Sebanyak 533 item atau buku ditemukan

KESEHATAN MASYARAKAT

Buku ini merupakan sumber ilmu bagi mahasiswi kebidanan. Semoga dengan disusunnya Buku ini dapat membantu mahasiswi dan dosen pengajar untuk menambah pengetahuan. Buku ini masih belum sempurna, mohon kritik dan saran para pembaca demi kesempurnaan Buku ini dan penulis berharap Buku ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Buku ini merupakan sumber ilmu bagi mahasiswi kebidanan.

Buku Ajar Implementasi Manajemen Pelayanan Kesehatan Dalam Keperawatan

Buku ini disusun berdasarkan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Ners, Kurikulum Inti Pendidikan Ners Indonesia, dan buku-buku rujukan lainnya, untuk membantu mahasiswa keperawatan dan profesi ners dalam mempelajari dan menguasai konsep-konsep manajemen pelayanan kesehatan dalam keperawatan di perkuliahan, masyarakat dan dunia kerja dan menjadi rujukan bagi para dosen dalam mengembangkan konsepkonsep manajemen pelayanan kesehatan dalam keperawatan. Metode penyajiannya sesuai dengan indikator hasil belajar pada kurikulum fakultas keperawatan. Buku ini di susun agar mahasiswa yang membaca dapat belajar mandiri, tidak bergantung pada perkuliahan tatap muka di kelas. Pada awal setiap bab memuat capaian pembelajaran, pendahuluan materi agar mempermudah mahasiswa memahami isi dari bab tersebut dan di akhir setiap bab memuat rangkuman dan uji kompetensi. Buku Ajar Implementasi Manajemen Pelayanan Kesehatan Dalam Keperawatan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Buku Ajar Implementasi Manajemen Pelayanan Kesehatan Dalam Keperawatan ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Kesehatan Masyarakat dalam Perspektif Sosioantropologi

Pendidikan telah ada sejak manusia pertama ada di dunia ini, dan akan berakhir sampai pada berakhirnya kehidupan di muka bumi. Oleh karena itu, pendidikan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dan paling urgen dalam kehidupan manusia. Manusia, dengan bekal akal fikiran atau rasio yang dimiliki serta status dan perannya sebagai ‘mahluk belajar’, terbukti telah mampu mengelola dan memanfaatkan hidup dan kehidupannya dalam, dengan dan melalui belajar. Sadar atau tidak sadar, langsung atau tidak langsung, suka atau tidak suka, manusia telah dan akan terus belajar mengelola dan memanfaatkan kehidupannya baik dalam kerangka menjalani dan mempertahankan hidup maupun dalam menciptakan perubahan-perubahan tatanan hidup yang lebih baik dan berharkat martabat. Manusia dengan kualitas-kualitas yang dimiliki, akan terus berhadapan dengan berbagai permasalahan dan tantangan dalam hidup dan kehidupannya, akan terus berhadapan dengan realitas atau kenyataan-kenyataan baik yang sifatnya menyenangkan dan menggembirakan serta menguntungkan maupun yang sifatnya kurang/tidak menyenangkan, mengecewakan, menyedihkan, merugikan serta menyengsarakan. Dalam konteks tersebut, maka manusia dengan kualitasnya akan dipaksa ataupun dimotivasi untuk terus belajar, yaitu: belajar memikirkan, belajar mengambil keputusan, belajar bertindak, dan pada akhirnya belajar menjadi manusia yang bijaksana, rasional atau berakal sehat dan cerdas. Kualitas-kualitas yang dimiliki berupa otak, akal fikiran dan kecerdasan emosional (rasio), nalar batin, mental, motivasi (kekuatan psikis), kompetensi (pengetahuan, keterampilan, pengalaman) serta indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan) serta potensi-potensi diri lainnya, memungkinkan setiap orang atau manusia untuk mempelajari berbagai hal yang dihadapi selama masa atau sepanjang hidup dan kehidupannya; mempelajari beragam nilai-nilai dan norma-norma sosial budaya; mempelajari dan mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi; mempelajari keahlian-keahlian atau keterampilan-keterampilan tertentu; Manusia dengan kualitas-kualitas yang dimiliki, telah, sedang dan akan terus belajar berbagai hal mulai dari belajar bercocok tanam dan membudidayakan tanaman-tumbuhan (bertani dan berkebun), belajar memelihara atau membudidayakan hewan ternak (berternak), belajar mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan, belajar membuat peralatan atau sarana prasarana tertentu, belajar berdagang, belajar hukum, belajar politik, belajar manajemen dan lain sebagainya. Materi dalam Buku ini terdiri atas empat bagian atau bab, yang menguraikan tentang konsep belajar sepanjang hayat, antropologi dan sosiologi kesehatan, teori pendekatan sosial dalam kesehatan, serta konsep dasar kesehatan dalam aspek-aspek sosial budaya serta hubungannya dengan ekologi.

Pendidikan telah ada sejak manusia pertama ada di dunia ini, dan akan berakhir sampai pada berakhirnya kehidupan di muka bumi.

