Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: UPI ROHANAH
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IN SILICO MOLECULAR DOCKING SENYAWA ANTOSIANIN DARI BIJI JAMBLANG (Syzygium cumini L.) TERHADAP DPP-4 SEBAGAI ANTIDIABETES TIPE II

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang ditandai dengan hiperglikemia. Pengobatan DM tipe II biasanya menggunakan obat- obat sintesis yang memiliki efek samping masalah pencernaan, risiko hipoglikemia, serta potensi dampak pada organ-organ vital seperti hati dan ginjal. Obat penghambat enzim Dipeptidyl Peptidase 4 (DPP-4) belum banyak dikaji dan potensial dalam hipoglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji senyawa turunan antosianin dari biji jamblang (Syzygium cumini L.) dalam menghambat enzim DPP-4. Metode in silico melalui molekular docking menjadi metode yang paling relevan dalam upaya penemuan obat baru. Molecular docking dilakukan melalui beberapa tahap diantaranya pemodelan dan optimasi struktur senyawa, preparasi protein target dan ligan, validasi docking, proses docking, dan visualisasi interaksi serta analisis ADMET. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua senyawa antosianin biji jamblang (Syzygium cumini L.) berpotensi sebagai antidiabetes tipe II, yaitu cyanidin-3,5-O-diglucoside, delphinidin-3,5-O-diglucoside, delphinidin-3-O-glucoside, malvidin-3,5-O-diglucoside, petunidin-3,5-Odiglucoside, dan peonidin-3,5-O-diglucoside dengan nilai energi ikatan berturut-turut sebesar -165,79; -140,92: -170,17: -166,44: -153: -156,9: -81,5 kkal/mol. Analisis ADMET dari 6 senyawa antosianin biji jamblang (Syzygium cumini L.) terabsorbsi rendah melalui gastrointestinal, Semua senyawa bersifat non-substrat terhadap p-gp, non BBB, dan tidak bersifat inhibitor terhadap CYP1A2, CYP2C19, CYP2C9, CYP2D6, CYP3A4 dan mempunyai bioavailabilitas yang rendah ditunjukan dengan nilai bioavailabilitas dibawah 0,55. Semua senyawa mempunyai nilai Log Kp > -2,5. Sehingga dapat diartikan bahwa semua senyawa tersebut mempunyai permeabilitas yang baik semua senyawa dan berdasarkan prediksi toksisitas memiliki toksisitas yang tinggi (class III) akan tetapi tidak besifat karsinogenotoksik dan tidak bersifat nonkarsinogentoksik, serta senyawa tersebut aman apabila dibuat sediaan oral. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa senyawa delphinidin-3-O-glucoside paling berpotensi sebagai antidiabetes tipe II berdasarkan nilai energi ikatan, dan cyanidin-3,5-O-diglucoside berpotensi sebagai antidiabetes tipe II berdasarkan kemiripan residu asam amino.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail