ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Waktu pelayanan adalah salah satu faktor penilaian efektifitas organisasi yang meliputi ketepatan waktu dan kecepatan waktu. Suatu pelayanan farmasi dianggap baik jika waktu yang dibutuhkan dari penyerahan resep oleh pasien hingga pasien menerima obat dan informasi tentang obat tersebut diukur dengan waktu dan kegiatan kefarmasian dilakukan sesuai prosedur tetap yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Klinik Pratama Bina Husada berdasarkan Bukti Nyata Ketanggapan (Responsivesess), Jaminan (Assurance), Empati (Emphaty) dan Kehandalan (Realibility). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. jumlah presentase resep non racikan sebesar 30% dari 15 resep dan presentase resep non racikan yang tidak sesuai sebesar 70% dari 35 resep. Sedangkan untuk semua resep racikan yang sesuai 28% dari 56 resep dan yang tidak sesuai 44% dari 22%. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purpossive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan populasi penelitian sampel resep yang diambil pada bulan Januari-Juni Tahun 2025 sebanyak 19.059 dengan sampel yang dibutuhkan adalah 100 dari jumlah resep antara resep racikan dan non racikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Waktu pelayanan adalah salah satu faktor penilaian efektifitas organisasi yang meliputi ketepatan waktu dan kecepatan waktu. Suatu pelayanan farmasi dianggap baik jika waktu yang dibutuhkan dari penyerahan resep oleh pasien hingga pasien menerima obat dan informasi tentang obat tersebut diukur dengan waktu dan kegiatan kefarmasian dilakukan sesuai prosedur tetap yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Di Klinik Pratama Bina Husada berdasarkan Bukti Nyata Ketanggapan (Responsivesess), Jaminan (Assurance), Empati (Emphaty) dan Kehandalan (Realibility). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. jumlah presentase resep non racikan sebesar 30% dari 15 resep dan presentase resep non racikan yang tidak sesuai sebesar 70% dari 35 resep. Sedangkan untuk semua resep racikan yang sesuai 28% dari 56 resep dan yang tidak sesuai 44% dari 22%. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purpossive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan populasi penelitian sampel resep yang diambil pada bulan Januari-Juni Tahun 2025 sebanyak 19.059 dengan sampel yang dibutuhkan adalah 100 dari jumlah resep antara resep racikan dan non racikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kajian Peresepan Obat Pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di Rumah Sakit Ananda Purwokerto Periode Januari-Desember 2023. Kajian aspek administrasi, farmasetis dan klinis menggunakan accidental sampling
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kajian Peresepan Obat Pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di Rumah Sakit Ananda Purwokerto Periode Januari-Desember 2023. Kajian aspek administrasi, farmasetis dan klinis menggunakan accidental sampling