Promosi Kesehatan

Buku referensi tentang promosi kesehatan yang diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pendidik, praktisi, dan khalayak umum untuk mengenal, mempelajari, dan memahami konsep dasar promosi kesehatan dalam lingkup yang luas. Buku referensi ini juga dilengkapi dengan rangkuman dan soal latihan dalam rangka lebih memaksimalkan pemahaman pembaca dan menjadi lebih aplikatif dalam menjalankan upaya promosi kesehatan di setiap setting. Semoga buku ini memberikan manfaat besar dalam meningkatkan pemahaman tentang konsep promosi kesehatan.

Buku referensi tentang promosi kesehatan yang diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pendidik, praktisi, dan khalayak umum untuk mengenal, mempelajari, dan memahami konsep dasar promosi kesehatan dalam lingkup yang luas.

Sistem Informasi Kesehatan

Sistem Informasi Kesehatan merupakan salah satu dari enam “building block” atau komponen utama dalam sistem kesehatan di suatu negara. Keenam komponen (building block) sistem kesehatan tersebut, yaitu service delivery (pelaksanaan pelayanan kesehatan), medical product, vaccine, and technologies (produk medis, vaksin dan teknologi kesehatan), health workforce (tenaga medis), health system financing (sistem pembiayaan kesehatan), health information system (Sistem Informasi Kesehatan), leadership and governance (kepemimpinan dan pemerintah). Buku Sistim Informasi Kesehatan ini membahas yaitu: Bab 1 Konsep Dasar Sistem Informasi Kesehatan Bab 2 Peran Sistem Informasi Kesehatan Dalam Manajemen Kesehatan Bab 3 Konsep-Konsep dan Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Bab 4 Proses Mengolah Data Menjadi Informasi Bab 5 Manajemen Sistem Informasi Kesehatan Bab 6 Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia Bab 7 Sistem Informasi Rumah Sakit Bab 8 Sistem Informasi Manajemen Puskesmas

Sistem Informasi Kesehatan merupakan salah satu dari enam “building block” atau komponen utama dalam sistem kesehatan di suatu negara.

Penguatan Upaya Kesehatan Masyarakat Dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Di Indonesia

Sistem Kesehatan Nasional dewasa ini menetapkan bahwa upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya merupakan fokus dari pembangunan kesehatan. Upaya kesehatan tersebut pada pokoknya terdiri atas upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Program Jaminan Kesehatan Nasional sangat mendukung penguatan upaya kesehatan perorangan termaksud. Penguatan upaya kesehatan masyarakat merupakan penguatan setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit oleh pemerintah dan/atau masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan merupakan suatu proses pembangunan manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku, dan pengorganisasian masyarakat bidang kesehatan. Tantangan penguatan upaya kesehatan masyarakat, yaitu masih terbatasnya pemerataan pembangunan kesehatan, pelayanan kesehatan perorangan yang masih terbatas mutunya, upaya kesehatan masyarakat yang masih kurang berfungsi, kemampuan pengelolaan atau manajemen pembangunan kesehatan yang belum kuat, dan peran masyarakat dalam pembangunan kesehatan yang belum optimal. Tantangan pemberdayaan masyarakat, yaitu belum optimalnya penggerakan masyarakat, pengorganisasian masyarakat dalam pemberdayaan, advokasi, kemitraan, dan peningkatan sumber daya masih terbatas. Masalah penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya meliputi: 1) kurangnya penggunaan pendekatan proses penguatan yang lebih terarah, menyeluruh, dan saling terkait serta realistis, dan 2) terbatasnya sumber daya pendukung terutama sumber daya manusia, informasi, dan pembiayaan. Strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan meliputi: 1. Strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat: analisis, pengendalian, dan penilaian; pengembangan kebijakan; dan pelaksanaan dan dukungan. 2. Strategi pemberdayaan masyarakat: Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan dilakukan melalui kelompok masyarakat, organisasi masyarakat, dunia usaha dan pihak lain pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/ kota. Langkah-langkah pokok pelaksanaan strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat, antara lain: Dalam peningkatan pembangunan kesehatan yang memberi pengutamaan pada penguatan kesehatan masyarakat memerlukan perubahan mindset atau paradigma bagi semua pihak terkait.Perlu ditetapkan dan dilaksanakan strategi penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan yang bersifat menyeluruh.Penguatan tersebut perlu menggunakan pendekatan proses yang lebih terarah, menyeluruh, dan saling terkait serta realistis dan didukung sumber daya yang memadai.Alokasi pembiayaan kesehatan diutamakan untuk penguatan kegiatan upaya kesehatan masyarakat dan mendukung pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.Pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan perlu makin diperkuat di tingkat pusat dan daerah.Penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat hanya dapat dilaksanakan bila didukung oleh sistem informasi kesehatan yang tangguh, baik dalam penyelenggaraan maupun penggunaannya.Pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat perlu berpedoman terutama pada ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan dengan saksama. Penguatan upaya kesehatan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan diharapkan bersama dengan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional dapat mendukung percepatan pembangunan kesehatan sehingga dapat meningkatkan akselerasi, pemerataan, dan mutu pembangunan kesehatan. [UGM Press, UGM, Gadjah Mada University Press]

Sistem Kesehatan Nasional dewasa ini menetapkan bahwa upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya merupakan fokus dari pembangunan kesehatan.

