Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: Sekar Mufathul Azrifah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTI NYAMUK EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) PADA NYAMUK Aedes aegypti

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyamuk merupakan vektor utama penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu upaya untuk pencegahannya yaitu dengan penggunaan produk anti nyamuk seperti lotion. Lotion yang tersebar di pasaran saat ini berbahan aktif kimia yang mana bila digunakan dalam jangka waktu panjang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan pemanfaatan tanaman sebagai zat aktif dalam lotion anti nyamuk. Daun singkong (Manihot esculenta Crantz) mengandung senyawa kimia seperti HCN (asam sianida), alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin yang terbukti memiliki aktivitas anti nyamuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sediaan lotion ekstrak etanol daun singkong memenuhi persyaratan uji fisik lotion dan mengetahui berapa konsentrasi ekstrak etanol daun singkong yang efektif sebagai anti nyamuk. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium STIKes Ibnu Sina Ajibarang pada bulan Februari sampai Juni 2024. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dimana daun singkong diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan diformulasikan dalam bentuk lotion dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 10%, 20%, dan 30%. Sediaan lotion kemudian dilakukan uji fisik sediaan meliputi organoleptik, tipe emulsi, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas dan daya proteksi terhadap nyamuk Aedes aegypti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formulasi lotion ekstrak etanol daun singkong memenuhi persyaratan yang ditunjukkan dengan uji fisik sediaan. Namun, pada pengujian daya proteksi, hanya Formulasi II dan Formulasi III yang efektif sebagai lotion anti nyamuk dimana daya tolak lebih dari 90%. Dari ketiga formulasi, yang paling efektif yaitu formulasi III dengan konsentrasi ekstrak 30% dan daya proteksi sebesar 98,3%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS LOTION ANTI NYAMUK EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) PADA NYAMUK Aedes aegypti

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyamuk menjadi vektor utama penyebab kasus DBD di Indonesia. Pada periode Januari – Mei 2023 terdapat 35.694 kasus DBD. Kemenkes juga melaporkan total kematian akibat DBD mencapai 270 kasus yang mana kasus kematian tertinggi terdapat di Jawa Tengah sebanyak 68 jiwa. Salah satu upaya pengendalian vector penyakit tersebut yaitu dengan penggunaan anti nyamuk. Produk anti nyamuk yang tersebar saat ini mengandung bahan kimia, yang mana berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Salah satu tanaman yang mudah ditemukan dan dapat digunakan sebagai anti nyamuk yaitu daun singkong. Daun singkong mengandung flavonoid dan saponin yang dapat menghambat makan serangga dan juga mengandung sianida yang dapat merusak spirakel sehingga nyamuk tidak dapat bernapas dan akhirnya mati.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail