Sebanyak 22 item atau buku ditemukan

Kesehatan Lingkungan - Edisi Revisi

Hidup sehat merupakan interaksi empat faktor utama: lingkungan, perilaku individu dan masyarakat, pelayanan kesehatan, serta faktor bawaan (genetik). Bagaimana cara mencapai taraf hidup yang sehat melalui keseimbangan lingkungan dengan lingkungan hidup yang terencana, terorganisasi, dan yang dikelola secara baik dari semua faktor yang ada pada lingkungan fisik manusia. Dan, kajian ini telah menjadi studi otonom yang disebut Ilmu Kesehatan Lingkungan. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Hidup sehat merupakan interaksi empat faktor utama: lingkungan, perilaku individu dan masyarakat, pelayanan kesehatan, serta faktor bawaan (genetik).

Pendekatan Pelayanan Kesehatan Dokter Keluarga (Pendekatan Holistik Komprehensif)

Buku ini disusun berbekal pengalaman di lapangan dalam melaksanakan dan mengelola pelayanan kesehatan dengan pendekatan Dokter Keluarga, atas dorongan konsultan sekaligus beberapa pakar kedokteran keluarga dan didasari belum adanya suatu buku yang operasional dalam hal pemahaman tentang Kedokteran Keluarga. Penulis mencoba untuk menuangkan ide, pikiran, pengetahuan dan pengalaman tentang komunikasi dan dokter keluarga di buku ini. Penulis berharap buku ini bisa menjadi salah satu acuan bagi mahasiswa ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan untuk mempelajari dan memahami tentang konsep komunikasi dan pemahaman terhadap pendekatan pelayanan kesehatan Dokter Keluarga.

Buku ini disusun berbekal pengalaman di lapangan dalam melaksanakan dan mengelola pelayanan kesehatan dengan pendekatan Dokter Keluarga, atas dorongan konsultan sekaligus beberapa pakar kedokteran keluarga dan didasari belum adanya suatu ...

Pengantar Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan

Tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera, produktif serta dapat berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan peran tenaga kesehatan sebagai pilar dalam memberikan pengobatan maupun pencegahan penyakit. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya harus mampu berperan sebagai seorang manager pelayan kesehatan sebagai salah satu fungsi 'five star doctor". Dengan kemampuan manager-ianya yang andal tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang efektif dan efisien dalam konteks keterbatasan sumber daya. Sebagai persyarat menjadi seorang manager kesehatan maka dokter/tenaga kesehatan seharusnya memiliki pengetahuan dan keterampilan dibidang organisasi, managemen, administrasi serta kebijakan kesehatan. Organisisasi pelayanan kesehatan adalah wadah dalam penyelenggaraan segala kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang, melalui proses kerjasama, menggunakan cara yang efektif dan efisien dalam mencapai tujuan. Administrasi Kesehatan Masyarakat yang akan melakukan pengendalian/manajemen terhadap faktor sarana pelayanan kesehatan, bahkan dapat pula dipergunakan untuk manajemen faktor-faktor lain yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.

Tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera, produktif serta dapat berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Manajemen Kesehatan

Berbicara sistem pelayanan kesehatan adalah struktur atau gabungan dari sub sistem didalam suatu unit atau didalam suatu proses untuk mengupayakan pelayanan kesehatan baik preventif, kuratif, promotif maupun rehabilitatif. Sehingga sistem pelayanan kesehatan ini dapat berbentuk Puskesmas, Rumah sakit, Balkesmas dan unit-unit atau organisasi-organisasi lain yang mengupayakan peningkatan kesehatan. Sesuai dengan tujuan sistem kesehatan, administrasi (manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi niaga (business adminstration) yang lebih banyak berorientasi pada upaya untuk mencari keuntungan finansial (profit oriented). Administrasi kesehatan lebih tepat digolongkan ke dalam administrasi umum/publik (public administration) oleh karena organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian kesejahteraan masyarakat umum. Sesuai dengan tujuan sistem kesehatan, administrasi (manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi niaga (business adminstration) yang lebih banyak berorientasi pada upaya untuk mencari keuntungan finansial (profit oriented). Administrasi kesehatan lebih tepat digolongkan ke dalam administrasi umum/publik (public administration) oleh karena organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian kesejahteraan masyarakat umum. Dengan demikian, efisiensi dalam system pelayanan kesehatan akan terwujud jika sumber-sumber daya kesehatan, baik alat, sarana, dana, teknik, metode dan informasi tidak banyak yang terbuang sia-sia. Untuk mewujudkan keamanan dan rasa nyaman dalam pelayanan kesehatan harus didukung adanya pola kebijakan dasar, dasar hukum, prosedur dan standar praktek dalam pelayanan kesehatan yang berorientasi pada profesionalisme dan pemenuhan hak dasar rakyat. Jika faktor-faktor di atas dapat dibangun, maka tidaklah sulit untuk mewujudkan pelayanan kesehatan dengan kepuasan masyarakat yang tinggi. Pentingnya manajemen kesehatan ini bisa dianalogikan sebagai sistem dalam tubuh manusia. Di dalam sistem itu ada sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem ekskresi, ada sistem kekebalan tubuh, sistem syaraf pusat dan perifer dengan beberapa bagian otonom. Secara fungsional, mereka memiliki fungsi dan peran yang jelas, tetapi terkoordinasi. Sementara secara anatomis, masing-masing juga memiliki struktur dan masing-masing struktur memiliki peran spesifik dengan peran yang dimiliki. Untuk itu, buku ini disusun dengan maksud memberikan pemahaman dan tambahan wawasan tentang lingkup manajemen khususnya manajemen bidang kesehatan.

Jika faktor-faktor di atas dapat dibangun, maka tidaklah sulit untuk mewujudkan pelayanan kesehatan dengan kepuasan masyarakat yang tinggi. Pentingnya manajemen kesehatan ini bisa dianalogikan sebagai sistem dalam tubuh manusia.