Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: luka sayat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI KRIM MINYAK SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Luka sayat merupakan salah satu jenis luka terbuka yang berisiko mengalami infeksi sehingga memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) sebagai sediaan krim serta mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat beberapa formulasi krim minyak sacha inchi (%b/v) yaitu F0=0, F1=1,5, F2=2, dan F3=2,5, sediaan diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptik, homogenitas, tipe krim, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta uji stabilitas dengan metode cycling test. Uji penyembuhan luka sayat dilakukan dengan melihat panjang luka dan persentase penyembuhan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan krim minyak sacha inchi memenuhi persyaratan mutu fisik dan kurang stabil selama penyimpanan, serta mampu mempercepat proses penyembuhan luka sayat, dimana F2 memberikan persentase penyembuhan tertinggi dibandingkan formulasi lainnya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Formulasi Plester Patch Ekstrak Etanol Daun Talas (Colocasia Estulenta L.) untuk Penyembuhan Luka Sayat

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Luka adalah keadaan rusaknya sebagian jaringan tubuh yang disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul, perubahan suhu, zat kimia, ledakan, sengatan listrik atau gigitan hewan. Penggunaan obat luka pada kulit umumnya menggunakan sediaan berupa krim, gel, salep atau larutan baik dari bahan sintesis maupun alami. Penggunaan obat sintesis dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan lain dengan memanfaatkan bahan alam. Daun Talas (Colocasia esculenta L. Schott) memiliki kandungan senyawa berupa alkaloid, flavonoid, dan saponin yang memiliki peran dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun talas (Colocasia esculenta L. Schott) dapat diformulasikan sebagai plester patch dan menguji efektivitas plester patch dalam menyembuhkan luka sayat. Tempat penelitian dilakukan di Laboratorium STIKes Ibnu Sina Ajibarang. Jenis penelitian yaitu eksperimental dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun talas (F0=0%; F1=2,5%; F2=5%) serta pengujian penyembuhan luka sayat dengan pemberian patch dan pengamatan penyembuhan luka dilakukan selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi uji fisik plester patch, panjang dan persentase penyembuhan luka sayat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS 25 dengan uji Paired Sample T-Test dan Post Hoc Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan F1 dan F2 pada uji organoleptik memiliki warna, bau dan bentuk yang sama (warna hijau tua, bentuk transdermal, dan bau khas daun); untuk uji pH, uji keseragaman bobot, uji ketebalan dan uji ketahanan lipat memenuhi persyaratan, dari hasil tersebut disimpulkan ekstrak etanol daun talas dapat dibuat sediaan patch. Hasil penelitian menunjukkan panjang luka sayat kelompok F0, F1 dan F2 berbeda signifikan pada hari ke-3, 6, 9, 12, dan 14 (p0,05). Hasil analisis data penyembuhan luka sayat pada hari terakhir pengamatan (hari ke-14) menunjukkan perbedaan signifikan antara F0, F1 dan F2 (p value 0,05).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail