Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Kimia Analisis Kuantitatif Dasar

Buku “Kimia Analisis Kuantitatif Dasar” memuat secara lengkap tentang konsep dasar analisis kuantitatif noninstrumen, berbasis volumetri/titrasi dan gravimetri, teknik pelaksanaan, dan cara perhitungannya. Semua pokok bahasan dipresentasikan secara jelas, sistematis, sederhana, disajikan secara kontekstual, menarik, serta dilengkapi dengan penerapannya pada kehidupan nyata sehingga mempermudah pemahaman pembaca. Metode volumetri yang disajikan meliputi titrasi berbasis 4 macam reaksi, yaitu titrasi asam basa, pengendapan, kompleksometri, dan redoks. Metode titrasi asam basa mengupas konsep dasar dan aplikasi titrasi asam basa kuat dan lemah monoprotik dan poliprotik. Metode titrasi pengendapan menjelaskan konsep dasar dan aplikasi titrasi argentometri (Mohr. Volhard, dan Fajans). Metode titrasi kompleksometri menguraikan konsep dasar dan penerapan titrasi kompleksometri dengan teknik titrasi langsung, tak langsung, dan penggantian. Metode titrasi redoks mendeskripsikan konsep dasar dan penerapan titrasi redoks yang meliputi permanganometri, iodimetri dan iodometri, serta potensiometri yang menghubungkan harga potensial standar, E’, dan potensial sell, reaksi selama titrasi. Semua jenis titrasi dilengkapi dengan bahasan prinsip reaksi, ekivalensi, penentuan titik ekivalen dan titik akhir titrasi, cara pemilihan indikator, jenis analit yang bisa ditentukan, faktor yang berpengaruh, persiapan larutan baku, pembakuan, lengkap dengan cara perhitungannya. Sedangkan metode gravimetri mengupas definisi, konsep dasar penerapan kesetimbangan pengendapan pada gravimetri, prinsip reaksi, mekanisme pengendapan, kesempumaan pengendapan, faktor yang berpengaruh terhadap kemurnian endapan, berat konstan, tahapan gravimetri, pemanasan dan pembakaran endapan, penentuan komposisi endapan, faktor gravimetri dan cara perhitungannya. Buku ini sangat ideal karena telah memuat informasi lengkap yang panting yang harus diketahui oleh mahasiswa untuk analisis kuantitatif noninstrumentasi dan bisa digunakan sebagai buku pegangan dosenIguru kimia. Ketersediaan buku ajar ini juga akan membantu tercapainya proses pembelajaran aktif berbasis mahasiswa, SCL (student centered learning). karena mahasiswa bisa paham dengan membaca sendiri. sehingga kelas bisa menjadi tempat diskusi aktif mahasiswa dengan dosen yang mengarah pada kebenaran ilmu kimia analisis kuantitatif.

Kimia analisis kuantitatif dasar merupakan keahlian yang harus dimiliki oleh sarjana kimia maupun farmasi sehingga menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa kimia murni/kependidikan, dan farmasi sebagai dasar ilmu untuk memahami cara ...

Kimia Analisa Dasar untuk Analisis Kualitatif

Kimia analisa merupakan keahlian yang harus dimiliki oleh sarjana kimia maupun farmasi sehingga menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa kimia MIPA/Kependidikan/Farmasi. Bidang ini sangat krusial dimiliki lulusan kimia maupun farmasi untuk terjun di lapangan kerja yang menuntut mereka sebagai ahli analisis. Buku “Kimia Analisa Dasar Untuk Analisis Kualitatif” ini menjelaskan konsep dasar empat kesetimbangan kimia dalam air dan aplikasi dari semua reaksi kesetimbangan tersebut untuk analisis kualitatif senyawa anorganik. Konsep empat kesetimbangan dalam air disajikan secara jelas, sistematis, dan sederhana, serta diikuti contoh aplikasi semua reaksi kesetimbangan untuk analisis kualitatif, dengan topik bahasan meliputi: (1) kesetimbangan asam-basa, memuat makna konstanta ionisasi asam, basa, air, dan hidrolisis (Ka, Kb, Kw, dan Kh), serta perannya untuk menentukan jenis spesies yang ada dalam larutan untuk pemisahan dan identifikasi, dan menentukan pH larutan asam-basa kuat dan lemah, buffer, serta hidrolisis. (2) kesetimbangan kelarutan: memuat makna konstanta hasil kali kelarutan (Ksp) dan penggunaannya dalam menentukan pengendapan dan pelarutan senyawa, serta perannya dalam pemisahan dan identifikasi, (3) kesetimbangan kompleks: memuat makna konstanta kestabilan dan ketidakstabilan kompleks (Kst dan Kist) serta perannya dalam melarutkan endapan untuk pemisahan dan identifikasi, dan (4) kesetimbangan redoks: memuat pengertian terjadinya reaksi redoks dan hubungannya dengan potensial reduksi standar (Eo) sebagai acuan pemilihan oksidator atau reduktor untuk mentukan terjadinya reaksi redoks berdasarkan nilai potensial sel (Esel) dan harga konstanta kesetimbangannya. Setiap kesetimbangan dilengkapi dengan contoh soal dan pembahasan. sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa. Pada bagian akhir disajikan tahapan analisis kualitatif senyawa anorganik cara kering dan basah yang meliputi cara pelarutan (bertahap dan ekstrak soda), uji pendahuluan (nyala, bau, reaksinya dengan asam sulfat encer dan pekat), penggolongan kation (I-V) dan anion (pengoksidasi, pereduksi, reaksinya dengan ion perak dan air barit), pemisahan kation dan anion dari golongannya, serta uji identifikasi kation dan anion senyawa anorganik. Buku ini sangat ideal untuk pegangan Dosen Kimia Analitik karena telah memuat informasi yang penting harus diketahui oleh mahasiswa yang dapat membantu meningkatkan pemahanan perkuliahan kimia analitik dasar beserta praktek analisis kualitatif senyawa anorganik. Buku ini juga sangat berguna untuk Guru Kimia SMA/SMK Kimia/Analis Kimia untuk membantu pembelajaran siswa tentang dasar kimia analisis serta memperkaya sumber pustaka berbahasa Indonesia dalam bidang kimia analitik untuk mendukung pengembangan metode analisis kimia dan proses tercapainya pembelajaran aktif berpusat mahasiswa.

KATA PENGANTAR Kimia analisa dasar merupakan keahlian yang harus dimiliki oleh sarjana kimia maupun farmasi sehingga menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa kimia MIPA/Kependidikan maupun Farmasi yang memberikan dasar ilmu untuk ...