Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: Setya Enti Rikomah
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Farmasi Rumah Sakit

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ajar farmasi rumah sakit ini menyajikan materi ringkas dan dilengkapi dengan soal serta jawaban pada setiap subtopik, sehingga memudahkan mahasiswa untuk mempelajari dan memahami materi farmasi rumah sakit setiap subtopik. Topik yang dibahas pada buku farmasi rumah sakit ini diantaranya yaitu: 1. Tugas dan fungsi rumah sakit 2. Pelayanan kefarmasian di rumah sakit 3. Kewajian dan Hak rumah sakit dan pasien 4. Organisasi rumah sakit 5. Klasifikasi rumah sakit 6. Perbekalan sediaan farmasi di rumah sakit 7. Instalasi farmasi rumah sakit 8. Efisiensi Biaya 9. Formularium rumah sakit 10. Central Steril Supplay Departement/CSBD 11. Pengelolaan Limbah di rumah sakit 12. Penggunaan Obat Tradisional Buku Ajar Farmsi rumah sakit ini ditulis dengan menggunakan bahasa yang sederhana. sehingga memudahkan pemahaman pembaca. Buku Ajar Farmasi Rumah Sakit ini cocok digunakan untuk Mahasiswa D3 farmasi, Sarjana Farmasi, Apoteker, Praktisi dan tenaga kesehatan lainnya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Farmasi Rumah Sakit

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini terdiri dari empat belas bab. Bab pertama membahas tentang rumah sakit, bab dua tentang pelayanan di rumah sakit, bab tiga tentang kewajiban dan hak rumah sakit dan pasien, bab empat tentang organisasi rumah sakit, dan bab lima tentang klasifikasi rumah sakit. Selanjutnya bab enam membahas tentang pelayanan farmasi rumah sakit, bab tujuh tentang perbekalan sediaan farmasi di rumah sakit, bab delapan tentang anggaran rumah sakit, bab Sembilan tentang instalasi farmasi rumah sakit, dan bab sepuluh tentang efisiensi biaya. Kemudian untuk bab sebelas membahas tentang formularium rumah sakit, bab dua belas tentang central steril supply department/CSSD, bab tiga belas tentang pengelolaan limbah rumah sakit, serta bab empat belas tentang penggunaan obat rasional. Setiap orang yang sakit menginginkan pelayanan prima, sehingga dapat mengobati, merawat dan menyembuhkan penyakitnya. Pelayanan kesehatan bertujuan untuk mengatasi penyakit pasien sehingga dibutuhkan sarana dan prasana yang cukup dan memadai, kadangkala sarana dan prasana di pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama kurang memadai, sehingga tidak sedikit pasien yang di rujuk ke rumah sakit yang sarana dan prasananya memadai. Rumah sakit merupakan pusat pelayanan kesehatan yang melayani rujukan dari berbagai pelayanan kesehatan tingkat pertama baik puskesmas maupun klinik. Kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kefarmasian dalam pelayanan obat kepada pasien. Kualitas pelayanan merupakan faktor yang sangat penting yang akan mempegaruhi dalam akreditasi suatu instansi kesehatan seperti rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan pelayanan kesehatan yang mampu memberikan kepuasan kepada pasien atau setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan tersebut. Sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan salah satunya yaitu rumah sakit, rumah sakit sebagai penyedia jasa pelayanan agar meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik, tidak hanya pelayanan yang bersifat penyembuhan penyakit saja, melainkan mencakup pelayanan yang bersifat pencegahan untuk meningkatkan kualitas hidup serta memberikan kepuasan bagi pasien selaku pengguna jasa kesehatan

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Farmasi Klinik

2021•Koleksi Perpustakaan

Secara filosofis, tujuan dari farmasi klinis adalah agar efek terapi bisa tercapai secara maksimal, meminimalkan resiko yang tidak diinginkan, meminimalkan biaya pengobatan, serta menghormati pilihan pasien terhadap pemilihan terapi yang akan mereka lakukan. Saat ini disiplin ilmu farmasi klinis semakin dibutuhkan dengan adanya paradigma baru tentang layanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien. Tenaga farmasi yang bekerja di rumah sakit dan komunitas seperti apotek, puskesmas, klinik, balai pengobatan. Tempat dimanapun terjadi peresepan ataupun penggunaan obat harus memiliki kompetensi yang dapat mendukung pelayanan farmasi klinis yang berkualitas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail