Sebanyak 7 item atau buku ditemukan

Pendidikan Antikorupsi (Model Pemberantasan Korupsi)

Book Chapter dari 14 Bab yang membahaas Ruang Lingkup Antikorupsi, Sejarah Antikorupsi, Gratifikasi, Suap, dan Pemerasan Bukan Budaya Indonesia, Model Kelembagaan Antikorupsi Negara-Negara di Dunia, Menumbuhkan Sembilan Nilai Antikorupsi dalam Mencegah Korupsi, Kontribusi Tridharma Perguruan Tinggi dalam Mencegah Praktik Korupsi, Pencegahan Korupsi Melalui Pendidikan Kewirausahaan, Pencegahan Korupsi Melalui Agama, Good Governance dan Pengadaan Elektorik Mencegah Korupsi, Pembinaan Keluarga dan Pendidikan Karakter Sejak Dini Mencegah Korupsi, Budaya dan Kearifan Lokal Mencegah Korupsi, Peran Lembaga Hukum dalam Pencegahan dan Penindakan Korupsi, Inovasi Cegah dan Berantas Korupsi. Sebagai sebuah karya manusia, Book Chapter ini tentu masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Saran dan kritik yang membangun dibutuhkan untuk perbaikan dan penyempurnaan dari pembaca.

Book Chapter dari 14 Bab yang membahaas Ruang Lingkup Antikorupsi, Sejarah Antikorupsi, Gratifikasi, Suap, dan Pemerasan Bukan Budaya Indonesia, Model Kelembagaan Antikorupsi Negara-Negara di Dunia, Menumbuhkan Sembilan Nilai Antikorupsi ...

Kimia Klinik Dasar (Pemahaman Apa Dan Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Kimia Klinik)

Buku ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman terkait pemeriksaan klinis. Pemeriksaan klinis merupakan prosedur-prosedur yang dilakukan seorang analis kesehatan maupun laboran yang telah disusun berdasarkan rujukan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hal tersebut melibatkan parameter-parameter yang merupakan zat-zat kimia yang mengisyaratkan apakah keadaan pasien tersebut normal ataupun tidak normal. Pada umumnya pemeriksaan kimia klinik wajib dilakukan sebelum menegakkan diagnosis atas suatu keadaan patogen bagi Pasien. Dikatakan pathogen apabila zat-zat kimia tersebut kadarnya kurang atau melebihi dari batas ambang normal, ataupun kejadian abnormal seperti kanker darah (kelainan struktur sel darah putih. Kimia klinik merupakan Ilmu yang mempelajari tentang analisis zat-zat kimia yang terkandung di dalam pemeriksaan klinis tersebut yang melibatkan spesimen. Spesimen adalah sampel pemeriksaan yang pada umumnya berasal dari pasien yang akan dibahas lebih terperinci berupa serum, plasma, darah keseluruhan (whole blood), urine, tinja, dahak, pus, sperma, swab tenggorok, swab rektum, sekret, cairan pleura, cairan bronkhus, cairan acites, cairan otak, bilasan lambung, sumsum tulang, kuku, rambut, kerokan kulit dan muntahan. Pemeriksaan Kimia Klinik ini pula tidak lepas dari peran-peran zat kimia yang digunakan sebagai larutan standar, larutan pereaksi, indikator, katalisator, larutan pengkompleks dan lain-lain yang berperan di dalam pemeriksaan secara kimia yang akan dibahas di dalam buku ini. Selain itu, istilah-istilah umum bidang kimia klinis juga turut dibahas. Kimia darah meliputi defenisi, komposisi, susunan darah serta pemeriksaannya (hematokrit (Hct), hemoglobin (Hb), eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), trombosit (platelet), laju endap darah (LED), waktu protrombin (prothrombin time/PT), international normalized ratio (INR), aPTT (activated partial thromboplastin time), waktu trombin (thrombin time/TT), fibrinogen, . d – Dimer. Pada pemeriksaan elektrolit di laboratorium klinis mengidentifikasi senyawa-senyawa kimia diantaranya natrium (Na +), kalium (K +), klorida (Cl -), kalsium (Ca ++), fosfor anorganik (PO4), magnesium (Mg 2+), sistem buffer bikarbonat, pemeriksaan glukosa puasa (fasting blood sugar/FBS), pemeriksaan asam urat, Pada pemeriksaan analisis gas darah (AGD)) meliputi saturasi oksigen (SaO2), tekanan parsial oksigen (PaO2), tekanan parsial karbon dioksida (PaCO2), karbon dioksida (CO2) dan anion gap (AG) serta analisis derajat keasamaan (pH) Kimia urine meliputi defenisi, berat jenis spesifik (specific gravity), warna urine, pH urine (normal 5,0-7,5), protein, glukosa dalam urine, keton, sedimen, kreatinin, kreatinin urine serta klirens kreatinin (Clcr). Kimia dalam saluran dalam (gastro intestinal) meliputi pembahasan tentang amilase, lipase, albumin, prothrombin, alanin aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST) dahulu SGOT, gamma glutamil transferase (GGT), alkalin fosfatase (ALP), bilirubin dan laktat dihidrogenase. Kimia lipid meliputi pembahasan mengenai triglisrida, kolesterol dan lipoprotein (LDL dan HDL).

