Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Kimia Klinik Dasar (Pemahaman Apa Dan Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Kimia Klinik)

Buku ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman terkait pemeriksaan klinis. Pemeriksaan klinis merupakan prosedur-prosedur yang dilakukan seorang analis kesehatan maupun laboran yang telah disusun berdasarkan rujukan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hal tersebut melibatkan parameter-parameter yang merupakan zat-zat kimia yang mengisyaratkan apakah keadaan pasien tersebut normal ataupun tidak normal. Pada umumnya pemeriksaan kimia klinik wajib dilakukan sebelum menegakkan diagnosis atas suatu keadaan patogen bagi Pasien. Dikatakan pathogen apabila zat-zat kimia tersebut kadarnya kurang atau melebihi dari batas ambang normal, ataupun kejadian abnormal seperti kanker darah (kelainan struktur sel darah putih. Kimia klinik merupakan Ilmu yang mempelajari tentang analisis zat-zat kimia yang terkandung di dalam pemeriksaan klinis tersebut yang melibatkan spesimen. Spesimen adalah sampel pemeriksaan yang pada umumnya berasal dari pasien yang akan dibahas lebih terperinci berupa serum, plasma, darah keseluruhan (whole blood), urine, tinja, dahak, pus, sperma, swab tenggorok, swab rektum, sekret, cairan pleura, cairan bronkhus, cairan acites, cairan otak, bilasan lambung, sumsum tulang, kuku, rambut, kerokan kulit dan muntahan. Pemeriksaan Kimia Klinik ini pula tidak lepas dari peran-peran zat kimia yang digunakan sebagai larutan standar, larutan pereaksi, indikator, katalisator, larutan pengkompleks dan lain-lain yang berperan di dalam pemeriksaan secara kimia yang akan dibahas di dalam buku ini. Selain itu, istilah-istilah umum bidang kimia klinis juga turut dibahas. Kimia darah meliputi defenisi, komposisi, susunan darah serta pemeriksaannya (hematokrit (Hct), hemoglobin (Hb), eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), trombosit (platelet), laju endap darah (LED), waktu protrombin (prothrombin time/PT), international normalized ratio (INR), aPTT (activated partial thromboplastin time), waktu trombin (thrombin time/TT), fibrinogen, . d – Dimer. Pada pemeriksaan elektrolit di laboratorium klinis mengidentifikasi senyawa-senyawa kimia diantaranya natrium (Na +), kalium (K +), klorida (Cl -), kalsium (Ca ++), fosfor anorganik (PO4), magnesium (Mg 2+), sistem buffer bikarbonat, pemeriksaan glukosa puasa (fasting blood sugar/FBS), pemeriksaan asam urat, Pada pemeriksaan analisis gas darah (AGD)) meliputi saturasi oksigen (SaO2), tekanan parsial oksigen (PaO2), tekanan parsial karbon dioksida (PaCO2), karbon dioksida (CO2) dan anion gap (AG) serta analisis derajat keasamaan (pH) Kimia urine meliputi defenisi, berat jenis spesifik (specific gravity), warna urine, pH urine (normal 5,0-7,5), protein, glukosa dalam urine, keton, sedimen, kreatinin, kreatinin urine serta klirens kreatinin (Clcr). Kimia dalam saluran dalam (gastro intestinal) meliputi pembahasan tentang amilase, lipase, albumin, prothrombin, alanin aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST) dahulu SGOT, gamma glutamil transferase (GGT), alkalin fosfatase (ALP), bilirubin dan laktat dihidrogenase. Kimia lipid meliputi pembahasan mengenai triglisrida, kolesterol dan lipoprotein (LDL dan HDL).

Bentuk farmasi dimurnikan dari darah donor manusia dan dijual dengan nama nonproprietary alpha1-proteinase inhibitor (manusia) dan dengan berbagai nama dagang (termasuk Aralast NP, Glassia, Prolastin, Prolastin-C, dan Zemaira).

Pengantar Kimia Medisinal

Buku ini merupakan buku pertama di Indonesia yang merupakan pengetahuan pengantar kimia medisinal dalam bahasa Indonesia. Kekuatan dalam buku ini adalah bahasa yang mudah dipahami dan ilustrasi dalam mevisualisasi interaksi obat-reseptor dan di lengkapi dengan latihan proses metabolisme obat. Buku ini membahas tentang konsep dasar dan jenis interaksi obat-reseptor, reaksi biotransformasi fase I, reaksi biotransformasi fase II, dan teori tentang interaksi obat reseptor, dan latihan reaksi biotransformasi obat. Materi dalam buku ini diharapkan dapat memudahkan pembaca untuk mendapat gambaran mengenai dasar interaksi obat dan reseptor dan dapat membantu mahasiswa ditengah keterbatasan sumber bacaan tentang kimia medisinal dalam bahasa Indonesia.

Sebelum itu, pendidikan tinggi farmasi dan departemen penelitian dalam industri farmasi menyebutnya kimia farmasi. Istilah ini digunakan secara historis dengan dasar bahwa pada abad XIX tugas utama apoteker adalah mengekstraksi dan ...

MONOGRAF Komposisi Kimia Makroalga yang Berasal dari Perairan Moudolung Kabupaten Sumba Timur

“Komposisi Kimia Makroalga yang Berasal dari Moudolung Kabupaten Sumba Timur” dapat diselesaikan. Buku ini merupakan salah satu buku monograf yang membahas terkait dengan Keanekaragaman makroalga yang tersebar di perairan Moudolung serta komposisi kimianya. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian dan studi pustaka dari berbagai sumber baik jurnal, standar, buku referensi, skripsi, tesis dan disertasi baik berasal dari dalam maupun luar negeri yang terkait dengan keanekaragaman dan komposisi kimia makroalga yang berasal dari perairan Moudolung.

(2008) melaporkan bahwa Gelidium sp. dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan agar-agar dan dibidang farmasi sebagai bahan dasar antioksidan dan antibakteri karena mengandung senyawa katekin. Gelidium sp. merupakan salah satu ...

Pengantar Metodologi Penelitian

Indonesia telah merdeka lebih dari 70 tahun tetapi kualitas pendidikan, sumber daya manusia, dan penelitian di Indonesia masih harus terus dikembangkan karena masih belum dapat mendukung perkembangan bangsa secara optimal. Hal ini antara lain disebabkan karena kualitas pelaksanaan dan hasil pendidikan dari berbagai jenjang dan jenis pendidikan belum semuanya didasarkan pada kebijakan yang dari hasil penelitian yang memadai. Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi, maka setiap upaya peningkatan kualitas harus dilakukan melalui sebuah metode penelitian yang ilmiah. Hal tersebut dilakukan untuk menghasilkan informasi yang akurat dan aktual dengan menggunakan metode penelitian yang tepat. Metode penelitian secara umum terbagi menjadi tiga jenis yaitu metode kuantitatif, metode kualitatif, dan metode penelitian. Buku ini berisikan definisi konseptual ilmu pengetahuan, filsafat ilmu pengetahuan, fungsi dan kedudukan agama, filsafat, dan ilmu, teori kebenaran dan logika, pedoman dalam membuat sebuah kepustakaan, pengertian sebuah penelitian, berbagai jenis desain penelitian, tahapan dalam membuat suatu penelitian, bahkan komponen-komponen sebuah penelitian seperti proposal penelitian, etika penelitian, instrumen penelitian, sampai analisis data baik kuantitatif maupun kualitatif. Buku ini diharapkan dapat membantu para akademisi, mahasiswa tingkat akhir, dan masyarakat umum yang ingin mempelajari tentang metode atau metodologi penelitian.

Indonesia telah merdeka lebih dari 70 tahun tetapi kualitas pendidikan, sumber daya manusia, dan penelitian di Indonesia masih harus terus dikembangkan karena masih belum dapat mendukung perkembangan bangsa secara optimal.

Penuntun Praktikum Teknologi Industri Tumbuhan Laut

Mata kuliah Teknologi Industri Tumbuhan Laut merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, Institut Pertanian Bogor pada semester genap. Buku Panduan Praktikum mata kuliah ini berisi 8 (delapan) topik praktikum, yaitu: (1) Analisis Mutu Rumput Laut Kering, (2) Ekstraksi Polisakarida, (3) Alkaline Treated Cottonii (ATC), (4) Ekstraksi Karaginan, (5) Ekstraksi Agar-agar, (6) Ekstraksi Alginat, (7) Ekstraksi Komponen Aktif Rumput Laut, dan (8) Produksi Bioetanol dari Rumput Laut

Mata kuliah Teknologi Industri Tumbuhan Laut merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, Institut Pertanian Bogor pada semester genap.

Modul Praktikum Enzim Hasil Perairan

Modul ini mencakup sistem enzim dalam produk perairan. Materi meliputi karakterisasi dan purifikasi enzim dan inhibitor katepsin, isolasi dan karakterisasi enzim dan inhibitor PPO, purifikasi dan karakterisasi enzim kolagenase, serta purifikasi dan karakterisasi enzim selulase.

METODOLOGI. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah udang, akuades, bufer sodium fosfat (pH 7,2) (Merck), NaCl (Merck), Brij 35 (Merck), ...