Profil penulis
C
289 karya publik ditemukan.
Laut Bercerita
Albiandra The Untold Story
Etika Profesi & Hukum Kesehatan
Mendidik Amanah Tanpa Amarah
Pendidikan Multikultural
FORMULASI DAN UJI KRIM SPF TABIR SURYA FRAKSI BUTANOL EKSTRAK ETANOL DAUN GAMAL (Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth)
Tabir surya adalah suatu sediaan yang terdapat senyawa kimia didalamnya yang dapat menyerap atau memantulkan sinar UV yang mengenai kulit sehingga bisa digunakan untuk melindungi fungsi dan struktur kulit manusia dari dampak negatif sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fraksi butanol dari ekstrak etanol daun gamal dapat diformulasikan sebagai krim dan mengetahui aktifitas krim tabir surya fraksi butanol ekstrak etanol daun gamal. Penelitian ini dilakukan di laboratorium STIKes Ibnu Sina Ajibarang pada bulan Juni sampai Juli 2024. Jenis penelitian ini yaitu eksperimental dengan variasi konsentrasi fraksi butanol ekstrak etanol daun gamal (F1=0gram; F2=0,05gram; F3=0,10gram; F4=0,15gram). Parameter yang diamati meliputi uji sifat fisik krim dan uji nilai SPF. Pada ujii organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji daya lekat menunjukkan hasil yang sesuai persyaratan. Hasil pada uji nilai SPF menunjukkan bahwa F4 memperoleh nilai SPF sebesar 10,68 yang berarti memiliki proteksi paling tinggi yaitu maksimum pada penelitian ini. Kemudian analisis data menggunakan One Way ANOVA, dengan menguji normalitas dan homogenitas sebagai prasyarat dalam uji ini dengan hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok uji (p value 0,05).
FORMULASI DAN UJI KRIM SPF TABIR SURYA FRAKSI BUTANOL EKSTRAK ETANOL DAUN GAMAL (Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth)
Berdasarkan studi pra penelitian yang sudah dilakukan di Desa Karang Salam, Kec. Kemranjen, Kab, Banyumas bahwa daun gamal hanya digunakan sebagai pakan ternak dan belum dimanfaatkan dalam kosmetik seperti tabir surya. Selain itu, menurut (Pelealu et al., 2023) hasil pengujian aktivitas antioksidan daun gamal menunjukkan Nilai Sun Protection Factor (SPF) tertinggi ditunjukkan pada fraksi butanol konsentrasi 300 µg/mL sebesar 25,02 dengan kategori proteksi Ultra. Berdasarkan uraian di atas, daun gamal memiliki potensi untuk dijadikan sebagai tabir surya dan belum ada penelitian mengenai ekstrak daun gamal yang digunakan sebagai tabir surya dalam sedian krim, maka penelitian ini perlu dilakukan.
Perkembangan Dan Manfaat Obat Herbal Sebagai Fitoterapi
Fitoterapi pengobatan dan pencegahan penyakit menggunakan tanaman, bagian tanaman, dan sediaan yang terbuat dari tanaman (tanaman obat/herbal) merupakan bagian penting dalam pengobatan. Dalam menemukan suatu herbal yang berkhasiat sebagai obat, banyak langkah yang harus dilalui. Berawal dari uji kandungan metabolit sekunder, aktivitas herbal baik secara in vitro maupun in vivo, serta kajian toksisitas herbal tersebut. Dalam kajian fitoterapi juga perlu melihat komposisi bahan herbal untuk terapi. Selain itu, interaksi obat dan herbal perlu dikaji untuk mengurangi resiko kegagalan terapi. Buku ini menyajikan informasi mengenai sejarah perkembangan dan potensi rempah sebagai obat herbal, preparasi bahan tanaman obat dan ekstraksi, pemasaran dan pengembangan produk obat herbal, penggolongan tanaman obat berdasarkan kandungan kimia dan khasiatnya, jenis tanaman obat yang berkhasiat untuk hormonal, diabetes, obesitas, infeksi saluran kemih, antikanker, imunomodulator, antioksidan, antiinflamasi, tanaman toksik (halusinogenik, alergenik, teratogenik), mekanisme zat aktif dan interaksinya, rasioanlitas komposisi bahan herbal dan interaksi tanaman herbal dengan obat. Melalui 16 BAB yang disajikan buku Perkembangan Dan Manfaat Obat Herbal Sebagai Fitoterapi ini dapat menjadi gerbang utama dan referensi untuk mengawali siapapun yang akan mempelajari lebih lanjut terkait penggunaan bahan herbal untuk terapi.
Atlas Parasitologi Kedokteran
Atlas Parasitologi Kedokteran merupakan buku kumpulan foto asli preparat parasit dan jamur penyebab penyakit. Setiap foto preparat disajikan dengan menyertakan gambar skematis dan penjelasan gambar yang memudahkan pembaca memahami foto yang dilihat. Buku ini terdiri dari empat bagian, yaitu helmintologi, protozoologi, mikologi, dan entomologi. Dalam setiap bagian, tercantum foto parasit dan jamur (termasuk berbagai bentuk dalam siklus hidupnya) serta gambaran histopatologi dalam jaringan tubuh manusia dengan berbagai pewarnaan. Kami berharap buku ini dapat berguna terutama untuk mahasiswa kedokteran dan ilmu kesehatan terkait sebagai buku penuntun praktikum atau demo parasit dan jamur. Selain itu, buku ini juga dapat berguna bagi dokter spesialis parasitologi klinik, dokter spesialis patologi klinik, dan dokter spesialis mikrobiologi klinik dalam melakukan diagnosis penyakit parasit dan jamur melalui spesimen klinik.