BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Langit dan bumi dengan segala isi dan peristiwa yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kenyataan yang sangat mengesankan dan menakjubkan akal dan hati sanubari makhluk manusia, itulah alam semesta atau yang disebut alkaun. Segala sesuatu yang ada ini mempunyai akal dan asal, termasuk alam semesta yang sangat mengagumkan ini. Manusia salah satu bagian dari alam, telah dianugerahi oleh Allah akal dan pikiran untuk mencari dan memikirkan segala yang ada di alam ini dan memikirkan siapa pencipta dari semua ini serta dari mana alam itu berasal. Dari dahulu manusia telah berusaha dengan akal dan pikirannya mencari hakikat alam ini, sehingga melahirkan ahli-ahli filsafat seperti Socrates, Aristoteles, dan lain-lain, tetapi mereka tidak berhasil menemukan apa yang mereka cari, yang mereka peroleh hanya kebenaran relatif. Dengan kasih dan sayangnya Allah sebagai pencipta manusia, maka Allah sampaikan agama melalui para Rasul-Nya, maka agamalah yang mengajarkan kepada manusia siapa pemilik kebenaran yang mereka cari itu atau kebenaran mutlak (hakiki). Buku Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini disusun dalam untuk menjadi tambahan referensi dalam bidang pendidikan dan memberikan kemudahan kepada para pembaca khususnya para guru atau para calon guru yang ada di beberapa lembaga pendidikan, baik umum atau agama, untuk mendalami perencanaan pembelajaran dan strategi pembelajaran. Sehingga dengan terbitnya buku ini bisa dijadikan sebagai bahan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini disusun dengan tujuan agar para mahasiswa bisa belajar secara efektif dan efi sien dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran PAI.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan hasil karya yang dapat dijadikan sumber belajar bagi mahasiswa sebagai dasar dalam melakukan pembelajaran. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Dengan adanya buku ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka untuk melakukan pengkajian pada bidang ilmu yang diperlukan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berisi tentang bahan ajar yang akan diajarkan diperguruan tinggi dengan kajian-kajian sebagai berikut, Mata kuliah ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang seluk beluk agama islam dimensi studi meliputi Aqidah, ahlak, dan syariah serta eksistensi khalifah dimuka bumi. Buku Pendidikan agama islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Dalam dunia akademik kita bergelut dengan istilah strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran. Namun dikarenakan kurang akrab dengan istilah-istilah tersebut, sering sekali kemudian kita terjebak dengan pengucapan yang keliru. Mengabaikan kebakuan istilah-istilah tersebut mengakibatkan kerancuan atau gagal paham sehingga jangan heran kemudian muncul lulusan perguruan tinggi ketika ditanya perbedaan dari beberapa istilah di atas akan menjawab sekenanya saja. Sebagai contoh cooperative learning. Tidak jarang ada yang menduga cooperative learning adalah strategi pembelajaran, padahal cooperative learning adalah model dan atau pendekatan dalam sebuah pembelajaran. Contoh lain, inkuiri. Sebagian kita juga menyangka inkuiri adalah model pembelajaran, padahal lebih tepatnya inkuiri itu disebut metode pembelajaran. Pada kesempatan yang lain pula ada seorang guru menyampaikan atau menuliskan dalam silabus pembelajaran beberapa metode pembelajaran akan tetapi yang ia tulis bukan metode melainkan teknik pembelajaran. Adapun teknik pembelajaran yang sering diduga sebagai metode seperti Teknik Penugasan, Teknik Diskusi, Teknik Tanya Jawab, Teknik Ceramah dan lain sebagainya. Dalam buku Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ini, penulis tidak akan meluas kan pembahasan sampai kepada strategi, pendekatan, dan teknik pembelajaran. Untuk edisi lengkap akan penulis sampaikan pada buku terbitan selanjutnya. Oleh karena itu, sesuai dengan judul buku ini Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, maka pembaca akan disuguhi penjelasan secara gamblang tentang model dan metode pembelajaran sebab dua istilah ini seringkali dipertukarkan. Dan pembaca akan mendapati bagaimana aplikasi dari metode pembelajaran tersebut yang tentunya telah penulis sesuaikan dengan konteks Kurikulum 2013.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Era digital atau juga dikenal sebagai periode Revolusi 4.0 telah menghantarkan peserta didik menjadi output yang berkolaborasi dengan teknologi melalui sentuhan unik manusia. Sebagian aktivitas pembelajaran dari dunia nyata beralih virtual. Dalam konteks ini, guru pendidikan agama Islam perlu mampu mengoperasionaliasikan perangkat pembelajaran pendidikan agama secara digital, mampu memvisualisasi dan memvirtualisasikan pembelajaran pendidikan agama Islam Melalui buku ini pembaca akan memperoleh gambaran dan pemahaman tentang metode dan konsep penting dalam visualisasi pembelajaran. Di dalam buku ini diuraikan secara sistematis visualisasi pembelajaran pendidikan agama Islam mulai dari ruang lingkup pembelajaran pendidikan agama Islam, kriteria guru pendidikan agama Islam sampai ke paparan tentang virtualisasi pembelajaran pendidikan agama Islam sesuai dengan konsep digital learning. Buku ini ditulis untuk guru pendidikan agama Islam agar mereka memiliki pedoman dalam mengoperasionaliasikan perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara digital, mahasiswa, dan semua pihak yang tertarik dalam bidang ini. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Wacana hubungan agama (Islam) dan sain telah bergulir sejak Syed Muhammad Naquib al-Attas, Ismail Razi al-Faruqi, Murice Bucaile, Syed Hussein Nasr, dan Ziauddin Sardar serta para pemikir Indonesia seperti Nurcholis Madjid dan M. Amin Abdullah. Menurut catatan saya, paling tidak ada lima varian hubungan antara Islam dan sains: justifikasi atau ayatisasi ilmu atau sebaliknya pembuktian kebenaran Al-Qur’an dan Hadis, relasi dan titik temu (interface) Islam dalam ilmu pengetahuan; komparasi ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu dalam Islam, kolaborasi ilmu dan Islam, dan rekonstruksi ilmu dalam Islam. Walaupun ada beberapa varian tentang bagaimana pola atau model hubungan Islam dan sains itu, upaya perwujudannya dalam dunia pendidikan terus bergulir salah satunya adalah integrasi Islam dan sains yang menjadi semboyan utama berdirinya Universitas Islam Negeri (UIN) yang merupakan ekspansi dari IAIN dan STAIN. Upaya ijtihadi hubungan Islam dan sains di UIN melahirkan beberapa model, di antaranya: jaring laba-laba (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), pohon ilmu (UIN Maliki Malang), dan twins tower (UIN Sunan Ampel Surabaya). Walaupun model integrasi itu belum sepenuhnya melembaga, namun upaya itu patut dihargai karena membangun paradigma keilmuan memerlukan beberapa generasi sampai menemukan suatu mazhab keilmuan (school of knowledge) tertentu. Buku yang merupakan hasil penelitian disertasi, yang mengkaji tentang integrasi Islam dan sains dalam kurikulum di UINSA Surabaya, ini boleh dikatakan sebagai penelitian awal yang diharapkan dapat mengilhami dan sekaligus sebagai pijakan bagi peneliti-peneliti berikutnya sejalan dengan semakin matangnya konsep integrasi itu sendiri. Prof. Dr. Tobroni, M.Si. Guru Besar Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, kita memuji, meminta, pertolongan, memohon ampunan dan meminta petunjuk kepada-Nya. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, niscaya tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Sebaliknya, barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, niscaya tidak akan ada penolong yang memberi petunjuk baginya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw. serta para sahabat dan pengikut beliau. Keberadaan buku atau bahan materi mata pelajaran bagi siswa dan guru memiliki kedudukan yang sangat penting, bahan tersebut merupakan penjabaran dan pengembangan dari kurikulum suatu pelajaran. Dalam perkembangannya, buku-buku referensi sangatlah beragam. Untuk itu penulis buku bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII merasa bertanggung jawab untuk menyusun dan membuat bahan yang baik dan terjangkau oleh siswa, sebagai salah satu referensi mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang representatif. Prosedur pembuatan buku ini mengikuti perkembangan kurikulum yang siap menyongsong revolusi industri 4.0 berisi panduan untuk dipraktekkan dan diamalkan siswa Learning and Innovation Skills Abad 21 yang mengintegrasikan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), literasi, 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration dan Communication) serta mengembangkan soal sesuai kriteria ketentuan soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Akhirul kalam kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya buku ini, penulis ucapkan terima kasih terutama kepada penerbit yang telah menerbitkan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat dan tercatat seabgai itikad baik dan menjadi amal saleh yang diterima Allah Swt. Amiin. Kritik dan saran selalu penulis harapkan untuk kebaikan buku ini. Semoga Allah Swt. meridhai niat dan usaha kita bersama dalam upaya mewujudkan peserta didik yang cerdas beriman. Jakarta, Oktober 2019
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Secara garis besar isi buku ini mengenai analisis pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, proses pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam, strategi pembelajaran melalui Pendekatan Saintifik, analisis dan pengembangan kompetensi sikap spiritual peserta didik dalam konteks Kurikulum 2013 yang terdapat pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, pengembangan motivasi pembelajaran bagi peserta didik. Semoga dengan hadirnya buku ini dapat memberikan referensi yang begitu jelas bagi para akademisi, terlebih bagi para pendidik yang mengampu tugas di sekolah maupun madrasah. Tidak lupa buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan para pendidik dan para akademisi untuk mencapai kompetensi yang diharapkannya bagi peserta didik yang menjadi binaannya masing-masing, yang telah disesuaikan dengan Kurikulum 2013. Sehingga dengan demikian, buku ini layak di baca insan akademik dalam menambah wawasan khasanah keilmuan pendidikan dalam memberikan asupan pengetahuan kepada peserta didik supaya menjadi pribadi yang labih baik lagi. Tujuan dasar buku ini adalah menciptkan dan mewujudkan kesadaran pentingnya pendidikan bagi warga Negara Indonesia terutama pendidikan berbasis agama Islam agar terwujudnya nuansa ilmu pengetahuan di lingkungan sekolah dan madrasah sebagai salah satu wujud mendidik, membimbing, dan mencerdaskan anak bangsa.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini disusun selengkap mungkin sebagai referensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Islam maupun Perguruan Tinggi Umum, mengingat pentingnya pemahaman ajaran Islam secara utuh-komprehensif (kaffah), baik dimensi Akidah, Syariah, Akhlak, Sejarah dan Uswah. Hal ini dikarenakan, ketika ajaran Islam dipahami secara parsial, maka berisiko menjadi pribadi yang berkepribadian terbelah (split personality). Semisal oknum umat muslim yang aktif beribadah kepada Allah SWT, akan tetapi aktif pula bertindak intoleran dan meneror umat manusia yang secara gegabah dinilai “sesat”.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini diberi judul: Pemberdayaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Digunakan kata pemberdayaan dengan maksud agar Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diajarkan di sekolah semakin efektif dan mencapai tujuan yang diharapakan. Dengan demikian, isi pokok buku ini adalah menyajikan apa saja upaya yang dilakukan agar Pendidikan Agama Islam di sekolah membuahkan hasil sesuai dengan yang diharapkan dipandang dari berbagai aspek. Tidak dapat dimungkiri bahwa Pendidikan Agama Islam (PAI) mengalami berbagai problema. Problema-problema itu ada yang berasal dari pendidik, peserta didik, kurikulum, sarana prasarana, manajemen, pendekatan yang dilakukan, dan lain sebagainya. Berdasarkan problema yang dihadapi itulah sebagai landasan untuk dicarikan solusinya. Diharapkan buku ini akan menjadi bacaan bagi para guru agama, yang kepada merekalah tujuan utama ditulis buku ini, begitu juga buku ini dapat digunakan oleh calon guru agama yang sedang berkuliah di Fakultas Tarbiyah atau Program Studi Tarbiyah pada tingkat strata 1 dan Program Studi Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam pada program strata 2 dan 3, juga buku ini dapat digunakan oleh pemerhati dan pencinta pendidikan Islam. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Adapun tujuan penyusunan buku ini kegunaannya untuk memenuhi kewajiban sebagai dosen dalam pemberian materi kuliah supaya dapat tersedia buku acuannya, sehingga mahasiswa lebih memahami.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ajar PAI yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner merupakan alternatif bahan ajar untuk memperbaiki pembelajaran PAI di pergurauan tinggi. Dikatakan demikian karena implementasi PAI dengan pendekatan interdisipliner merupakan respons terhadap tantangan dan perkembangan zaman. Yakni PAI yang pandangan-pandangan dan analisis-analisisnya memanfaatkan dan mengaitkan antar berbagai disiplin ilmu maupun diskursus kontemporer. Dengan demikian, diharapkan mampu mengantarkan lahirnya output yang kritis, analitis, berwawasan luas, dan berjiwa terbuka. Sehingga, target dan cita-cita yang ingin dicapai oleh PAI itu sendiri sesuai dengan harapan masyarakat, yakni mencetak ilmuwan dan profesional yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan memiliki etos kerja, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kehidupan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pembaca yang budiman, buku yang ada ditangan Anda ini adalah kumpulan materi yang menjelaskan tentang Agama Islam secara komprehensif. Tiga pilar utama agama Islam, yaitu: Akidah, Syari`ah dan Akhlak diuraikan dengan sistematis dan rinci. Tujuannya dalah untuk menciptakan tashawwur (pemahaman) yang baik terhadap agama yang sempurna ini. Dengan demikian kita mampu menjalankan agama ini berdasarkan Ilmu dan Iman. Disamping itu, Islam tidak saja agama yang berorintasi kepada kehidupan akhirat. Akan tetapi Islam juga memperikan perhatian pada kehidupan dunia secara berimbang. Oleh sebab itu, Islam membenci segala benuk ke-jumud-an dalam berfikir dan mendorong manusia untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Banyak ayat ataupun hadis yang menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Namun, dibalik pencapain itu semua harus kita sadari bahwa tujuan dibalik penciptaan manusia dan segala pencapaiannya adalah untuk beribadah kepada Allah Swt. Manusia tidak akan pernah bisa dekat dengan Allah Swt yang telah menciptakannya dan alam semesta kecuali dengan Islam sebagai jalan yang lurus dalam kehidupan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pendidikan Agama Islam yang merupakan bagian dari materi pendidikan yang diajarkan di dalam suatu lembaga pendidikan, memberikan suatu harapan kepada peserta didik untuk dapat “beragama yang baik” dan mampu mengamalkan segala sesuatu yang telah diajarkan dalam mata pelajaran tersebut. Namun pada kenyataannya, Pendidikan Agama Islam yang diajarkan di berbagai lembaga pendidikan, dewasa ini mengalami berbagai macam tantangan dan kritik dari berbagai pihak. Selama ini telah banyak pemikiran dan kebijakan yang diambil dalam rangka peningkatan kualitas Pendidikan Agama Islam yang diharapkan mampu memberikan nuansa baru bagi pengembangan sistem pendidikan di Indonesia dan sekaligus hendak memberikan kontribusi dalam menjabarkan makna Pendidikan Nasional yang berfungsi sebagai kemampuan dan membangun watak serta peradaban bangsa yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Manusia merupakan makhluk unik bila dibandingkan dengan mahluk yang lainnya. Keunikan manusia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah secara biologis manusia memiliki sistem biologis yang sempurna, tak hayal al-Quran menyebutnya dengan sebutan Ahsan al-Taqwim (paling sempurnanya ciptaan).[1] Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwa, manusia dilengkapi dengan akal budi (hati), sehingga terdapat kurva naik turun dalam prilakunya dan terkadang menyebabkan mereka disebut dengan Asfala Safiliin, jika berbuat keburukan. Hal inilah yang membedahkan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Belum lagi pandangan kaum sosiolog, manusia disebut dengan makhluk sosial, Zoon Polition. Dalam istilah agama Islam disebut dengan Hablun Min al-Nas. Menariknya, Islam membaginya lagi dengan istilah Hablun Min Allah. Begitu pula para filosof menyebut manusia dengan istilah Hayawan al-Natiqun (makhluq yang bisa berfikir), dengan akalnya, manusia berbeda dengan makhluq lainnya. [1] Lihat surat al-Tin ayat: 4.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa serta mayoritas penduduk di Indonesia adalah beragama Islam. Namun pendidikan agama (juga Pendidikan Agama Islam) di lembaga pendidikan umum termasuk pada Perguruan Tinggi Umum belum terdapat posisi yang diharapkan oleh sebagian kalangan. Hal ini terutama dalam sistem pembelajarannya, legitimasi dari lingkungan kampus, dan porsi jam mata kuliahnya. Walaupun tak dipungkiri adakala ditemui fasilitas dan berbagai kegiatan keagamaan Islam di kampus PTU. Misalnya tersedianya Masjid, laboratorium PAI, buku bernuansa agama Islam, ekstrakurikuler (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bernuansa Islam, dan diadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian. Ataupun bentuk kegiatan ilmiah dan formal yang bernuansa Islam, salah satu contohnya diadakan pembekalan keagamaan bagi mahasiswa baru saat dilaksanakan proses orientasi (OSPEK).