Sebanyak 5 item atau buku ditemukan

Pendidikan Agama Islam

Manusia merupakan makhluk unik bila dibandingkan dengan mahluk yang lainnya. Keunikan manusia disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah secara biologis manusia memiliki sistem biologis yang sempurna, tak hayal al-Quran menyebutnya dengan sebutan Ahsan al-Taqwim (paling sempurnanya ciptaan).[1] Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwa, manusia dilengkapi dengan akal budi (hati), sehingga terdapat kurva naik turun dalam prilakunya dan terkadang menyebabkan mereka disebut dengan Asfala Safiliin, jika berbuat keburukan. Hal inilah yang membedahkan antara manusia dengan ciptaan lainnya. Belum lagi pandangan kaum sosiolog, manusia disebut dengan makhluk sosial, Zoon Polition. Dalam istilah agama Islam disebut dengan Hablun Min al-Nas. Menariknya, Islam membaginya lagi dengan istilah Hablun Min Allah. Begitu pula para filosof menyebut manusia dengan istilah Hayawan al-Natiqun (makhluq yang bisa berfikir), dengan akalnya, manusia berbeda dengan makhluq lainnya. [1] Lihat surat al-Tin ayat: 4.

Buku Pendidikan agama Islam ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Program Kemitraan Bidan-Dukun

(Studi Pada Dukun Bayi Di Wilayah Kerja Keras Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2013)

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang peka dan spesifik mengukur derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, yaitu sebagai hasil dari program pembangunan yang telah dilaksanakan. Berdasarkan kesepakatan global (Millenium Development Goals/MDG’s 2000) pada tahun 2015, diharapkan AKI menurun dari 228/100.000 KH (tahun 2007) menjadi 102/100.000 KH dan AKB menurun dari 34/1000 KH menjadi 23/1000 KH1.Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2012, AKI dan AKB di Indonesia menunjukkan tren yang tetap/stagnan bahkan mengalami kenaikan.AKI pada tahun 2012 mengalami kenaikan menjadi 359/100.000 KH,sedangkan AKB tetap pada angka 32/1000 KH dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKN) sebesar 19/1000 KH.

Berdasarkan kesepakatan global (Millenium Development Goals/MDG’s 2000) pada tahun 2015, diharapkan AKI menurun dari 228/100.000 KH (tahun 2007) menjadi 102/100.000 KH dan AKB menurun dari 34/1000 KH menjadi 23/1000 KH1.Menurut Survei ...