Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Siti Latifah

2 karya publik ditemukan.

2025: 12024: 1

Evaluasi Penyimpanan Obat di Apotek Waluyo Purwokerto Kabupaten Banyumas

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan merupakan salah satu faktor utama dalam pemeliharaan mutu obat dengan penyimpanan yang tepat dan sesuai standar, jika hal tersebut tidak dilakukan dapat menyebabkan mutu obat tidak terjamin selama penyimpanan obat di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana kesesuaian sistem perbekalan pada penyimpanan obat di Apotek Waluyo Purwokerto dengan Permenkes RI Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standra Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Metode penelitian menggunakan observasional yang bersifat deskriptif dan evaluasi menggunakan lembar tabel cheklist. Penyimpanan obat di Apotek Waluyo Purwokerto disimpan berdasarkan bentuk sediaan, kelas terapi, stabilitas dan secara alfabetis dengan sistem pengeluaran menggunakan sistem FEFO. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat kesesuaian dalam sistem penyimpanan obat di Apotek Waluyo Purwokerto dengan Standar Pelayanan Kerfarmasian di Apotek sesuai dengan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016. Sistem penyimpanan Obat di Apotek Waluyo sudah sesuai dengan SOP di Apotek dan Srandar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Evaluasi Penyimpanan Obat di Apotek Rawaheng Sehat Kabupaten Banyumas

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

penyimpanan merupakan suatu kegiatan dan memelihara dengan cara menempatkan obat-obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian serta gangguan fisik yang dapat merusak mutu obat (permenkes 73 tahun 2016). Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pada penyimpanan obat adalah bagaimana obat-obatan dapat dikelola dengan baik. Pada penyimpanan obat sangatlah penting dan harus memperhatikan kondisi, sanitasi, temperatur sinar/cahaya, kelembaban, ventilasi, pemisahan untuk menjamin mutu produk dan keamanan petugas. Keamanan penyimpanan obat juga merupakan faktor penting. Penyimpanan yang tidak tepat dan tidak efisien dapat membuat obat cepat rusak dan tidak terdeteksinya obat yang kadaluwarsa sehingga akan berdampak negatif pada apotek juga pada pasien. Dengan demikian, pada penentuan penyimpanan obat yang harus ditetapkan serta diselaraskan dengan keadaan yang sesungguhnya agar pelayanan obat dapat dilakukan dengan tepat guna serta hasil guna