Profil penulis
M.
177 karya publik ditemukan.
SEDIAAN FARMASI SOLIDA
Buku ini membahas tentang sediaan farmasi solida yaitu pulvis, pulveres, kapsul, tablet dan pil. Buku ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan akan buku – buku farmasi dan membantu mahasiswa farmasi untuk mengenal sediaan farmasi solida. Semoga dengan diterbitkannya buku ini dapat menjadi pelengkap untuk mahasiswa dalam belajar tentang sediaan farmasi solida dan dapat menjadi manfaat bagi pembacanya.
PENGANTAR FARMASI SOSIAL
Buku ini membahas mengenai pelaksanaan farmasi komunitas dalam memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat yang semakin berbasis patient oriented. Selain itu juga buku ini menjelaskan mengenai peran apoteker dalam melakukan praktek keprofesian. Semoga buku ini dapat menuntun pembaca untuk lebih memahami praktek kefarmasian di komunitas.
FARMASI KOMUNITAS
Buku ajar ini secara garis besar berisitentang konsep dasar apotek, pendirian apotek, pengelolaan apotek, pengelolaan resep dan obat-obat khusus, pelayanan apotek, penetapan harga obat vipengelolaan keuangan apotek, dan jaminan mutu pelayanan apotek. Penyusunan buku ajar ini merupakan salah satu upaya untuk melengkapi bahan ajar pada mata kuliah Farmasi Komunitas.
PENGANTAR FITOKIMIA
Modul Praktikum Botani Farmasi
Petunjuk Praktikum Kimia Sintesis
Aplikasi Komputer Farmasi
Buku ajar Aplikasi Komputer Farmasi merupakan hasil karya penelitian penyusun yang didanai Kemenristekdikti anggaran 2019. Penyusun Buku Ajar Aplikasi Komputer Farmasi adalah Halimah Tus Sadiah, M.Kom Muhamad Saad Nurul Ishlah, M.Comp Nisa Najwa Rokhmah S.Farm, Apt, M.Farm Zaldy Rusli, M.Farm Buku ajar ini disusun untuk digunakan oleh Mahasiswa dan masyarakat umum sebagai panduan dalam mempelajari aplikasi komputer dan farmasi. Buku Aplikasi Komputer Farmasi akan memandu mahasiswa Farmasi untuk menguasai aplikasi dasar sebagai pendukung penelitian mahasiswa. Buku Aplikasi Komputer Farmasi terdiri atas 5 unit, yaitu Unit 1 : Aplikasi Pengolah Kata, yaitu Microsoft word sebagai aplikasi pengolah kata Unit 2 : Aplikasi Pengolah Data, yaitu Penelitian Eksperimen, Penelitian Non Eksperimen, Pengolahan Data Eksperimen menggunakan Excel, Pengolahan Data Eksperimen menggunakan SPSS, Pengolahan Data Non Eksperimen menggunakan Excel, Pengolahan Data Non Eksperimen menggunakanSPSS. Unit 3 : Aplikasi Presentasi, yaitu Microsoft Powerpoint sebagai aplikasi presentasi Unit 4 : Aplikasi Web terdiri atas 4 Bab, yaitu Media Sosial, E-commerce,E-Learning, Aplikasi Produk Google Unit 5 : Aplikasi di Bidang Farmasi, yaitu Aplikasi Drugs E-dictionary Hasil penelitian penyusun terdapat pada bagian unit 5, yaitu aplikasi di Bidang Farmasi dimana isi kontennya adalah mengenai aplikasi drugs e-dictionary. Adapun buku ajar ini dilengkapi dengan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Ringkasan, serta Latihan di setiap babnya.
