Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: DRPs
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Drug RElated Problems (DRPs) Pengguna Obat Pasien Tuberkulosis Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Bumiayu Tahun 2024

2026•Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. DRPs merupakan kejadian yang tidak diinginkan pada pasien selama terapi obat yang dapat mempengaruhi keberhasilan terapi.Penelitian ini bertuju8an mengidentifikasi jenis dan frekuensi Drug Related Problems (DRPs) pada pasien TB dengan komorbiditas di Instalasi Rawat Jalan RSUD Bumiayu Tahun 2024. Jenis Penelitian ini yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui pengumpulan data rekam medik pasien dengan teknik pengambilan sempel berupa total sampling sebanyak 15 pasien dimana hasilnya menunjukkan bahwa TB dengan penyakit penyerta di RSUD Bumiayu paling banyak terjadi pada jenis kelamin laki-laki(71%) pada rentang usia 25-44 (40%), kejadian DRPs meliputi adanya indikasi tidak diobati 0% (0), pemilihan dosis tidak tepat 0%(0), dosis subteraupetik 0%(0), gagal menerima obat 0%(0), overdosis 0%(0), reaksi obat yang merugikan 13 pasien (13%), interaksi obat 87% (72), obat tanpa indikasi 0% (0). Kesimpulan dari penelitian ini adalah DRPs paling tinggi yang terjadi yaitu interaksi obat dengan persentase 87%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) Pada Peresapan Obat Jantung Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Ananda Tahun 2025

2026•Koleksi Perpustakaan

Penyakit jantung hipertensi atau Hypertensive Heart Disease (HHD) memerlukan terapi farmakologis kompleks yang berisiko menimbulkan Drug Related Problems (DRPs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan DRPs pada penggunaan obat antihipertensi pasien rawat jalan, mengetahui karakteristiknya berdasarkan klasifikasi American Society of Hospital Pharmacists (ASHP), mengidentifikasi kasus DRPs yang paling dominan. Penelitian ini merupakan studi non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap 82 rekam medis pada bulan Januari-Oktober 2025 menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh temuan kasus DRPs yang teridentifikasi merupakan interaksi obat yang mencakup 60,98% dari total keseluruhan sampel pasien (50 kasus dari 82 pasien). Interaksi yang paling sering muncul adalah kombinasi golongan CCB dan beta-bloker. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengawasan klinis ketat terhadap interaksi obat sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan pasien.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PERESEPAN OBAT JANTUNG HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM ANANDA TAHUN 2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit jantung hipertensi atau Hypertensive Heart Desease (HHD) memerlukan terapi farmakologis kompelks yang berisiko menimbulkan Drug Related Problems (DRPs). Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik DRPs berdasarkan klasifikasi American Society of Hospital Pharmacist (ASHP), mengetahui keberadaan DRPs pada penggunaan obat antihipertensi pasien rawat jalan, dan mengetahui kasus DRPs yang dominan terjadi di RSU Ananda tahun 2025. Metode penelitian ini bersifat deskriptif deskriptif non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif melalui 82 rekam medis pada bulan Januari-Oktober 2025 menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik DRPs pada kategori indikasi yang tidak diobati, pemilihan obat yang tidak tepat, dosis subterapeutik, gagal menerima dosis, overdosis, reaksi obat yang merugikan, dan obat tanpa indikasi tidak ditemukan (0%). Keberadaan DRPs teridentifikasi sebanyak 50 kasus dari total sampel. Kasus DRPs yang banyak terjadi adalah interaksi obat sebanyak 50 kasus (60,98%), dengan temuan paling sering pada kombinasi golongan CCB dan beta-bloker. Berdasarkan hasil tersebut, dapat simpulkan bahwa pengawasan klinis ketat terhadap interaksi obat sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan pasien

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN PENYAKIT PENYERTA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS PERIODE TAHUN 2023

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skizofrenia adalah gangguan mental yang parah dan berjangka panjang yang sering didiagnosis pada masa remaja akhir atau dewasa muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Drug Related Problems pada pasien skizofrenia dengan penyakit penyerta di RSUD Banyumas. Drug Related Problems (DRPs) adalah kejadian buruk yang terjadi pada pasien selama terapi obat dan dapat mempengaruhi hasil pengobatan. Jenis penelitian ini merupakan analisis deskriptif menggunakan rancangan studi kasus retrospektif dengan pengumpulan data sekunder berupa data rekam medik pasien. Total jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 105 rekam medik pasien menunjukkan bahwa pasien skizofenia dengan penyakit penyerta di RSUD Banyumas berjenis kelamin laki-laki (60%) dengan rentang usia 25-44 tahun (41,90%), kejadian DRPs pada interaksi obat (86,07%) dengan tingkat keparahan kategori moderat (86%).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail