Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: kepuasan
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DESTA FARMA BELIK TAHUN 2025/2026

2026•Koleksi Perpustakaan

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DESTA FARMA BELIK TAHUN 2025 IQLIMA OVI AMELIA ABSTRAK Apotek merupakan layanan medis yang banyak dikunjungi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk memperoleh obat, tetapi juga sebagai tempat informasi dan edukasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Desta Farma Belik berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) dan bukti langsung (tangible). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 67,0% dengan kategori umur 31-50 tahun sebanyak 72,0%. Riwayat pendidikan SMA 41,0%, pekerjaan wiraswasta 34,0%. Hasil tingkat kepuasan berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan 92,4%, ketanggapan 92,4%, jaminan 98,8%, empati 90,8%, bukti langsung 90,0%, dengan rata-rata sebesar 92,48% dikaterogikan sangat puas. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Desta Farma Belik sebesar 92,48% yang dikategorikan sangat puas.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK BANJARAN TAHUN 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pergeseran paradigma pelayanan kefarmasian menjadi berorientasi pada pasien (patient-oriented) serta semakin ketatnya persaingan usaha apotek di Kecamatan Salem menuntut Apotek Banjaran untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Banjaran Tahun 2026 berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 94 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan berada pada kategori sangat puas dengan rata-rata indeks kepuasan kumulatif sebesar 85,15%. Berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, dimensi reliability (kehandalan) memperoleh indeks kepuasan sebesar 85,31%, dimensi responsiveness (daya tanggap) sebesar 84,74%, dimensi assurance (jaminan) sebesar 87,02%, dimensi empathy (empati) sebesar 84,05%, dan dimensi tangible (bukti langsung) sebesar 83,62%. Dimensi assurance merupakan dimensi dengan tingkat kepuasan tertinggi, sedangkan dimensi tangible merupakan dimensi dengan tingkat kepuasan terendah. Rendahnya kepuasan pada dimensi tangible terutama berkaitan dengan keterbatasan ketersediaan stok obat dan fasilitas fisik yang masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, pelayanan kefarmasian di Apotek Banjaran telah memenuhi harapan pasien dengan kategori sangat puas. Namun, peningkatan pengelolaan ketersediaan stok obat serta perbaikan dan pemeliharaan fasilitas fisik perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian diapotek Haidar kedungurang tahun 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian yang baik dapat memengaruhi kepuasan pasien dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Haidar Kedungurang berdasarkan lima dimensi, yaitu kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti langsung (tangible). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan sebesar 86,32% dengan kategori sangat puas. Tingkat kepuasan pada dimensi kehandalan sebesar 81,25%, ketanggapan 85,62%, jaminan 82,08%, empati 82,91%, dan bukti langsung 99,75%. Dimensi bukti langsung memiliki tingkat kepuasan tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pasien sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Haidar Kedungurang.

64 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PT MALIAWAN MULIA MEDICATAMA TERHADAP KEPUASAN APOTEK DI WILAYAH TEGAL TAHUN 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fierce competition among medical device distributors demands improved service quality to maintain partner satisfaction. A preliminary study revealed complaints from pharmacies regarding late deliveries and product out-of-stock. This study aims to evaluate PT. Maliawan Mulia Medicatama's service quality on pharmacy satisfaction in the Tegal region. This study was a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. Sampling used a total sampling technique involving 65 active partner pharmacies. Data were collected through a questionnaire based on the five dimensions of SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy). Overall, the level of pharmacy satisfaction was categorized as very satisfied with an average percentage of 83.96%. The highest satisfaction score was achieved by the responsiveness dimension at 85.8%, while the tangible evidence dimension achieved the lowest score at 82.4% due to recurring complaints regarding stock shortages. PT Maliawan Mulia Medicatama's service quality was rated highly satisfactory by partner pharmacies. However, the company is advised to improve its inventory management and timely delivery to minimize distribution bottlenecks.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN PRB TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DITA PUTRA BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian merupakan aspek penting dalam pelayanan kesehatan termasuk bagi pengguna jaminan kesehatan seperti peserta Program Rujuk Balik (PRB). Kepuasan pasien menjadi indikator utama untuk menilai keberhasilan kualitas pelayanan yang diberikan, sehingga evaluasi secara berkala perlu dilkukan untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga dan sesuai harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien PRB terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Dita Putra Bukateja tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional analisis.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dan besar sampel sebanyak 91 responden. Pengambilan data menggunakan kuisioner skala likert. Pengambilan ini dilakukan pada bulan Januari tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien berada dalam kategori sangat puas dengan nilai rata-rata 83,91%. Dimensi bukti langsung memperoleh nilai tertinggi sebesar 86,70%, diikuti dimensi empati 84,40%, dimensi kehandalan 83,96%, dimensi jaminan 83,08%, dan dimensi daya tanggap sebesar 81,43% sebagai nilai terendah namun masih dalam kategori sangat puas. Kesimpulan penelitian ini adalah pelayanan kefarmasian di Apotek Dita Putra Bukateja telah berjalan sangat baik, memenuhi harapan pasien, dan telah menerapkan standar pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DESTA FARMA BELIK TAHUN 2025/2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DESTA FARMA BELIK TAHUN 2025 IQLIMA OVI AMELIA ABSTRAK Apotek merupakan layanan medis yang banyak dikunjungi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk memperoleh obat, tetapi juga sebagai tempat informasi dan edukasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Desta Farma Belik berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) dan bukti langsung (tangible). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 67,0% dengan kategori umur 31-50 tahun sebanyak 72,0%. Riwayat pendidikan SMA 41,0%, pekerjaan wiraswasta 34,0%. Hasil tingkat kepuasan berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan 92,4%, ketanggapan 92,4%, jaminan 98,8%, empati 90,8%, bukti langsung 90,0%, dengan rata-rata sebesar 92,48% dikaterogikan sangat puas. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Desta Farma Belik sebesar 92,48% yang dikategorikan sangat puas.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK AVICENA KALISARI TAHUN 2025

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Apotek merupakan layanan medis yang banyak dikunjugi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk memperoleh obat, tetapi juga sebagai tempat informasi dan edukasi kesehatan terkait penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui angka kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Avicena Kalisari berdasarkan dimensi kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) dan bukti langsung (tangible). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan responden berjenis kelamin perempuan dengan persentase 67,0% dengan kategori umur dewasa dengan presentase 46,8%. Riwayat pendidikan SMA dengan presentase 46,8%, pekerjaan ibu rumah tangga dengan presentase 27,7%. Hasil tingkat kepuasan berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan 85,10%, ketanggapan 88,08%, jaminan 87,65%, empati 87,65%, bukti langsung 84,89%. Saran penelitian selanjutnya untuk peneliti diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik responden dengan tingkat kepuasan pasien.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di instalasi farmasi rawat jalan puskesmas karangmoncol tahun 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan suatu pelayanan Kesehatan yang di lakukan dengan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan individu tingkat pertama yang mengutamakan peningkatan Kesehatan (promotif), dan pencegahan penyakit (preventif) tanpa melupakan upaya penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan Kesehatan (rehabilitatif) untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih tinggi lagi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien Rawat Jalan terhadap pelayanan Farmasi di instalasi farmasi puskesmas karangmoncol tahun 2024. Tingkat kepuasan pasien diukur berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (epathy), berwujud/ bukti nyata (tangible). Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan menggunakan metode cross-sectional. Hasil yang diperoleh dari ke 5 dimensi adalah sebagai berikut : bukti nyata 63,18%, ketanggapan 77,05%, jaminan 81,36%, empati 83,18%, kehandalan 86,59%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 5 dimensi yaitu rata-rata keseluruhan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian berada pada kategori puas dengan persentase 76,95%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Purwokerto Tahun 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan secara paripurna yang meliputi pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Kepuasan pasien adalah persepsi pasien bahwa harapannya telah terpenuhi, Tujuan penelitian untuk mengetahui angka kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Purwokerto berdasarkan dimensi Bukti Nyata (Tangibles), Ketanggapan (Responsiveness), Jaminan (Assurance), Empati (Emphaty) dan Kehandalan (Reliability). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan responden berjenis kelamin perempuan dengan persentase 65,6%. dengan kategori umur dewasa dengan persentase 49,5%. Riwayat pendidikan SMA dengan persentase 43%, pekerjaan wiraswasta dengan persentase 29,0%. Hasil tingkat kepuasan berdasarkan 5 dimensi yaitu bukti nyata 74,19%, ketanggapan 75,91%, jaminan 75,91%, empati 73,76%, kehandalan 75,27%. Saran penelitian selanjutnya untuk peneliti diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik responden dengan tingkat kepuasan pasien.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT UMUM WIRADADI HUSADA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Patient satisfaction is the result of patients ' assessment of health services by comparing what they expect with what they receive. Patient satisfaction is important for the survival of a hospital. After conducting the pre-study observations obtained that patients wait for the drug ≥ 60 Minutes. This study aims to evaluate the level of outpatient patient satisfaction with pharmaceutical services at Wiradadi Husada Hospital. This study uses descriptive analytical method with cross sectional approach. Data collection using questionnaires with accidental sampling method on the total population of 6,656 and a sample of 100 respondents through the slovin formula. The results of the characteristics of the respondents in this study showed that the most female sex is as much as 59%, at the vulnerable age of 26-45 years as much as 75% and the level of education is high school by 45%. The results of the analysis of the level of satisfaction based on the dimension of Reliability (reliability) of 79.8% with the category of satisfied, the dimension of Assurance (guarantee) of 80% with the category of satisfied, the dimension of Tangible (physical evidence) of 78.7% with the category of satisfied, Responsiveness (responsiveness) of 72% with the category of satisfied and the dimension of Empathy (concern) of 86.1% with the category of very satisfied. Then it is advisable to further improve the quality of pharmaceutical services, especially at the speed of drug services.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail