran dari dunia nyata beralih virtual. Dalam konteks ini, guru pendidikan agama Islam perlu mampu mengoperasionaliasikan perangkat pembelajaran pendidikan agama secara digital, mampu memvisualisasi dan memvirtualisasikan pembelajaran pendidikan agama Islam Melalui buku ini pembaca akan memperoleh gambaran dan pemahaman tentang metode dan konsep penting dalam visualisasi pembelajaran. Di dalam buku ini diuraikan secara sistematis visualisasi pembelajaran pendidikan agama Islam mulai dari ruang lingkup pembelajaran pendidikan agama Islam, kriteria guru pendidikan agama Islam sampai ke paparan tentang virtualisasi pembelajaran pendidikan agama Islam sesuai dengan konsep digital learning. Buku ini ditulis untuk guru pendidikan agama Islam agar mereka memiliki pedoman dalam mengoperasionaliasikan perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara digital, mahasiswa, dan semua pihak yang tertarik dalam bidang ini. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Era digital atau juga dikenal sebagai periode Revolusi 4.0 telah menghantarkan peserta didik menjadi output yang berkolaborasi dengan teknologi melalui sentuhan unik manusia.

Pendidikan Islam Integratif

Best Practice Integrasi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi

Wacana hubungan agama (Islam) dan sain telah bergulir sejak Syed Muhammad Naquib al-Attas, Ismail Razi al-Faruqi, Murice Bucaile, Syed Hussein Nasr, dan Ziauddin Sardar serta para pemikir Indonesia seperti Nurcholis Madjid dan M. Amin Abdullah. Menurut catatan saya, paling tidak ada lima varian hubungan antara Islam dan sains: justifikasi atau ayatisasi ilmu atau sebaliknya pembuktian kebenaran Al-Qur’an dan Hadis, relasi dan titik temu (interface) Islam dalam ilmu pengetahuan; komparasi ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu dalam Islam, kolaborasi ilmu dan Islam, dan rekonstruksi ilmu dalam Islam. Walaupun ada beberapa varian tentang bagaimana pola atau model hubungan Islam dan sains itu, upaya perwujudannya dalam dunia pendidikan terus bergulir salah satunya adalah integrasi Islam dan sains yang menjadi semboyan utama berdirinya Universitas Islam Negeri (UIN) yang merupakan ekspansi dari IAIN dan STAIN. Upaya ijtihadi hubungan Islam dan sains di UIN melahirkan beberapa model, di antaranya: jaring laba-laba (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), pohon ilmu (UIN Maliki Malang), dan twins tower (UIN Sunan Ampel Surabaya). Walaupun model integrasi itu belum sepenuhnya melembaga, namun upaya itu patut dihargai karena membangun paradigma keilmuan memerlukan beberapa generasi sampai menemukan suatu mazhab keilmuan (school of knowledge) tertentu. Buku yang merupakan hasil penelitian disertasi, yang mengkaji tentang integrasi Islam dan sains dalam kurikulum di UINSA Surabaya, ini boleh dikatakan sebagai penelitian awal yang diharapkan dapat mengilhami dan sekaligus sebagai pijakan bagi peneliti-peneliti berikutnya sejalan dengan semakin matangnya konsep integrasi itu sendiri. Prof. Dr. Tobroni, M.Si. Guru Besar Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang

Beberapa buku keislaman terkadang mengandung paham radikalisme. Termasuk isu gender pun juga masuk ke ... Secara eksplisit di kurikulum baru harus mengadopsi semangat moderasi Islam dan anti korupsi. Ini yang dikembangkan dalam ...

Redesign Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menuju Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri 4.0 dengan segudang manfaat dan kecanggihannya menciptakan persaingan global yang semakin kompetitif. Individu dituntut agar semakin kreatif dan inovatif, serta menguasai berbagai keahlian. Karenanya guna menciptakan individu-individu yang berkualitas, pendidikan wajib berbenah diri. Salah satunya dengan merancang ulang (redesain) pembelajaran. Dalam revolusi industri 4.0, pembelajaran ditempatkan sebagai interaksi antara peserta didik dan pendidik yang saling berkolaborasi melengkapi satu sama lain. Pendidik membimbing, mengarahkan, dan membina potensi, bakat, dan minat peserta didik. Pendidik dituntut memiliki keahlian dan keterampilan di bidang teknologi, serta menguasai pengembangan pembelajaran berbasis digital. Pendidikan Agama Islam(PAI), khususnya, menjadi krusial menciptakan pembelajaran yang mampu mengakomodasi individu di era digital, tanpa mengurangi nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Berlandaskan pemikiran tersebut, peran guru PAI di sekolah menjadi sorotan utama dalam buku ini. Penulis menelusuri secara mendalam peranan guru PAI dalam meredesain pembelajaran Pendidikan Agama Islam guna menghadapi revolusi industri 4.0 di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri. Redesain pembelajaran dilakukan melalui teknik, taktik, pendekatan, metode, media dan materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Buku ini merupakan sebuah respon dalam menyambut era industri digital 4.0, dengan harapan pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, terus berbenah diri demi meningkatkan kualitas hidup peserta didik yang beriman, kompeten, dan berakhlak mulia. Semoga bermanfaat! Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Revolusi industri 4.0 dengan segudang manfaat dan kecanggihannya menciptakan persaingan global yang semakin kompetitif.