Dukun dan Bidan Dalam Perspektif Sosiologi
Buku yang berjudul, Dukun dan Bidan Dalam Perspektif Sosiologi, buku ini disajikan sebagai bahan bacaan ilmiah yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan para staf pengajar, dalam rangka menambah wawasan pengetahuan terkait dukun dan bidan, khususnya mahasiswa kebidanan yang hampir dipastikan, tidak lagi termotivasi untuk membaca buku2 terkait dengan dukun, mengingat eranya tidak lagi menjumpai banyak dukun, kalaupun ada dukun pasti sudah tua sehingga untuk diajak bermitra atau berkolaborasi sudah sulit, terutama disebabkan faktor komunikasi. Buku ini mencoba memaparkan beberapa hasil penelitian, argument maupun pendapat orang lain yang terkait dengan dukun dan bidan, paling tidak menyadarkan kita bahwa, sejarah mencatat bahwa sebelum adanya profesi bidan, yang menolong persalinan adalah seorang dukun,atau biasa disebut, sanro, atau tabib, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, dukun secara perlahan- lahan kehilangan lahan pekerjaan dan tergantikan dengan seorang bidan, kalau kita bertanya kepada mereka yang saat ini telah berumr diatas 50 tahun , hampir dipastikan bahwa mereka yang menolong sewaktu dilahirkan adalah seorang dukun, terutama didaerah pedesaan, karena memang waktu itu masih sangat sedikit bidan, kalaupun ada hanyalah tinggal diperkotaan. Terlepas dari semua itu, kami menyadari baha buku ini masih sangat banyak kelemahan dan kekurangan, lantaran keterbatasan kemampuan yang kami miliki, oleh karena itu kami sangat mengharapkan masukan dan saran ilmiah supaya buku ini dapat disempurnakan kedepan jauh lebih baik.
BUKU STANDAR KOMPETENSI KERJA PERAWAT
Peningkatan kinerja tenaga kesehatan merupakan salah satu upaya peningkatan layanan kesehatan. Dalam layanan keperawatan juga di harapkan seorang perawat dalam melakukan praktik keperawatan harus sesuai dengan standar profesi yang sudah ditetapkan profesi keperawatan. Perawat merupakan profesi yang cukup mengambil andil besar dalam kegiatan operasional rumah sakit. Kualitas perawat yang meningkat diharapkan dapat bekerja secara produktif dan profesional sehingga dapat mencapai kinerja sesuai standar yang ditetapkan rumah sakit. Hal yang menjadi penunjang keberhasilan perawat salah satunya adalah kemampuan kerja. Untuk mencapai kinerja yang memuaskan maka diperlukan kemampuan profesional dan pencapaiannya harus melalui beberapa tahap. Kemampuan kerja yang memadai dapat meningkatkan kinerja perawat sehingga mendukung pelaksanaan tugas secara efektif dan efisisen. Untuk menyiapkan sumber daya manusia khususnya perawat yang berkualitas sesuai dengan tuntutan dunia keperawatan maka buku ini bertujuan dalam membahas standar kompetensi kerja perawat agar terwujud hubungan timbal balik yang positif dalam pelaksanaan praktik keperawatan. Buku ini membahas: Keperawatan sebagai profesi, Standart praktik keperawatan di Indonesia maupun di luar negeri, Interprofessional Collaboration Dan Education.
Pengetahuan Dan Sikap Perawat Terhadap Penggunaan Alat Perlindung Diri (APD)
Pengendalian bahaya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan alat pelindung diri (APD). APD merupakan suatu alat yang dipakai untuk melindungi diri atau tubuh terhadap bahaya-bahaya kecelakaan kerja, dimana secara teknis dapat mengurangi tingkat keparahan dari kecelakaan kerja yang terjadi. Peralatan pelindung diri tidak menghilangkan atau mengurangi bahaya yang ada, peralatan ini hanya mengurangi jumlah kontak dengan bahaya dengan cara penempatan penghalang antara tenaga kerja dengan bahaya
APLIKASI CARING PERAWAT SEBAGAI PENUNJANG KESEMBUHAN KLIEN
Caring adalah dasar dari keperawatan, dengan fokus utama adalah hubungan antara perawat dan pasien. Caring merupakan sifat dasar manusia untuk membantu, memperhatikan, mengurus, dan menyediakan bantuan, serta memberi dukungan kepada orang lain (klien). Caring harus ditanamkan kepada seorang perawat karena caring sangat dibutuhkan dalam melakukan asuhan keperawatan. Dengan begitu klien akan merasa dirinya diperhatikan, diberikan kenyaman,juga keamanan. Sehingga dapat membantu mempercepat kesembuhannya. Ada banyak teori yang dikemukakan mengenai Caring itu sendiri. Salah Satunya adalah teori Caring menurut Jean Watson. Menurut Jean Watson sikap caring merupakan suatu hubungan transaksi antara penerima dan pemberi asuhan. Jean Watson dikenal dengan teorinya yaitu “Theory of caring”. Beliau juga memaparkan sepuluh faktor caratif yang sampai saat ini diterapkan disetiap proses asuhan keperawatan. Teori Watson ini mengedepankan perilaku perawat yang holistic dan altuistik, yaitu mengedepankan perilaku perawat dalam meningkatkan kesembuhan pasien. Sementara Caring menurut swanson adalah pemberian asuhan keperawatan yang memiliki nilai berharga dimata klien dan memiliki komitmen dan tanggung jawab. Teori caring oleh Swanson ini juga menjelaskan bahwa seorang perawat harus bisa mengerti atas kejadian lampau yang berarti dalam kehidupan seseorang, hadir secara emosional, meberikan pelayanan kepada orang lain seperti diri sendiri, menjadi jembatan untuk membantu orang lain dalam menjalani transisi kehidupan, serta mendekatkan diri untuk menaruh kepercayaan seseorang. Buku ini bertujuan untuk menjelaskan “Aplikasi Caring Perawat Sebagai Penunjang Kesembuhan Klien”.
MONOGRAF ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) TERHADAP KINERJA PERAWAT
Buku Monograf ini diharapkan bisa menjadi tambahan referensi bagi para akademisi dan tenaga kesehatan khususnya para perawat dalam rangkah menambah hasanah pengetahuan tentang Organizational Citizenship Behavior (OCB) untuk mrningkatkan kinerja perawat.
Buku Ajar Asuhan Kebidanan Patologi Bagi Bidan
Buku yang berjudul “Buku Ajar Asuhan Kebidanan Patologi bagi Bidan” ini berisikan tentang berbagai pengetahuan asuhan kebidanan dalam berbagai aspek, seperti; konseling dalam asuhan kebidanan patologi dan kegawatdaruratan maternal neonatal, asuhan kebidanan patologi kehamilan, asuhan kebidanan patologi persalinan, asuhan kebidanan patologi bayi baru lahir, dan asuhan kebidanan patologi pada neonatus. Penulis berusaha menggunakan cara berpikir sederhana dan bahasa yang praktis sehingga dapat digunakan sebagai panduan dalam memahami buku ini. Penulis berharap dengan adanya buku ini pembaca dapat mengerti bagaimana mempraktikkan asuhan kebidanan patologi yang dilakukan oleh bidan.
Cara Mudah Menjadi Bidan yang Komunikatif
Untuk mengantisipasi tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan di masyarakat, diperlukan satu pola penyeleng-ggaraan pendidikan bidan dengan berbagai perangkat antara lain; bahan ajar yang terstandar untuk dapat menghasilkan tenaga bidan yang berkualitas baik dari segi pengetahuan, keterampilan, cara berkomunikasi maupun sikap professional nya. Nah, Bagaimana cara-cara menjadi bidan yang komunikatif?? cari jawabannya di buku ini [Penerbit Deepublish, Deepublish, Bidan, Buku Ajar Kebidanan]
PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN PROFESIONALISME BIDAN
Buku buku yang pernah diterbitkan : “Buku Ajar Ilmu Kesehatan Masyarakat Untuk Mahasiswa Bidan”, “Promosi Kesehatan untuk mahasiswa Kebidanan”, Praktek Kebidanan Komunitas dengan Pendekatan PKMD”, “ Sosial Budaya Dasar untuk Mahasiswa Kebidanan”, “Ilmu Kesehatan Masyarakat”,”Untaian Penyuluhan KIA: Kesehatan Ibu dan Anak”, “ Himpunan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat”, “Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kesehatan dalam Kebidanan”, “ Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan untuk Bidan”, Epidemiologi dalam Kebidanan”, dan Buku Kebidanan Komunitas”. Kembali dipersembahkan untuk mahasiswa bidan buku dengan judul “PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN PROFESIONALISME BIDAN” berisi tentang : Pengembangan kepribadian, Pengenalan diri (self concept), Keunggulan diri, Kepribadian Sukses, Kecerdasan emosional (soft skill) dalam pengembangan kepribadian, Profesionalisme bidan, Bidan berkarakter, Motivasi berprestasi (achievement motivation), Kerjasama, Membangun etika kerja dan etos kerja, Kualitas Kepemimpinan (Leaderships qualities), Manajemen Waktu, Manajemen konflik, Manajemen stress dan Bidan Profesional dan berkarakter.
Etika Keperawatan Panduan Praktis Bagi Perawat Dan Mahasiswa Keperawatan Dalam Bertindak Dan Berperilaku
JUDUL : Etika Keperawatan Panduan Praktis Bagi Perawat Dan Mahasiswa Keperawatan Dalam Bertindak Dan Berperilaku Penulis : Nurohmat, S.KM, MH Indra Ruswadi, S.Kep., Ns., M.PH, DNM Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal :165 hlmn ISBN : 978-623-68729-1–8 SINOPSIS BUKU Perawat merupakan profesi yang berada di garis depan garda pelayanan kesehatan dituntut memiliki etika profesi (professional ethics) yang disebut etika keperawatan. Etika keperawatan adalah sikap hidup berupa keadilan untuk dapat/bisa memberikan suatu pelayanan keperawatan professional terhadap masyarakat itu dengan penuh ketertiban serta juga keahlian yakni sebagai pelayanan dalam rangka melakukan tugas yang merupakan kewajiban terhadap masyarakat. Etika profesi yang disusun dalam bentuk kode etik keperawatan ini berperan ialah sebagai sistem norma, nilai, serta aturan profesional dengan secara tertulis yang dengan tegas menyatakan apa yang benar/baik serta apa yang tidak benar/tidak baik bagi seorang professional dalam hal ini perawat. Buku ini disusun dalam 9 Bab, dimana 8 Bab berkaitan dengan materi etika keperawatan, sedangkan bab terakhir Penutup. Untuk lebih jelasnya, Bab 1 menguraikan tentang Konsep Nilai, Norma, Etika dan Moral, Bab 2 menguraikan tentang Etika dan Kode Etik Keperawatan, Bab 3 menguraikan tentang Hukum Kesehatan dan Keperawatan, Bab 4 menguraikan tentang Hak dan Kewajiban Perawat, Bab 5 menguraikan tentang Hak dan Kewajiban Pasien, Bab 6 menguraikan tentang Tanggung Jawab dan Tanggung Gugat Dalam Keperawatan, Bab 7 menguraikan tentang Aspek Legal dan Sistem Kredensial Perawat Indonesia, Bab 8 menguraikan tentang Penyelesaian Masalah Dilema Etik Dalam Keperawatan dan Bab 9 Penutup. Kelebihan Buku Etika Keperawatan, Panduan Praktis Bagi Perawat dan Mahasiswa Keperawatan Dalam Bertindak dan Berperilaku ini memberikan gambaran secara mendetail dan komprehensip tentang etika keperawatan dengan menggunakan bahasa yang mudah dan sederhana, dimana didalamnya ada latihan dan test yang dapat mengasah kemampuan mahasiswa juga perawat dan untuk mempermudah menjawabnya ditampilkan juga petunjuk dan kunci jawaban. sehingga tidak menutup kemungkinan profesi di luar keperawatanpun membaca buku ini. sehingga buku ini diharapkan mampu bersaing dengan buku sejenis di pasaran.