Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

54 hasil
Subjek: -
DaftarKartu
ResearchOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan Dalam Menghadapi Covid-19 di Indonesia

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> Upaya menjaga daya tahan tubuh dalam menghadapi COVID-19 dilakukan dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan seimban, istirahat cukup, olahraga/aktifivitas fisik teratur dan cukup paparan sinar matahari. Apabila diperlukan dapat menggunakan suplemen kesehatan dan herbal untuk membantu memelihara daya tahan tubuh</p>

67 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessMetadata saja

Peran Farmasi di Era Pandemi

•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<div class="page" title="Page 6"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p> <span style="font-size: 12.000000pt; font-family: 'TimesNewRomanPSMT'">Sektor kesehatan merupakan sektor yang dibutuhkan sepanjang masa. Farmasi merupakan sektor kesehatan yang berhubungan dengan obat dan pelayanan kefarmasian. Dengan adanya kegiatan Webinar mengenai tantangan farmasi di era pandemik COVID-19 diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan, pemahaman dan berbagai permasalahan pada farmasi&nbsp;</span></p> </div> </div> </div> <p> &nbsp;</p>

67 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kandungan hidrokuinon pada krim pencerah merek x yang dijual di shopee menggunakan metode klt dan spektrofotometri uv-vis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Krim pencerah wajah yang dijual secara daring berpotensi mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon yang penggunaannya dibatasi dalam produk kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan dan menentukan kadar hidrokuinon pada krim pencerah merek X yang dijual di Shopee.penelitian dilakukan secara kualitatif menggunakan metode kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis terhadap 4 sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis KLT dilakukan menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak metanol:kloroform (25:25), kemudian diamati pada sinar UV 254 nm. Penetapan kadar dilakukan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 295 nm. Hasil penelitian menunjukkan sampel C dan sampel D mengandung hidrokuinon dengan nilai Rf sebesar 0,8 mendekati nilai Rf baku hidrokuinon 0,91, sedangkan sampel A dan B negatif. Rata-rata kadar hidrokuinon pada sampel C sebesar 14,3975% ± 1,110% dan sampel D sebesar 16,545% ± 0,643%. Hasil uji Independent Sampel t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hidrokuinon antar kedua sampel (p=0,172), tetapi kadar keduanya jauh melebihi batas BPOM RI sebesr 0,02%. Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2019, kedua sampel tidak memenuhi persyaratan keamanan kosmetik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA MERK MINUMAN BERKLAIM MENGANDUNG VITAMIN C MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mengevaluasi kadar vitamin C pada berbagai merek minuman yang mengklaim mengandung vitamin C yang beredar di minimarket daerah Ajibarang Kulon menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif-komparatif. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak enam merek minuman yaitu Hemaviton C1000, You C1000, Oronamin C Drink, Adem Sari Vitamin C Herbal, Immunizer, dan Floridina. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan pereaksi Benedict dan kromatografi lapis tipis (KLT), sedangkan analisis kuantitatif dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi amonium molibdat 5% pada panjang gelombang 570 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar vitamin C pada sampel A sebesar 0,062 mg/mL, sampel B sebesar 0,250 mg/mL, sampel C sebesar 9,625 mg/mL, sampel D sebesar 3,437 mg/mL, sampel E sebesar 9,250 mg/mL, dan sampel F sebesar 4,000 mg/mL. Hasil perbandingan dengan label menunjukkan adanya perbedaan kadar aktual dengan kadar yang dicantumkan pada kemasan produk. Metode spektrofotometri UV-Vis menunjukkan linearitas yang sangat baik dengan persamaan regresi y = 0,0126x + 0,0286 dan koefisien korelasi (R²) sebesar 0,9967.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kandungan Furosemid pada jamu pelangsing yang dijual di marketplace menggunakan metode klt dan spektrofotometri uv- vis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamu pelangsing merupakan salah satu produk obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk menurunkan berat badan. Peredaran jamu pelangsing dengan klaim berlebih di marketplace menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan produk, terutama adanya penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti furosemid yang dilarang dalam obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menentukan kadar furosemid pada jamu pelangsing yang dijual di marketplace. Penelitian ini merupakan deskriptif eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan metode analisis kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak tiga produk jamu pelangsing dari Shopee berdasarkan kriteria memiliki klaim berlebih dan tingkat penjualan tinggi. Fase gerak yang digunakan adalah etil asetat : metanol (6:4), identifikasi dilakukan berdasarkan nilai Rf dan pengamatan bercak di bawah sinar UV, sedangkan penetapan kadar dilakukan menggunakan kurva kalibrasi pada panjang gelombang maksimum 371 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga sampel yang diuji, hanya sampel B yang positif mengandung furosemid dengan nilai Rf sebesar 0,73 dan kadar sebesar 0,759% ± 0,044%, sedangkan sampel C dan S dinyatakan negatif. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012 tentang obat tradisional, sehingga produk tersebut melanggar ketentuan karena mengandung BKO dan berpotensi membahayakan kesehatan konsumen

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI SEDIAAN TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) DENGAN VARIASI ASAM-BASA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Inflamasi merupakan respon biologis tubuh terhadap cedera atau infeksi yang sering menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, sehingga diperlukan alternatif terapi yang efektif dan praktis. Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi yang berasal dari kandungan senyawa metabolit sekunder, terutama flavonoid, namun pemanfaatannya masih terbatas dalam bentuk sediaan yang kurang praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi asam-basa terhadap karakteristik fisik tablet effervescent ekstrak daun bandotan serta menentukan konsentrasi optimum untuk menghasilkan tablet yang memenuhi persyaratan. Variasi konsentrasi yang digunakan yaitu 50% (Formula I), 55% (Formula II), dan 60% (Formula III). Metode penelitian meliputi pembuatan ekstrak, pengeringan menggunakan aerosil, granulasi basah, dan pencetakan tablet yang dilakukan pada tahun 2026. Evaluasi meliputi uji organoleptis, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu larut. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul memiliki sifat alir yang baik. Tablet yang dihasilkan memiliki bentuk seragam, keseragaman bobot dan kekerasan memenuhi syarat, sedangkan kerapuhan menunjukkan Formula III tidak memenuhi syarat (2,40%). Uji waktu larut menunjukkan seluruh formula tidak memenuhi standar (>5 menit), diduga akibat kelembapan yang memicu reaksi effervescent dini. Disimpulkan bahwa variasi konsentrasi berpengaruh terhadap karakteristik fisik tablet dan Formula II merupakan konsentrasi paling optimal, meskipun belum memenuhi persyaratan waktu larut sehingga masih diperlukan optimasi lebih lanjut

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MOLECULAR DOCKING SENYAWA TURUNAN TRITERPENOID DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) SEBAGAI NEUROPROTEKTIF PADA ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan salah satu gangguan neurodevelopmental yang disebabkan oleh ketidakseimbangan sistem dopaminergik dan noradrenergik di otak yang biasanya muncul di masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga usia dewasa, pengobatan gangguan ini biasanya menggunakan obat-obatan sintestis seperti atomoxetine dengan efek samping mual, sakit perut, kelelahan, pusing, dan insomnia, sehingga diperlukan terapi konvensional yang berasal dari tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menemukan senyawa turunan triterpenoid daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dalam melindungi dan menghambat NET dan profil ADME-T. Metode penelitian yang digunakan adalah in silico moleculer docking menggunakan software PyRx 0.8, Biovia 2025, ChemDraw Pro 16.0, Toxtree v3.1.0, dan website PDB, PubChem, PreADMET 2.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa senyawa yang paling berprotensi berupa centellasaponin C dan centellasaponin D dengan nilai energi ikatan yaitu -10,7 serta nilai Ki sebesar 0,0101 µM, sedangkan senyawa yang paling berpotensi berdasarkan kemiripan residu asam amino adalah senyawa madasiatic acid berupa Ala477. Analisis ADME-T dari senyawa turunan triterpenoid daun pegagan menunjukan senyawa terabsorbsi melalui gastrointestinal, terdistribusi melalui blood brain barrier, menghambat metabolisme enzim CYP2C9 dan CYP3A4 dan dapat diekskresikan melalui kulit. Beberapa senyawa bersifat toksik, tidak bersifat karsinogenik, dan tidak bersifat mutagenik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI IN SILICO TURUNAN FLAVONOID DAN ALKALOID DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI MODULATOR APOPTOSIS PROTEIN BCL-2 PADA KANKER PAYUDARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tinggi pada wanita. Salah satu penyebabnya adalah gangguan mekanisme apoptosis akibat peningkatan ekspresi protein B Cell Lymphoma 2 yang berperan sebagai protein antiapoptosis. Daun pepaya (Carica papaya L.) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa turunan flavonoid dan alkaloid daun pepaya sebagai modulator protein BCL-2 pada kanker payudara secara in silico. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental deskripif. Metode penelitian dilakukan menggunakan molecular docking, prediksi profil farmakokinetik dan toksisitas (ADME-T). Doxorubicin digunakan sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa flavonoid dan alkaloid memiliki energi ikatan yang stabil dan mampu berinteraksi dengan residu asam amino penting pada protein BCL-2. Prediksi ADME-T menunjukkan sebagian besar senyawa memiliki profil farmakokinetik yang baik dan tingkat toksisitas yang lebih rendah dibandingkan doxorubicin. Senyawa turunan flavonoid dan alkaloid daun pepaya berpotensi dikembangkan sebagai kandidat obat antikanker payudara melalui modulasi protein BCL-2.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

cost effectiveness analysis (CEA) terapi antibiotik pada pengobatan penyakit pneumonia di RSUD majenang tahun 2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang memiliki angka kejadian tinggi di RSUD Majenang. Penggunaan terapi antibiotik yang tepat dan efisien sangat penting dalam mengoptimalkan luaran klinis pasien serta mengendalikan biaya pelayanan kesehatan, khususnya pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/BPJS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya dari penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan rancangan studi observasional secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling terhadap rekam medis dan data keuangan pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 35 sampel pasien (20 pasien ceftriaxone injeksi dan 15 pasien levofloxacin infus). Parameter yang dianalisis meliputi total biaya medis langsung, efektivitas klinis berdasarkan lama rawat inap (Length of Stay/LOS), serta kalkulasi Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki (57,14%) dan kelompok usia lanjut (54,29%). Rata-rata lama rawat inap (Length of Stay) kelompok ceftriaxone injeksi adalah 3,55 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.029.490,-. Pada kelompok levofloxacin infus, rata-rata lama rawat inap adalah 4,00 hari dengan rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp6.388.413,-. Hasil perhitungan ACER untuk ceftriaxone injeksi dan levofloxacin infus masing-masing sebesar Rp1.698.448,-/hari dan Rp1.597.103,-/hari. Nilai ICER yang diperoleh adalah sebesar Rp797.607,-. Berdasarkan pemetaan Cost-Effectiveness Plane (CEP), ceftriaxone berada pada Kuadran II (Dominan). Kesimpulan: Penggunaan antibiotik ceftriaxone injeksi lebih cost-effective dibandingkan levofloxacin infus pada pengobatan pasien pneumonia rawat inap di RSUD Majenang tahun 2024 karena menghasilkan total biaya medis langsung yang lebih rendah dan lama perawatan yang lebih singkat.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA MERK BERKLAIM MENGANDUNG VITAMIN C MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mengevaluasi kadar vitamin C pada berbagai merek minuman yang mengklaim mengandung vitamin C yang beredar di minimarket daerah Ajibarang Kulon menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif-komparatif. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak enam merek minuman yaitu Hemaviton C1000, You C1000, Oronamin C Drink, Adem Sari Vitamin C Herbal, Immunizer, dan Floridina. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan pereaksi Benedict dan kromatografi lapis tipis (KLT), sedangkan analisis kuantitatif dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi amonium molibdat 5% pada panjang gelombang 570 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar vitamin C pada sampel A sebesar 0,062 mg/mL, sampel B sebesar 0,250 mg/mL, sampel C sebesar 9,625 mg/mL, sampel D sebesar 3,437 mg/mL, sampel E sebesar 9,250 mg/mL, dan sampel F sebesar 4,000 mg/mL. Hasil perbandingan dengan label menunjukkan adanya perbedaan kadar aktual dengan kadar yang dicantumkan pada kemasan produk. Metode spektrofotometri UV-Vis menunjukkan linearitas yang sangat baik dengan persamaan regresi y = 0,0126x + 0,0286 dan koefisien korelasi (R²) sebesar 0,9967.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KANDUNGAN FUROSEMID PADA JAMU PELANGSING YANG DIJUAL DI MARKETPLACE MENGGUNAKAN METODE KLT DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamu pelangsing merupakan salah satu produk obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk menurunkan berat badan. Peredaran jamu pelangsing dengan klaim berlebih di marketplace menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan produk, terutama adanya penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti furosemid yang dilarang dalam obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menentukan kadar furosemid pada jamu pelangsing yang dijual di marketplace. Penelitian ini merupakan deskriptif eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan metode analisis kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak tiga produk jamu pelangsing dari Shopee berdasarkan kriteria memiliki klaim berlebih dan tingkat penjualan tinggi. Fase gerak yang digunakan adalah etil asetat : metanol (6:4), identifikasi dilakukan berdasarkan nilai Rf dan pengamatan bercak di bawah sinar UV, sedangkan penetapan kadar dilakukan menggunakan kurva kalibrasi pada panjang gelombang maksimum 371 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga sampel yang diuji, hanya sampel B yang positif mengandung furosemid dengan nilai Rf sebesar 0,73 dan kadar sebesar 0,759% ± 0,044%, sedangkan sampel C dan S dinyatakan negatif. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012 tentang obat tradisional, sehingga produk tersebut melanggar ketentuan karena mengandung BKO dan berpotensi membahayakan kesehatan konsumen

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kandungan hidrokuinon pada krim pencerah merek X yang dijual di shopee menggunakan metode KLT dan spektrofotometri UV-Vis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Krim pencerah wajah yang dijual secara daring berpotensi mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon yang penggunaannya dibatasi dalam produk kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan dan menentukan kadar hidrokuinon pada krim pencerah merek X yang dijual di Shopee.penelitian dilakukan secara kualitatif menggunakan metode kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis terhadap 4 sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis KLT dilakukan menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak metanol:kloroform (25:25), kemudian diamati pada sinar UV 254 nm. Penetapan kadar dilakukan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 295 nm. Hasil penelitian menunjukkan sampel C dan sampel D mengandung hidrokuinon dengan nilai Rf sebesar 0,8 mendekati nilai Rf baku hidrokuinon 0,91, sedangkan sampel A dan B negatif. Rata-rata kadar hidrokuinon pada sampel C sebesar 14,3975% ± 1,110% dan sampel D sebesar 16,545% ± 0,643%. Hasil uji Independent Sampel t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hidrokuinon antar kedua sampel (p=0,172), tetapi kadar keduanya jauh melebihi batas BPOM RI sebesr 0,02%. Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2019, kedua sampel tidak memenuhi persyaratan keamanan kosmetik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Molecular Docking Senyawa Turunan Triterpenoid Daun Pegagan (Centella Asiatica (L.) Urban) Sebagai Neuroprotektif Pada Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan salah satu gangguan neurodevelopmental yang disebabkan oleh ketidakseimbangan sistem dopaminergik dan noradrenergik di otak yang biasanya muncul di masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga usia dewasa, pengobatan gangguan ini biasanya menggunakan obat-obatan sintestis seperti atomoxetine dengan efek samping mual, sakit perut, kelelahan, pusing, dan insomnia, sehingga diperlukan terapi konvensional yang berasal dari tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menemukan senyawa turunan triterpenoid daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dalam melindungi dan menghambat NET dan profil ADME-T. Metode penelitian yang digunakan adalah in silico moleculer docking menggunakan software PyRx 0.8, Biovia 2025, ChemDraw Pro 16.0, Toxtree v3.1.0, dan website PDB, PubChem, PreADMET 2.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa senyawa yang paling berprotensi berupa centellasaponin C dan centellasaponin D dengan nilai energi ikatan yaitu -10,7 serta nilai Ki sebesar 0,0101 µM, sedangkan senyawa yang paling berpotensi berdasarkan kemiripan residu asam amino adalah senyawa madasiatic acid berupa Ala477. Analisis ADME-T dari senyawa turunan triterpenoid daun pegagan menunjukan senyawa terabsorbsi melalui gastrointestinal, terdistribusi melalui blood brain barrier, menghambat metabolisme enzim CYP2C9 dan CYP3A4 dan dapat diekskresikan melalui kulit. Beberapa senyawa bersifat toksik, tidak bersifat karsinogenik, dan tidak bersifat mutagenik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail