ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas di SMK Bakti Husada Sumpiuh. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22 menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi SMK YPE Sampang mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 55%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 76%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan di SMK Bakti Husada Sumpiuh untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil dalam penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 52%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 77%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK Kartek 2 Jatilawang kelas X, XI, dan XII terkait penggunaan krim pemutih wajah. Pengambilan data menggunakan kuisioner dengan metode Accidental Sampling dalam penentuan reponden. Metode penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan siswi mengenai krim pemutih wajah berada pada kategori tinggi, dengan persentase antara 86% hingga 88%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan krim pemutih wajah menunjukkan kategori kurang tepat, dengan persentase antara 65% hingga 67%. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun siswi memiliki pengetahuan yang baik terkait penggunaan krim pemutih wajah, sikap dan penerapan dalam penggunaannya sehari-hari masih kurang tepat. Sehingga banyak siswi yang mengalami masalah kulit, seperti jerawat dan beruntusan setelah menggunakan krim pemutih wajah yang tidak aman. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan edukasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai penggunaan produk perawatan kulit yang aman dan efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan kosmetik, khususnya krim pemutih wajah, di kalangan remaja semakin meningkat. Pada desember 2023 BPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang dinyatakan mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK Kartek 2 Jatilawang kelas X, XI, dan XII terkait penggunaan krim pemutih wajah. Pengambilan data menggunakan kuisioner dengan metode penelitian accidental sampling dalam penentuan responden. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Dari 94 responden menunjukkan hasil tingkat pengetahuan siswi mengenai krim pemutih wajah didapati kategori baik, dengan persentase total 87%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan krim pemutih wajah menunjukkan kategori kurang tepat, dengan persentase total 66% dari 94 responden. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun siswi memiliki pengetahuan yang baik terkait penggunaan krim pemutih wajah, namun sikap dan penerapan dalam penggunaannya sehari-hari masih kurang tepat. Sehingga banyak siswi yang mengalami masalah kulit, seperti jerawat dan beruntusan setelah menggunakan krim pemutih wajah yang tidak aman. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan edukasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai penggunaan produk perawatan kulit yang aman dan efektif.