Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Penyimpanan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penyimpanan Obat di Apotek Waluyo Purwokerto Kabupaten Banyumas

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyimpanan merupakan salah satu faktor utama dalam pemeliharaan mutu obat dengan penyimpanan yang tepat dan sesuai standar, jika hal tersebut tidak dilakukan dapat menyebabkan mutu obat tidak terjamin selama penyimpanan obat di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana kesesuaian sistem perbekalan pada penyimpanan obat di Apotek Waluyo Purwokerto dengan Permenkes RI Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standra Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Metode penelitian menggunakan observasional yang bersifat deskriptif dan evaluasi menggunakan lembar tabel cheklist. Penyimpanan obat di Apotek Waluyo Purwokerto disimpan berdasarkan bentuk sediaan, kelas terapi, stabilitas dan secara alfabetis dengan sistem pengeluaran menggunakan sistem FEFO. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat kesesuaian dalam sistem penyimpanan obat di Apotek Waluyo Purwokerto dengan Standar Pelayanan Kerfarmasian di Apotek sesuai dengan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016. Sistem penyimpanan Obat di Apotek Waluyo sudah sesuai dengan SOP di Apotek dan Srandar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi Rawat Inap RSU Wiradadi Husada Banyumas

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pharmaceutical services in hospitals are an inseparable part of the hospital health service system which is oriented towards patient service, providing quality and affordable pharmaceutical preparations, medical devices and consumable medical materials for all levels of society, including pharmaceutical services. One of the most important aspects in pharmaceutical logistics management is the storage function. Good storage of pharmaceutical preparations must meet the requirements in accordance with the Standard regulations of the Republic of Indonesia Minister of Health No. 72 of 2016. The aim of this research is to determine the standards of the drug storage system in the Inpatient Pharmacy Installation at Wiradadi Husada Hospital Banyumas based on the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No. 72 of 2016. This type of research is non-analytic, observational descriptive research with prospective data collection by conducting data collection and interviews through direct observation of the storage system. The samples in this study were all drug items in the Inpatient Pharmacy Installation at Wiradadi Husada Hospital, Banyumas. The results of this study show that 80% of the drug storage standards are in good condition, 100% of the storage component standards are in the appropriate category, 80% of the storage method standards are in the good category, 100% of the drug storage at room temperature is in the appropriate category, cold temperature drug storage 100% is in the appropriate category, 100% of narcotic and psychotropic drug storage is in the appropriate category, 82% of LASA drug storage is in the good category, and 54% of high alert medication storage is in the not in accordance with RI Minister of Health Regulation No. 72 of 2016 concerning Pharmaceutical Service Standards in Hospitals. Keywords: Evaluation, Medicine Storage, Pharmacy Installation, Hospital

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penyimpanan Obat di Apotek Rawaheng Sehat Kabupaten Banyumas

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

penyimpanan merupakan suatu kegiatan dan memelihara dengan cara menempatkan obat-obatan yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencurian serta gangguan fisik yang dapat merusak mutu obat (permenkes 73 tahun 2016). Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pada penyimpanan obat adalah bagaimana obat-obatan dapat dikelola dengan baik. Pada penyimpanan obat sangatlah penting dan harus memperhatikan kondisi, sanitasi, temperatur sinar/cahaya, kelembaban, ventilasi, pemisahan untuk menjamin mutu produk dan keamanan petugas. Keamanan penyimpanan obat juga merupakan faktor penting. Penyimpanan yang tidak tepat dan tidak efisien dapat membuat obat cepat rusak dan tidak terdeteksinya obat yang kadaluwarsa sehingga akan berdampak negatif pada apotek juga pada pasien. Dengan demikian, pada penentuan penyimpanan obat yang harus ditetapkan serta diselaraskan dengan keadaan yang sesungguhnya agar pelayanan obat dapat dilakukan dengan tepat guna serta hasil guna

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail