Sebanyak 91 item atau buku ditemukan

Metodologi Ilmu-Ilmu Islam Dan Sosiologi :

Kajian Komprehensif, Inovatif, Dan Analisis Perspektif Islam

Epistimologi atau Teori Pengetahuan, pada umumnya, mengkaji karakteristik dan batas-batas pengetahuan yang sedang dicari manusia. Dalam pengetahuan ilmiah, epistimologi ilmu adalah mengkaji teori-teori umum ilmu dari segi kemampuan pengetahuan ilmiah, sumbernya, instrumennya, dan karakteristiknya. Kemampuan pengetahuan ilmiah adalah mengkaji apakah pengetahuan ini mampu mengetahui suatu objek atau tidak mampu. Bila manusia, melalui berbagai ilmu, apakah telah mampu mengetahui hakikat-hakikat secara yakin serta meyakinkan dirinya, juga informasinya benar, ataukah kemampuan dirinya mengetahui berbagai objek masih menimbulkan keraguan atau tidak yakin. Kajian terhadap sumber-sumber pengetahuan ilmiah dan instrumen-instrumennya adalah memaparkan batas sumber pengetahuan itu dan jenis-jenis metode ilmiah, sejauhmana kemampuan metode itu menjamin ketepatan kesimpulan pengetahuan. Adapun kajian pada karakteristik pengetahuan ilmiah, hakikat maupun nilainya adalah memiliki batas “kemungkinan” atau “yakin”.

Namun dapat dipilih yang menunjukkan penggunaan observasi pada penelitian ilmiah lapangan. ... kedokteran dan farmasi mendapat perhatian luar biasa.

Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum

Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa serta mayoritas penduduk di Indonesia adalah beragama Islam. Namun pendidikan agama (juga Pendidikan Agama Islam) di lembaga pendidikan umum termasuk pada Perguruan Tinggi Umum belum terdapat posisi yang diharapkan oleh sebagian kalangan. Hal ini terutama dalam sistem pembelajarannya, legitimasi dari lingkungan kampus, dan porsi jam mata kuliahnya. Walaupun tak dipungkiri adakala ditemui fasilitas dan berbagai kegiatan keagamaan Islam di kampus PTU. Misalnya tersedianya Masjid, laboratorium PAI, buku bernuansa agama Islam, ekstrakurikuler (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bernuansa Islam, dan diadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian. Ataupun bentuk kegiatan ilmiah dan formal yang bernuansa Islam, salah satu contohnya diadakan pembekalan keagamaan bagi mahasiswa baru saat dilaksanakan proses orientasi (OSPEK).

Buku Sistem pembelajaran pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi umum ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Pendidikan Agama Islam

Dalam buku pendidikan agama islam ini terdapat tiga bagian substansi materi, bagian pertama penulis membahas tentang Tauhid, Iman, Ilmu, Akhlak, Ibadah dan Taqwa. untuk bagian kedua, terdiri dari masalah Tuhan Yang Maha Esa, Alam dan Manusia, Tugas manusia, Agama dan dinul Islam, Syariat Islam, Al–Quran dan Risalah, Sunnah Rasul, Sunnah dan Alam Gaib. Sedangkan untuk bagian yang ketiga, penulis menjelaskan tentang Pendidikan Islam tahap akhir, yang diantaranya menjelaskan tentang adanya qada dan qadhar, akhirat lanjutan kehidupan di dunia, sam’iyat, hakikat kebangkitan, surga dan neraka. kami yakin buku ini dapat memberikan manfaat dalam memperluas khasanah keilmuan pembaca khususnya pendidikan agama islam.

Dalam buku pendidikan agama islam ini terdapat tiga bagian substansi materi, bagian pertama penulis membahas tentang Tauhid, Iman, Ilmu, Akhlak, Ibadah dan Taqwa. untuk bagian kedua, terdiri dari masalah Tuhan Yang Maha Esa, Alam dan ...

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multietnik

Buku ini memaparkan tentang keunikan kondisi suatu sekolah dengan keragaman etnik dan budaya, namun dibalut dengan toleransi yang tinggi terhadap seluruh anggota warga sekolah sehingga menghasilkan proses pendidikan yang nyaman dan lingkungan yang harmonis serta keberhasilan dalam pendidikan agama Islam yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia adalah salah satu negara yang multietnik terbesar di dunia, kebenaran dari pernyataan ini dapat dilihat dari sosio kultur maupun geografis yang begitu beragam dan luas. Dengan jumlah yang ada di wilayah NKRI sekitar kurang lebih 13.000 pulau besar dan kecil, dan jumlah penduduk lebih kurang 228 juta jiwa, terdiri dari 300 suku yang menggunakan hampir 200 bahasa yang berbeda. Selain itu juga menganut agama dan kepercayaan yang beragam seperti Islam, Katholik, Kristen protestan, hindu, budha, konghucu, serta berbagai macam kepercayaan. Berdasarkan permasalahan seperti di atas maka pendidikan multietnikisme menawarkan satu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep pendidikan berbasis pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat. Khususnya yang ada pada siswa seperti: keragaman etnis, budaya, bahasa, agama, status sosial, gender, kemampuan umur dan ras. Walaupun pendidikan multietnik merupakan pendidikan relatif baru di dalam dunia pendidikan. Multietnik pada hakikatnya merupakan kodrat hidup manusia sendiri yang tidak mungkin dihindari oleh siapapun, apalagi ditolak. Penolakan terhadap adanya pluralitas etnik sama halnya dengan penolakan adanya eksistensi hidup manusia, dan penolakan terhadap eksistensi manusia sama halnya dengan penolakan terhadap mansusia. Oleh karena itu, pemahaman yang lengkap mengenai eksistensi manusia menjadi sangat penting, agar kehadiran ajaran Islam benar-benar menjadi rahmat dan memberikan makna bagi kesejahteraan hidup bersama.

Buku ini memaparkan tentang keunikan kondisi suatu sekolah dengan keragaman etnik dan budaya, namun dibalut dengan toleransi yang tinggi terhadap seluruh anggota warga sekolah sehingga menghasilkan proses pendidikan yang nyaman dan ...

Teknologi Sediaan Farmasi

Sediaan farmasi, tanpa memandang komposisi atau cara penggunaannya obat harus bermutu, obat yang berkualitas adalah obat yang memenuhi persyaratan Quality (kualitas), effication (kemanjuran), safety (keamanan), stability, reliability, dan acceptable. Hasil dari pembuat kebijakan dan industry farmasi FDA, lembaga mitra Uni Eropa dan Jepang membuat organisasi tripartit 1999, organisasi tersebut dinamakan International Conference On Harmonisation Of Technical Requirement For Registration Of Pharmaceutical For Human Use (ICH), menyatukan persyaratan kebijakan dengan tujuan jangka panjang mendirikan satu perangkat standar registrasi obat yang seragam.

Buku Teknologi Sediaan Farmasi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Manajemen Logistik Farmasi

Buku Ajar: Pedoman Praktis S1 Administrasi Rumah Sakit

Manajemen Logistik Farmasi merupakan bagian yang krusial dalam jalannya sebuah Rumah Sakit. Pembahasan di dalam buku ini dibuat sedemikian cara agar lengkap namun tetap praktis dan mudah untuk dipahami. Pedoman ini mengacu kepada kurikulum yang diperlukan dalam mengajar di jenjang tinggi bidang Administrasi Rumah Sakit dan dibuat berdasarkan referensi standard, Peraturan Pemerintah, Peraturan Kementrian Kesehatan, juga referensi offline maupun online, serta pegalaman pribadi selama di rumah sakit.

Manajemen Logistik Farmasi merupakan bagian yang krusial dalam jalannya sebuah Rumah Sakit.

Administrasi Farmasi Jilid 3

Gudang Farmasi adalah tempat penerimaan, penyimpanan, pendistribusian dan pemeliharaan barang persediaan berupa obat, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan lainnya (seperti DDT, pompa, pipa, perbekalan KB, sepeda motor / sepeda roda dua, susu bubuk, dll.) yang tujuannya akan digunakan untuk melaksanakan program kesehatan di kabupaten / kodya yang bersangkutan.

Buku Administrasi Farmasi Jilid 3 ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Manajemen Farmasi 2

Edisi 4 : Lingkup apotek, farmasi rumah sakit, industri farmasi, pedagang besar farmasi

Buku Manajemen Farmasi ini merupakan buku ketiga yang diterbitkan oleh Penulis lewat Airlangga University Press. Sebelumnya Penulis telah menerbitkan Buku Dasar-dasar Akuntansi untuk Apotek dan Manajemen Apoteker untuk Pengelola Apotek, Farmasi Rumah Sakit, Pedagang Besar Farmasi dan Industri Farmasi. Dengan diterbitkannya buku Manajemen Farmasi ini diharapkan dapat dipakai sebagai alat bantu pengambilan keputusan bagi para pengambil keputusan (decision maker) yaitu para pemilik, manajer ataupun Apoteker yang menjadi pengelola organisasi usaha bidang kefarmasian. Sebagai panduan, buku ini dapat juga dan layak dipakai oleh pengajar dan mahasiswa dalam mata kuliah Manajemen Farmasi untuk program S-1 atau tingkat profesi apoteker dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang menyelenggarakan program pendidikan tinggi farmasi di negeri ini. Pada edisi keempat terdapat beberapa tambahan dan perubahan. Terbitnya buku ini, dimaksud sebagai bahan referensi terutama bagi mahasiswa tingkat S1 dan profesi/apoteker yang akan dan sedang melakukan kuliah di tingkat S1 dan menjalankan praktek kerja profesi (pkp) di apotek maupun pihak lain yang membacanya. Kami juga berusaha memperbaiki salah cetak dari judul buku dan dari bab-bab terbitan edisi sebelumnya. Semoga buku ini dapat lebih bermanfaat bagi para pembaca atau para profesional yang berhubungan dengan bidang kesehatan/kefarmasian dan yang memakai buku manajemen farmasi ini sebagai tambahan pustaka. Kami tetap menanti saran dan kritik demi perbaikan hasil publikasi buku ini.

Buku Manajemen Farmasi ini merupakan buku ketiga yang diterbitkan oleh Penulis lewat Airlangga University Press.

Asuhan Kebidanan Bagi Para Bidan Di Komunitas

Definisi bidan menurut International Confederation Of Midwives (ICM) yang dianut dan diadopsi oleh seluruh organisasi bidan di seluruh dunia, dan diakui oleh WHO dan Federation of International Gynecologist Obstetrition (FIGO). Definisi tersebut secara berkala di-review dalam pertemuan Internasional (Kongres ICM). Definisi terakhir disusun melalui konggres ICM ke 27, pada bulan Juli tahun 2005 di Brisbane Australia ditetapkan sebagai berikut: Bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk didaftar (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan.

Buku Asuhan Kebidanan Bagi Para Bidan Di Komunitas ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Cara Mudah Menjadi Bidan yang Komunikatif

Untuk mengantisipasi tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan di masyarakat, diperlukan satu pola penyeleng-ggaraan pendidikan bidan dengan berbagai perangkat antara lain; bahan ajar yang terstandar untuk dapat menghasilkan tenaga bidan yang berkualitas baik dari segi pengetahuan, keterampilan, cara berkomunikasi maupun sikap professional nya. Nah, Bagaimana cara-cara menjadi bidan yang komunikatif?? cari jawabannya di buku ini [Penerbit Deepublish, Deepublish, Bidan, Buku Ajar Kebidanan]

Nah, Bagaimana cara-cara menjadi bidan yang komunikatif?? cari jawabannya di buku ini Buku Cara mudah menjadi bidan yang komunikatif ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya. [Penerbit Deepublish, Deepublish ...