Sediaan farmasi, tanpa memandang komposisi atau cara penggunaannya obat harus bermutu, obat yang berkualitas adalah obat yang memenuhi persyaratan Quality (kualitas), effication (kemanjuran), safety (keamanan), stability, reliability, dan acceptable. Hasil dari pembuat kebijakan dan industry farmasi FDA, lembaga mitra Uni Eropa dan Jepang membuat organisasi tripartit 1999, organisasi tersebut dinamakan International Conference On Harmonisation Of Technical Requirement For Registration Of Pharmaceutical For Human Use (ICH), menyatukan persyaratan kebijakan dengan tujuan jangka panjang mendirikan satu perangkat standar registrasi obat yang seragam.
Buku Ajar: Pedoman Praktis S1 Administrasi Rumah Sakit
Manajemen Logistik Farmasi merupakan bagian yang krusial dalam jalannya sebuah Rumah Sakit. Pembahasan di dalam buku ini dibuat sedemikian cara agar lengkap namun tetap praktis dan mudah untuk dipahami. Pedoman ini mengacu kepada kurikulum yang diperlukan dalam mengajar di jenjang tinggi bidang Administrasi Rumah Sakit dan dibuat berdasarkan referensi standard, Peraturan Pemerintah, Peraturan Kementrian Kesehatan, juga referensi offline maupun online, serta pegalaman pribadi selama di rumah sakit.
Gudang Farmasi adalah tempat penerimaan, penyimpanan, pendistribusian dan pemeliharaan barang persediaan berupa obat, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan lainnya (seperti DDT, pompa, pipa, perbekalan KB, sepeda motor / sepeda roda dua, susu bubuk, dll.) yang tujuannya akan digunakan untuk melaksanakan program kesehatan di kabupaten / kodya yang bersangkutan.
Edisi 4 : Lingkup apotek, farmasi rumah sakit, industri farmasi, pedagang besar farmasi
Buku Manajemen Farmasi ini merupakan buku ketiga yang diterbitkan oleh Penulis lewat Airlangga University Press. Sebelumnya Penulis telah menerbitkan Buku Dasar-dasar Akuntansi untuk Apotek dan Manajemen Apoteker untuk Pengelola Apotek, Farmasi Rumah Sakit, Pedagang Besar Farmasi dan Industri Farmasi. Dengan diterbitkannya buku Manajemen Farmasi ini diharapkan dapat dipakai sebagai alat bantu pengambilan keputusan bagi para pengambil keputusan (decision maker) yaitu para pemilik, manajer ataupun Apoteker yang menjadi pengelola organisasi usaha bidang kefarmasian. Sebagai panduan, buku ini dapat juga dan layak dipakai oleh pengajar dan mahasiswa dalam mata kuliah Manajemen Farmasi untuk program S-1 atau tingkat profesi apoteker dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang menyelenggarakan program pendidikan tinggi farmasi di negeri ini. Pada edisi keempat terdapat beberapa tambahan dan perubahan. Terbitnya buku ini, dimaksud sebagai bahan referensi terutama bagi mahasiswa tingkat S1 dan profesi/apoteker yang akan dan sedang melakukan kuliah di tingkat S1 dan menjalankan praktek kerja profesi (pkp) di apotek maupun pihak lain yang membacanya. Kami juga berusaha memperbaiki salah cetak dari judul buku dan dari bab-bab terbitan edisi sebelumnya. Semoga buku ini dapat lebih bermanfaat bagi para pembaca atau para profesional yang berhubungan dengan bidang kesehatan/kefarmasian dan yang memakai buku manajemen farmasi ini sebagai tambahan pustaka. Kami tetap menanti saran dan kritik demi perbaikan hasil publikasi buku ini.
Definisi bidan menurut International Confederation Of Midwives (ICM) yang dianut dan diadopsi oleh seluruh organisasi bidan di seluruh dunia, dan diakui oleh WHO dan Federation of International Gynecologist Obstetrition (FIGO). Definisi tersebut secara berkala di-review dalam pertemuan Internasional (Kongres ICM). Definisi terakhir disusun melalui konggres ICM ke 27, pada bulan Juli tahun 2005 di Brisbane Australia ditetapkan sebagai berikut: Bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk didaftar (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan.
Untuk mengantisipasi tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan di masyarakat, diperlukan satu pola penyeleng-ggaraan pendidikan bidan dengan berbagai perangkat antara lain; bahan ajar yang terstandar untuk dapat menghasilkan tenaga bidan yang berkualitas baik dari segi pengetahuan, keterampilan, cara berkomunikasi maupun sikap professional nya. Nah, Bagaimana cara-cara menjadi bidan yang komunikatif?? cari jawabannya di buku ini [Penerbit Deepublish, Deepublish, Bidan, Buku Ajar Kebidanan]
Nah, Bagaimana cara-cara menjadi bidan yang komunikatif?? cari jawabannya di buku ini Buku Cara mudah menjadi bidan yang komunikatif ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya. [Penerbit Deepublish, Deepublish ...
(Studi Pada Dukun Bayi Di Wilayah Kerja Keras Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2013)
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang peka dan spesifik mengukur derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, yaitu sebagai hasil dari program pembangunan yang telah dilaksanakan. Berdasarkan kesepakatan global (Millenium Development Goals/MDG’s 2000) pada tahun 2015, diharapkan AKI menurun dari 228/100.000 KH (tahun 2007) menjadi 102/100.000 KH dan AKB menurun dari 34/1000 KH menjadi 23/1000 KH1.Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2012, AKI dan AKB di Indonesia menunjukkan tren yang tetap/stagnan bahkan mengalami kenaikan.AKI pada tahun 2012 mengalami kenaikan menjadi 359/100.000 KH,sedangkan AKB tetap pada angka 32/1000 KH dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKN) sebesar 19/1000 KH.
Berdasarkan kesepakatan global (Millenium Development Goals/MDG’s 2000) pada tahun 2015, diharapkan AKI menurun dari 228/100.000 KH (tahun 2007) menjadi 102/100.000 KH dan AKB menurun dari 34/1000 KH menjadi 23/1000 KH1.Menurut Survei ...