Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: DIAN AKKA ALFIANI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI RASIONALITAS PERESEPAN OBAT PADA PASIEN DISPEPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM ANANDA PURWOKERTO TAHUN 2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dispepsia merupakan gangguan saluran pencernaan yang sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Penggunaan obat yang tidak rasional dapat menyebabkan kegagalan terapi, efek samping, dan peningkatan biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas peresepan obat pada pasien dispepsia di Rumah Sakit Umum Ananda Purwokerto tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan resep pasien rawat jalan yang didiagnosis dispepsia periode Januari–Oktober 2025. Sampel penelitian sebanyak 89 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi rasionalitas peresepan dilakukan berdasarkan parameter tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 60 pasien (67%) dan kelompok usia terbanyak adalah >55 tahun sebanyak 34 pasien (38%). Obat yang paling banyak diresepkan adalah omeprazole dari golongan Proton Pump Inhibitor (PPI). Hasil evaluasi menunjukkan ketepatan diagnosis, indikasi, obat, dan dosis masing-masing sebesar 100%, sedangkan ketepatan lama pemberian sebesar 97,75%. Dapat disimpulkan bahwa peresepan obat pada pasien dispepsia di RSU Ananda Purwokerto tahun 2025 telah memenuhi kriteria penggunaan obat rasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI RASIONALITAS PERESEPAN OBAT PADA PASIEN DISPEPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM ANANDA PURWOKERTO TAHUN 2025

2026•Koleksi Perpustakaan

Dispepsia merupakan gangguan saluran pencernaan yang sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Penggunaan obat yang tidak rasional dapat menyebabkan kegagalan terapi, efek samping, dan peningkatan biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas peresepan obat pada pasien dispepsia di Rumah Sakit Umum Ananda Purwokerto tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan resep pasien rawat jalan yang didiagnosis dispepsia periode Januari–Oktober 2025. Sampel penelitian sebanyak 89 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi rasionalitas peresepan dilakukan berdasarkan parameter tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 60 pasien (67%) dan kelompok usia terbanyak adalah >55 tahun sebanyak 34 pasien (38%). Obat yang paling banyak diresepkan adalah omeprazole dari golongan Proton Pump Inhibitor (PPI). Hasil evaluasi menunjukkan ketepatan diagnosis, indikasi, obat, dan dosis masing-masing sebesar 100%, sedangkan ketepatan lama pemberian sebesar 97,75%. Dapat disimpulkan bahwa peresepan obat pada pasien dispepsia di RSU Ananda Purwokerto tahun 2025 telah memenuhi kriteria penggunaan obat rasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail