IKA PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Attention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan salah satu gangguan neurodevelopmental yang disebabkan oleh ketidakseimbangan sistem dopaminergik dan noradrenergik di otak yang biasanya muncul di masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga usia dewasa, pengobatan gangguan ini biasanya menggunakan obat-obatan sintestis seperti atomoxetine dengan efek samping mual, sakit perut, kelelahan, pusing, dan insomnia, sehingga diperlukan terapi konvensional yang berasal dari tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menemukan senyawa turunan triterpenoid daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dalam melindungi dan menghambat NET dan profil ADME-T. Metode penelitian yang digunakan adalah in silico moleculer docking menggunakan software PyRx 0.8, Biovia 2025, ChemDraw Pro 16.0, Toxtree v3.1.0, dan website PDB, PubChem, PreADMET 2.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa senyawa yang paling berprotensi berupa centellasaponin C dan centellasaponin D dengan nilai energi ikatan yaitu -10,7 serta nilai Ki sebesar 0,0101 µM, sedangkan senyawa yang paling berpotensi berdasarkan kemiripan residu asam amino adalah senyawa madasiatic acid berupa Ala477. Analisis ADME-T dari senyawa turunan triterpenoid daun pegagan menunjukan senyawa terabsorbsi melalui gastrointestinal, terdistribusi melalui blood brain barrier, menghambat metabolisme enzim CYP2C9 dan CYP3A4 dan dapat diekskresikan melalui kulit. Beberapa senyawa bersifat toksik, tidak bersifat karsinogenik, dan tidak bersifat mutagenik.
DIAN PARAMITA
2025 · Thesis · Open Access
Paparan sinar ultraviolet (UV) berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kulit sehingga diperlukan upaya perlindungan yang optimal seperti tabir surya. Buah tomat mengandung likopen sebagai antioksidan, sedangkan daun kersen mengandung flavonoid dan senyawa fenolik yang berpotensi memberikan perlindungan terhadap radiasi UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi ekstrak buah tomat dan daun kersen dapat di formulasikan sebagai sediaan lotion tabir surya dan mengetahui apakah sediaan lotion kombinasi ekstrak buah tomat dan daun kersen memiliki nilai SPF yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium teknologi farmasi STIKes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan variasi formulasi kombinasi ekstrak etanol buah tomat dan daun kersen F0 (0:0);F1 (1:0,8);F2 (5:0,5);F3 (9:0,2). Parameter yang diamati meliputi uji sifat fisik lotion;uji iritasi dan uji nilai SPF. Penentuan nilai SPF dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofoto metri UV-Vis. Analisis data menggunakan SPSS 25 uji t berpasangan;uji t tidak berpasangan; dan uji mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi ekstrak buah tomat dan daun kersen dapat di formulasikan sebagai sediaan lotion tabir surya yang memenuhi persyaratan mutu fisik dan aman digunakan. Nilai SPF yang diperoleh jika diurutkan dari yang tertinggi ialah (F3 19,61;F2 11,29;F1 10,78;F0 2,78) dengan nilai SPF tertinggi kategori proteksi ultra diperoleh oleh F3.
NABILLA SEPTIANA PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
CICI CAHYANI
2025 · Thesis · Open Access
Luka sayat merupakan salah satu jenis luka terbuka yang berisiko mengalami infeksi sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) sebagai sediaan krim serta mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat beberapa formulasi krim minyak sacha inchi (%b/v) yaitu F0=0, F1=1,5, F2=2, dan F3=2,5, sediaan diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptik, homogenitas, tipe krim, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta uji stabilitas dengan metode cycling test. Uji penyembuhan luka sayat dilakukan dengan melihat panjang luka dan persentase penyembuhan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan krim minyak sacha inchi memenuhi persyaratan mutu fisik dan kurang stabil selama penyimpanan, serta mampu mempercepat proses penyembuhan luka sayat, dimana F2 memberikan persentase penyembuhan tertinggi dibandingkan formulasi lainnya.
Kata kunci: minyak, krim, luka sayat, Plukenetia volubilis L.
LULU MUKAROMAH
2025 · Thesis · Open Access
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA II TAHUN 2024 Lulu Mukaromah ABSTRAK Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang menyerang organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Jawa Tengah, kasus ISPA mengalami peningkatan yang konsisten yaitu dari 53,3% menjadi 67,7%. Di Indonesia, sebanyak 60% penderita penderita infeksi saluran pernafasan akut ( ISPA) mengkonsumsi antibiotik dengan tidak tepat. Tujuan yaitu mengetahui profil penggunaan antibiotik dan Mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik yang digunakan pasien ISPA ditinjau dari aspek tepat diagnosis, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian sesuai dengan Kemenkes Tahun 2019. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian observasional deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan mengumpulkan data berupa rekam medis pasien ISPA yang di berikan terapi antibiotik. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 97 pasien ISPA di Puskesmas Purwokerto Utara II tahun 2024 yaitu paling banyak antibiotik yang digunakan pada golongan penicillin dengan jenis amoxicillin sebanyak 53 pasien (54,64%). Rasionalitas penggunaan antibiotik menurut Kemenkes 2019 mendapatkan hasil tepat pasien 100%, tepat diagnosa 100%, tepat obat 69,07%, tepat dosis 83, 51%, dan tepat lama pemberian sebesar 7, 22%. Kata Kunci : Evaluasi Rasionalitas, ISPA, Antibiotik, Puskesmas
NADA FADILAH ZAHRA P
2025 · Thesis · Open Access
-
Diny Rizky Ashary
2025 · Thesis · Open Access
Waktu pelayanan adalah salah satu faktor penilaian efektifitas organisasi yang meliputi ketepatan waktu dan kecepatan waktu. Suatu pelayanan farmasi dianggap baik jika waktu yang dibutuhkan dari penyerahan resep oleh pasien hingga pasien menerima obat dan informasi tentang obat tersebut diukur dengan waktu dan kegiatan kefarmasian dilakukan sesuai prosedur tetap yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Klinik Pratama Bina Husada berdasarkan Bukti Nyata Ketanggapan (Responsivesess), Jaminan (Assurance), Empati (Emphaty) dan Kehandalan (Realibility). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. jumlah presentase resep non racikan sebesar 30% dari 15 resep dan presentase resep non racikan yang tidak sesuai sebesar 70% dari 35 resep. Sedangkan untuk semua resep racikan yang sesuai 28% dari 56 resep dan yang tidak sesuai 44% dari 22%. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purpossive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan populasi penelitian sampel resep yang diambil pada bulan Januari-Juni Tahun 2025 sebanyak 19.059 dengan sampel yang dibutuhkan adalah 100 dari jumlah resep antara resep racikan dan non racikan.
Asih Irawan
2025 · Thesis · Open Access
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI DESA SUMINGKIR, KECAMATAN JERUK LEGI, KABUPATEN CILACAP ASIH IRAWAN ABSTRAK Obat herbal merupakan salah satu bentuk pengobatan tradisional yang telah secara turun – temurun dan kini mulai mendapat dukungan penelitian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan obat herbal di Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilakukan pada Juli – Agustus 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling, melibatkan 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden terhadap obat herbal berada pada kategori tinggi 83%, sedang (15%), dan rendah (2%). Tingkat kepercayaan responden terhadap obat herbal juga tegolong tinggi (83%), sedang (6%), dan rendah (11%). Mayoritas responden pernah menggunakan obat herbal (99%) dengan alasan utama meningkatkan daya tahan tubuh atau kesehatan, dan sebagian besar mengetahui informasi obat herbal dari media sosial .
NUR LISTIANA
2025 · Thesis · Open Access
Apotek merupakan layanan medis yang banyak dikunjugi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk memperoleh obat, tetapi juga sebagai tempat informasi dan edukasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui angka kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Avicena Kalisari berdasarkan dimensi kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) dan bukti langsung (tangible). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan responden berjenis kelamin perempuan dengan persentase 67,0% dengan kategori umur dewasa dengan presentase 46,8%. Riwayat pendidikan SMA dengan presentase 46,8%, pekerjaan ibu rumah tangga dengan presentase 27,7%. Hasil tingkat kepuasan berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan 85,10%, ketanggapan 88,08%, jaminan 87,65%, empati 87,65%, bukti langsung 84,89%. Saran penelitian selanjutnya untuk peneliti diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik responden dengan tingkat kepuasan pasien.
Ika Nurhayani
2025 · Thesis · Open Access
Imunisasi ialah siasat pencegahan yang amat efektif guna meminimalisir risiko penyakit menular serta mengurangi angka kematian serta kesakitan anak. Namun, pada hakikatnya, masih ada balita di Desa Jingkang yang belum memperoleh imunisasi dasar lengkap. Riset ini ditujukan guna mengetahui kaitan antara taraf pendidikan serta pengetahuan orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar balita. Metode riset yang diimplementasikan ialah deskriptif melalui pendekatan potong lintang. Populasi riset ialah semua ibu yang mempunyai anak usia 0-59 bulan di Desa Jingkang yang sejumlah 402 orang. Sampel riset sejumlah 80 responden yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen riset berupa kuesioner serta buku KIA. Analisis data dijalankan melalui uji Chi-square. Temuan riset memperlihatkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan SMA (43,8%) serta berpengetahuan baik (57,5%). Sebanyak 77,5 % balita mendapat imunisasi dasar lengkap. Uji Chi - square mengindikasikan tak termuat korelasi yang berarti antara taraf pendidikan ibu serta tingkat pengetahuan balita. Pendidikan dan kelengkapan imunisasi (p=0,477), sementara pengetahuan ibu berhubungan dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000). Kesimpulan riset ini ialah pengetahuan ibu berperan lebih besar terhadap kelengkapan imunisasi bayi dibandingkan taraf pendidikan. Oleh sebab itu, tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi dan pemantauan imunisasi bayi.
KHORIAHSA DWI RENJANI
2025 · Thesis · Open Access
FORMULASI SERUM ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBANG DARAH (Excoecaria codainchinensis) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes KHORIAHSA DWI RENJANI ABSTRAK Jerawat atau yang biasa disebut Acne vulgaris merupakan penyakit kulit kronis yang melibatkan peradangan pada salah satu penyebabnya bakteri Propionibacterium acnes. Pengobatan jerawat dapat dicegah menggunakan antibakteri dapat dilakukan pemberian antibiotik. Daun sambang darah mengandung senyawa yang bersifat antibakteri seperti flavonoid, saponin dan tanin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria codainchinensis) dapat diformulasikan menjadi sediaan serum dan mengetahui sediaan serum ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria codainchinensis) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini dilakukan di laboratorium STIKes Ibnu Sina Ajibarang pada bulan april sampai juli 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan metode difusi sumuran. Analisis data menggunakan uji ANOVA dengan program SPPS 26. Konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu F1 3%, F2 5%, dan F3 7% dengan pembanding kontrol negatif = F0. Evaluasi fisik sediaan serum ekstrak etanol daun sambang darah terdiri daru uji homongenitas, uji organoleptik, uji daya sebar, uji viskositas, dan uji pH. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan serum ekstrak etanol daun sambang darah sesuai dengan persyaratan. Selanjutnya uji aktivitas antibakteri sediaan serum pada formulasi (F1,F2 dan F3) memiliki zona hambat pada kategori sedang terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan daya hambat terbesar yaitu F3 = 40,9 mm. Pada penelitian ini kontrol negatif mengmbat pertumbuhan bakteri Propionibaterium acnes.
LINDA YULIANA RAHMAYANTI
2025 · Thesis · Open Access
Lip balm merupakan suatu sediaan yang diaplikasikan pada bibir guna mencegah terjadinya pengeringan bibir dan melindungi dari pengaruh lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ekstrak daun bayam merah dapat diformulasikan menjadi sediaan lip balm dan mengatahui apakah basis parafin cair dan vaselin album dapat berpengaruh pada uji sifat fisik dan stabilitas sediaan lip balm. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di Universitas Jendral Soedirman untuk uji determinasi dan Laboratorium Farmasetika STIkes Ibnu Sina Ajibarang untuk formulasi serta pengujian. Sediaan lip balm dibuat dengan variasi basis parafin cair (F1= 30%) dan vaseliin album (F2= 30%), dilakukan uji stabilitas cycling test melalui parameter uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji hedonik. Analisi data menggunakamn Dependent T Test dan Independent T Test. Hasil menunjukan bahwa ekstrak daun bayam merah dapat diformulasikan menjadi sediaan lip balm, setiap formulasi berbentuk semi padat dan homogen, tatapi F2 replikasi 2 dan 3 masih terdapat pertikel kasar, sediaan F1 dan F2 berwarna hijau kecoklatan, dan hasil uji pH, uji daya sebar dan uji daya lekat tidak mengalami perubahan signifikan setelah cycling test. Uji kesukaan menunjukan bahwa panelis lebih suka pada F1 (basis parafin cair) dengan persentase suka 25%.
PAULYNE FADILA ALVIYANA
2025 · Thesis · Open Access
Paparan radikal bebas dan penumpukan sel kulit mati dapat menurunkan kesehatan kulit, sehingga diperlukan sediaan kosmetik seperti body scrub yang tidak hanya berfungsi sebagai eksfoliator, tetapi juga memiliki aktivitas antioksidan. Daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dikenal mengandung senyawa aktif dengan potensi antioksidan tinggi sehingga berpeluang diformulasikan menjadi sediaan body scrub untuk membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus melawan radikal bebas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental yang dilakukan di Universitas Jenderal Soedirman untuk uji determinasi dan Laboratorium Farmasetika STIKes Ibnu Sina Ajibarang untuk formulasi serta pengujian. Sediaan body scrub dibuat dengan variasi konsentrasi (F0= 0%; F1= 5%; F2= 10%; F3= 20%), dilakukan uji sifat fisik melalui parameter uji organoleptik, homogenitas, daya sebar, pH, dan iritasi. Analisis data menggunakan SPSS for windows 30. Hasil menunjukkan bahwa keempat formula body scrub dapat diformulasikan dengan baik dan stabil. Aktivitas antioksidan sediaan body scrub ekstrak daun pegagan menghasilkan nilai IC₅₀ berturut-turut sebesar 127,01 ppm (F0), 94,98 ppm (F1), 81,37 ppm (F2), dan 47,54 ppm (F3). Nilai ini lebih tinggi dibandingkan pembanding vitamin C dengan IC₅₀ sebesar 17,71 ppm. Meskipun demikian, sediaan body scrub ekstrak pegagan tetap berpotensi sebagai alternatif produk perawatan kulit alami dengan aktivitas antioksidan yang baik.
PUTRA SHOVIN MUBAROK
2025 · Thesis · Open Access
Vitamin C (asam askorbat) merupakan senyawa yang penting bagi tubuh karena berfungsi sebagai antioksidan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu proses metabolisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam beberapa tablet Multivitamin yang dijual di Apotek Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, yaitu Enervon C, Becom C, dan Ester C, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan kadar yang tercantum pada label kemasan. Metode yang digunakan adalah uji kualitatif Benedict dan uji Kuantitatif Spektrofotome$tri UV-Vis pada panjang gelombang Visible 494 nm menggunakan reagen ammonium molibdat 5%, dengan persamaan regresi linear y = 0,00658x + 0,1394 dan diperoleh nilai R2 0,9975. Sampel sebanyak 100 mg dilarutkan dalam 100 mL pelarut, kemudian dilakukan pengenceran lanjutan untuk menghasilkan larutan uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enervon C, Becom C, dan Ester C memiliki kadar vitamin C sebesar 487,75 mg (97,55%), 474,8 mg (94,96%), dan 297 mg (92,81%) secara berurutan, yang masih sesuai dengan standar USP (90–110%). Kesimpulannya yaitu semua produk memiliki kadar yang sesuai. Metode spektrofotometri terbukti efektif dan dapat digunakan untuk kontrol mutu suplemen vitamin C.
GUSTI PURBOSENO
2025 · Thesis · Open Access
Tepung terigu adalah tepung yang berasal dari biji gandum yang te$lah dicuci, dikupas sekamnya, digiling, dan diputihkan hingga terbentuk tepung terigu yang berwarna putih dan halus. Salah satu bahan tambahan pangan yang se$ring digunakan untuk memutihkan yaitu klorin. Klorin merupakan salah satu Bahan Tambahan Makanan yang dilarang, dalam jangka panjang mengkonsumsi te$pung terigu yang mengandung klorin akan mengakibatkan penyakit kanke$r hati dan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengide$ntifikasi adanya kandungan klorin dalam tepung terigu yang di jual dipasar Ajibarang serta menghitung kadar yang mungkin terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan 8 sampel tepung terigu yang diambil melalui metode total sampling. Uji yang dilakukan meluputi uji kualitatif yaitu uji pengendapan, uji reaksi warna dan uji nyala api serta uji kuantitatif dengan metode titrasi argentometri. Berdasarkan hasil uji kualitatif dan kuantitatif terdapat sampel positif mengandung klorin pada uji pengendapan dan titrasi argentometri yang ditandai de$ngan terbentuknya endapan berwarna putih. Pada sampel H tidak mengandung klorin dan kadar klorin tertinggi pada sampel A yaitu sebesar 0,0148%.
AI ANDINI
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Krim SPF merupakan salah satu sediaan setengah padat yang dimaksudkan untuk pemakaian luar yang pemakaiannya dengan cara dioleskan pada bagian kulit utuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas fisik sediaan krim tabir surya yang mengandung ekstrak etanol daun Gamal selama penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium STIKes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan variasi konsentrasi (F1=0gram; F2=0,05gram; F3=0,10gram; F4=0,15gram). Parameter yang diamati yaitu uji stabilitas sifat fisik krim. Pada uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji daya lekat menunjukan hasil yang sesuai dengan persyaratan. Analisis data menggunakan SPSS 27 menggunakan uji normalitas, homogenitas, paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap formulasi berbentuk semi padat dan homogen, F1 putih, F2 dan F3 tetap berwarna kuning menunjukan sediaan tetap stabil selama penyimpanan dan memenuhi persyaratan uji stabilitas Cycling test, namun F4 berubah warna setelah dilakukan uji stabilitas menjadi kuning pekat karna mengandung konsentrasi ekstrak yang paling tinggi sehingga perubahan warna sangat terlihat, dari hasil Uji pH, daya sebar, daya lekat tidak mengalami perubahan secara signifikan dan memenui persyaratan stabilitas fisik dengan uji Cycling test.
Asih Irawan
2025 · Thesis · Open Access
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI DESA SUMINGKIR, KECAMATAN JERUK LEGI, KABUPATEN CILACAP ASIH IRAWAN ABSTRAK Obat herbal merupakan salah satu bentuk pengobatan tradisional yang telah secara turun – temurun dan kini mulai mendapat dukungan penelitian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan obat herbal di Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilakukan pada Juli – Agustus 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling, melibatkan 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden terhadap obat herbal berada pada kategori tinggi 83%, sedang (15%), dan rendah (2%). Tingkat kepercayaan responden terhadap obat herbal juga tegolong tinggi (83%), sedang (6%), dan rendah (11%). Mayoritas responden pernah menggunakan obat herbal (99%) dengan alasan utama meningkatkan daya tahan tubuh atau kesehatan, dan sebagian besar mengetahui informasi obat herbal dari media sosial.
ASFIATUN INAROH
2025 · Thesis · Open Access
ELIANI SETYA YULIA NINGSIH
2025 · Thesis · Open Access
Jamu masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan. Namun demikian, tidak sedikit produsen jamu yang tidak bertanggung jawab dengan menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti paracetamol dan antalgin ke dalam produk jamu pegal linu untuk memberikan efek yang lebih cepat dirasakan oleh konsumen. Padahal, penambahan BKO dalam jamu dilarang karena dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan paracetamol dan antalgin pada jamu pegal linu yang dijual di platform toko online Shopee, serta untuk mengetahui kadar dari masing-masing BKO tersebut. Metode yang digunakan meliputi analisis kualitatif berupa uji reaksi warna dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), serta analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Sampel jamu pegal linu yang digunakan yaitu jamu dengan penjualan terlaris di Shopee. Berdasarkan hasil uji reaksi warna dan KLT, dua dari tiga sampel menunjukkan positif mengandung paracetamol dan antalgin. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar paracetamol. Masing-masing sampel berturut-turut sebesar 0,29% ; 0,276% dan 0,665%. Sedangkan kadar antalgin berturut-turut sebesar 0,97% ; 0,56% dan 1,176%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa masih terdapat sampel pegal linu yang mengandung BKO paracetamol dan antalgin.
SAIDINI LEYLA MALA
2025 · Thesis · Open Access