2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kamu bisa melalui situasi yang tidak menyenangkan itu. Bertumbuh menjadi kuat tanpa kamu duga. Dari kesakitan itu akhirnya kamu jalani juga. Dari luka itu akhirnya kamu mengerti juga. Tenang serapuh apapun kita, kita akan tetap bertumbuh.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
"Setelah menjual perusahaan startup-nya Yu-jin memilih melakukan sesuatu yang tidak
termasuk dalam rencana hidupnya. Ia membeli tanah di Soyang-ri dan membuka
""Soyang-ri Book's Kitchen, book cafe sekaligus penginapan."
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Fierce competition among medical device distributors demands improved service quality to maintain partner satisfaction. A preliminary study revealed complaints from pharmacies regarding late deliveries and product out-of-stock. This study aims to evaluate PT. Maliawan Mulia Medicatama's service quality on pharmacy satisfaction in the Tegal region. This study was a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. Sampling used a total sampling technique involving 65 active partner pharmacies. Data were collected through a questionnaire based on the five dimensions of SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy). Overall, the level of pharmacy satisfaction was categorized as very satisfied with an average percentage of 83.96%. The highest satisfaction score was achieved by the responsiveness dimension at 85.8%, while the tangible evidence dimension achieved the lowest score at 82.4% due to recurring complaints regarding stock shortages. PT Maliawan Mulia Medicatama's service quality was rated highly satisfactory by partner pharmacies. However, the company is advised to improve its inventory management and timely delivery to minimize distribution bottlenecks.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fierce competition among medical device distributors demands improved service quality to maintain partner satisfaction. A preliminary study revealed complaints from pharmacies regarding late deliveries and product out-of-stock. This study aims to evaluate PT. Maliawan Mulia Medicatama's service quality on pharmacy satisfaction in the Tegal region. This study was a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. Sampling used a total sampling technique involving 65 active partner pharmacies. Data were collected through a questionnaire based on the five dimensions of SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy). Overall, the level of pharmacy satisfaction was categorized as very satisfied with an average percentage of 83.96%. The highest satisfaction score was achieved by the responsiveness dimension at 85.8%, while the tangible evidence dimension achieved the lowest score at 82.4% due to recurring complaints regarding stock shortages. PT Maliawan Mulia Medicatama's service quality was rated highly satisfactory by partner pharmacies. However, the company is advised to improve its inventory management and timely delivery to minimize distribution bottlenecks.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi obat analgesik untuk mengatasi pegal linu pada lansia berisiko memicu efek samping jika tidak didasari pengetahuan yang memadai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan lansia mengenai swamedikasi pegal linu dalam penggunaan obat analgesik di Desa Klapagading, Kecamatan Wangon. Sampel berjumlah 96 lansia diperoleh melalui teknik proportionate stratified sampling di 12 RW. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi dan dianalisis secara univariat. Karakteristik responden didominasi oleh laki-laki (52%), bekerja sebagai petani (89%), dan berpendidikan dasar/SD (81%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki tingkat pengetahuan kategori baik yaitu 77% (74 responden), kategori cukup 22% (21 responden), dan kategori kurang 1% (1 responden). Pemahaman tinggi ditunjukkan pada indikator definisi nyeri, aturan pakai, dan penyimpanan obat (84%–99%). Namun, pemahaman terkait risiko efek samping obat terhadap saluran pencernaan masih tergolong rendah (44%). Secara umum disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan lansia di Desa Klapagading mengenai swamedikasi pegal linu tergolong baik, meskipun edukasi terkait risiko efek samping obat masih perlu ditingkatkan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang memiliki angka kejadian tinggi di RSUD Majenang. Penggunaan terapi antibiotik yang tepat dan efisien sangat penting dalam mengoptimalkan luaran klinis pasien serta mengendalikan biaya pelayanan kesehatan, khususnya pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/BPJS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya dari penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan rancangan studi observasional secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling terhadap rekam medis dan data keuangan pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 35 sampel pasien (20 pasien ceftriaxone injeksi dan 15 pasien levofloxacin infus). Parameter yang dianalisis meliputi total biaya medis langsung, efektivitas klinis berdasarkan lama rawat inap (Length of Stay/LOS), serta kalkulasi Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki (57,14%) dan kelompok usia lanjut (54,29%). Rata-rata lama rawat inap (Length of Stay) kelompok ceftriaxone injeksi adalah 3,55 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.029.490,-. Pada kelompok levofloxacin infus, rata-rata lama rawat inap adalah 4,00 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.388.413,-. Hasil perhitungan ACER untuk ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus masing-masing sebesar Rp1.698.448,-/hari dan Rp1.597.103,-/hari. Nilai ICER yang diperoleh adalah sebesar Rp797.607,-. Berdasarkan pemetaan Cost-Effectiveness Plane (CEP), ceftriaxone berada pada Kuadran II (Dominan). Kesimpulan: Penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024 karena menghasilkan total biaya medis langsung yang lebih rendah dan lama perawatan yang lebih singkat.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan