Abstrak
Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat atau menangkal aktivitas radikal bebas. Daun mahoni digunakan dalam pembuatan sediaan serum wajah karena memiliki aktivitas antioksidan. serum adalah sediaan kosmetik yang mengandung konsentrasi zat yang tinggi dengan viskositas rendah dan lebih efektif mengatasi kulit wajah. Konsentrasi ekstrak daun mahoni yang digunakan pada pembuatan sediaan serum ini yaitu sebesar 6%, 10% dan 14%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun mahoni dengan menggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Metode DPPH digunakan untuk menunjukan kemampuan senyawa antioksidan pada sampel dalam mendonorkan elektronnya. Evaluasi sediaan yang dilakukan diantaranya uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, pengukuran pH, dan viskositas. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidn dengan menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukan ketiga formulasi serum ekstrak daun mahoni telah memenuhi persyaratan pada setiap uji evaluasi. Uji aktivitas antioksidan sediaan serum ekstrak daun mahoni formula I, II, dan III menghasilkan nilai IC₅₀ berturut-turut sebesar 64,15 ppm; 19,13 ppm; dan 5,70 ppm dengan kategori kuat dan sangat kuat.