ADMINISTRASI PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Konten dari buku ajar ini, mengkaji dan mendiskusikan berbagai teori dan penerapannya tentang: konsep administrasi, administrasi pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas, jaminan kesehatan masyarakat, kearifan lokal, dan inovasi pelayanan kesehatan berbasis kearifan lokal yang dirumuskan dalam sebuah aplikasi pelayanan kesehatan puskesmas. Buku ajar ini dalam implementasinya menjadi acuan dan referensi utama dalam perkuliahan pada mata kuliah Administrasi Pelayanan Kesehatan Program Studi Ilmu Administrasi Publik–Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo.

Konten dari buku ajar ini, mengkaji dan mendiskusikan berbagai teori dan penerapannya tentang: konsep administrasi, administrasi pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas, jaminan kesehatan masyarakat, kearifan ...

Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Buku ini bertujuan untuk membantu pembaca memahami kesehatan reproduksi remaja secara menyeluruh dan mudah dipahami. Masa remaja merupakan masa pubertas sehingga remaja akan mengalami perubahan yang cukup signifikan baik fisik, psikis, maupun sosial. Remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, suka terhadap tantangan, ingin mencoba berbagai hal baru, dan tindakan khas lainnya untuk mencari jati diri. Oleh karena itu, remaja juga perlu difasilitasi dengan adanya berbagai sumber bacaan terkait kesehatan reproduksi. Remaja memiliki hak-hak reproduksi dan menerima pelayanan kesehatan reproduksi semaksimal mungkin dimulai dari menerima informasi yang benar secara lisan maupun tulisan. Buku ini bertujuan untuk mewujudkan remaja Indonesia yang sehat reproduksinya sehingga menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas serta siap membangun bangsa dan negara yang lebih baik. Sasaran penulisan buku ini adalah seluruh elemen masyarakat terutama remaja, orang tua, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik.

Buku ini bertujuan untuk membantu pembaca memahami kesehatan reproduksi remaja secara menyeluruh dan mudah dipahami.

BUKU AJAR KONSEP DASAR PEMROGRAMAN WEBSITE DENGAN PHP

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah yang Maha Kuasa, yang telah memberikan kekuatan kepada penulis untuk menyelesaikan buku ajar yang berjudul Konsep Dasar Pemrograman Website Dengan PHP. Dengan adanya buku ini, penulis berharap dapat memberikan manfaat dan kontribusi pada ilmu dan pengetahuan bagi para pembaca, dan khususnya Mahasiswa/i Program Studi Teknik Informatika. Penulis menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan pada buku ajar ini, oleh karena itu penulis menerima segala bentuk kritikan dan masukan dari pembaca semua, sehingga penulis dapat memperbaiki segala kekurangan. Silahkan kirim kritik dan saran melalui email: [email protected] dan Terima kasih telah membaca buku ini, semoga bermanfaat.

Silahkan kirim kritik dan saran melalui email: [email protected] dan Terima kasih telah membaca buku ini, semoga bermanfaat.

Dasar-Dasar Pemrograman dengan .NET

Dunia pemrograman pada saat ini, menjadi bidang yang banyak diminati oleh para pelajar baik para siswa, mahasiswa atau pun khalayak umum. Menariknya, dunia pemrograman tidak hanya diminati oleh mereka yang berasal dari jurusan komputer atau IT saja, tetapi para pelajar di bidang lain pun tertarik untuk mempelajari bidang ini, terbukti banyaknya perusahaan start up di Indonesia yang sukses dan bukan hanya didirikan oleh mereka yang berasal dari dunia IT saja. Materi pada buku ” Dasar-Dasar Pemrograman dengan .NET” ini, disusun dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pembaca dalam mempelajari ilmu pemrograman awal yang harus diketahui dalam bidang pemrograman, yaitu dasar-dasar pemrograman atau algoritma. Dalam buku ini digunakan tools .NET sebagai bahasa pemrograman untuk mengimplementasikan program atau aplikasi yang dibuat. Penyajian materi diberikan secara terstruktur atau sistematis, jelas, dan terperinci. Setiap penjelasan kasus diberikan algoritma/pseudocode selanjutnya ditrasnformasikan ke dalam bahasa pemrograman .NET featuring Visual Basic.Net 10, di mana keluaran setiap program berupa tampilan visual grafis termasuk implementasi contoh project database nyata (sebagai pengganti simpanan file), dan masih banyak lagi. Dalam setiap bab diberikan contoh-contoh latihan dan diakhiri dengan soal latihan yang dapat membantu para pembaca untuk lebih memahami kajian yang telah dipaparkan.

Dunia pemrograman pada saat ini, menjadi bidang yang banyak diminati oleh para pelajar baik para siswa, mahasiswa atau pun khalayak umum.