PENGARUH BASIS (PARAFIN CAIR DAN VASELIN ALBUM) TERHADAP SIFAT FISIK DAN STABILITAS SEDIAAN LIP BALM EKSTRAK BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L)
Lip balm merupakan suatu sediaan yang diaplikasikan pada bibir guna mencegah terjadinya pengeringan bibir dan melindungi dari pengaruh lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ekstrak daun bayam merah dapat diformulasikan menjadi sediaan lip balm dan mengatahui apakah basis parafin cair dan vaselin album dapat berpengaruh pada uji sifat fisik dan stabilitas sediaan lip balm. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di Universitas Jendral Soedirman untuk uji determinasi dan Laboratorium Farmasetika STIkes Ibnu Sina Ajibarang untuk formulasi serta pengujian. Sediaan lip balm dibuat dengan variasi basis parafin cair (F1= 30%) dan vaseliin album (F2= 30%), dilakukan uji stabilitas cycling test melalui parameter uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji hedonik. Analisi data menggunakamn Dependent T Test dan Independent T Test. Hasil menunjukan bahwa ekstrak daun bayam merah dapat diformulasikan menjadi sediaan lip balm, setiap formulasi berbentuk semi padat dan homogen, tatapi F2 replikasi 2 dan 3 masih terdapat pertikel kasar, sediaan F1 dan F2 berwarna hijau kecoklatan, dan hasil uji pH, uji daya sebar dan uji daya lekat tidak mengalami perubahan signifikan setelah cycling test. Uji kesukaan menunjukan bahwa panelis lebih suka pada F1 (basis parafin cair) dengan persentase suka 25%.