Bentuk farmasi dimurnikan dari darah donor manusia dan dijual dengan nama nonproprietary alpha1-proteinase inhibitor (manusia) dan dengan berbagai nama dagang (termasuk Aralast NP, Glassia, Prolastin, Prolastin-C, dan Zemaira).

APLIKASI CARING PERAWAT SEBAGAI PENUNJANG KESEMBUHAN KLIEN

Caring adalah dasar dari keperawatan, dengan fokus utama adalah hubungan antara perawat dan pasien. Caring merupakan sifat dasar manusia untuk membantu, memperhatikan, mengurus, dan menyediakan bantuan, serta memberi dukungan kepada orang lain (klien). Caring harus ditanamkan kepada seorang perawat karena caring sangat dibutuhkan dalam melakukan asuhan keperawatan. Dengan begitu klien akan merasa dirinya diperhatikan, diberikan kenyaman,juga keamanan. Sehingga dapat membantu mempercepat kesembuhannya. Ada banyak teori yang dikemukakan mengenai Caring itu sendiri. Salah Satunya adalah teori Caring menurut Jean Watson. Menurut Jean Watson sikap caring merupakan suatu hubungan transaksi antara penerima dan pemberi asuhan. Jean Watson dikenal dengan teorinya yaitu “Theory of caring”. Beliau juga memaparkan sepuluh faktor caratif yang sampai saat ini diterapkan disetiap proses asuhan keperawatan. Teori Watson ini mengedepankan perilaku perawat yang holistic dan altuistik, yaitu mengedepankan perilaku perawat dalam meningkatkan kesembuhan pasien. Sementara Caring menurut swanson adalah pemberian asuhan keperawatan yang memiliki nilai berharga dimata klien dan memiliki komitmen dan tanggung jawab. Teori caring oleh Swanson ini juga menjelaskan bahwa seorang perawat harus bisa mengerti atas kejadian lampau yang berarti dalam kehidupan seseorang, hadir secara emosional, meberikan pelayanan kepada orang lain seperti diri sendiri, menjadi jembatan untuk membantu orang lain dalam menjalani transisi kehidupan, serta mendekatkan diri untuk menaruh kepercayaan seseorang. Buku ini bertujuan untuk menjelaskan “Aplikasi Caring Perawat Sebagai Penunjang Kesembuhan Klien”.

Caring adalah dasar dari keperawatan, dengan fokus utama adalah hubungan antara perawat dan pasien.

Pengetahuan Dan Sikap Perawat Terhadap Penggunaan Alat Perlindung Diri (APD)

Pengendalian bahaya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan alat pelindung diri (APD). APD merupakan suatu alat yang dipakai untuk melindungi diri atau tubuh terhadap bahaya-bahaya kecelakaan kerja, dimana secara teknis dapat mengurangi tingkat keparahan dari kecelakaan kerja yang terjadi. Peralatan pelindung diri tidak menghilangkan atau mengurangi bahaya yang ada, peralatan ini hanya mengurangi jumlah kontak dengan bahaya dengan cara penempatan penghalang antara tenaga kerja dengan bahaya

Pengendalian bahaya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan alat pelindung diri (APD).

BUKU STANDAR KOMPETENSI KERJA PERAWAT

Peningkatan kinerja tenaga kesehatan merupakan salah satu upaya peningkatan layanan kesehatan. Dalam layanan keperawatan juga di harapkan seorang perawat dalam melakukan praktik keperawatan harus sesuai dengan standar profesi yang sudah ditetapkan profesi keperawatan. Perawat merupakan profesi yang cukup mengambil andil besar dalam kegiatan operasional rumah sakit. Kualitas perawat yang meningkat diharapkan dapat bekerja secara produktif dan profesional sehingga dapat mencapai kinerja sesuai standar yang ditetapkan rumah sakit. Hal yang menjadi penunjang keberhasilan perawat salah satunya adalah kemampuan kerja. Untuk mencapai kinerja yang memuaskan maka diperlukan kemampuan profesional dan pencapaiannya harus melalui beberapa tahap. Kemampuan kerja yang memadai dapat meningkatkan kinerja perawat sehingga mendukung pelaksanaan tugas secara efektif dan efisisen. Untuk menyiapkan sumber daya manusia khususnya perawat yang berkualitas sesuai dengan tuntutan dunia keperawatan maka buku ini bertujuan dalam membahas standar kompetensi kerja perawat agar terwujud hubungan timbal balik yang positif dalam pelaksanaan praktik keperawatan. Buku ini membahas: Keperawatan sebagai profesi, Standart praktik keperawatan di Indonesia maupun di luar negeri, Interprofessional Collaboration Dan Education.

Untuk menyiapkan sumber daya manusia khususnya perawat yang berkualitas sesuai dengan tuntutan dunia keperawatan maka buku ini bertujuan dalam membahas standar kompetensi kerja perawat agar terwujud hubungan timbal balik yang positif dalam ...

Peran Bidan dalam Menurunkan AKI dan AKB di Masa Pandemi

Salah satu program dari STIKES Bogor Husada adalah mengembangkan pendidikan dan pelayanan kesehatan dengan melakukan penilitian yang berkaitan dengan isue terkini dibidang kesehatan. Semoga dengan terbitnya buku ringkasan Prosiding Bogor Husada ini dapat memberikan manfaat.

Salah satu program dari STIKES Bogor Husada adalah mengembangkan pendidikan dan pelayanan kesehatan dengan melakukan penilitian yang berkaitan dengan isue terkini dibidang kesehatan.