Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: sikap
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP PASIEN PENYAKIT DERMATITIS DI PUSKESMAS SERAYU LARANGAN KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2026

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Dermatitis merupakan peradangan pada kulit (epidermis dan dermis) sebagai respons terhadap berbagai faktor internal yang menyebabkan perubahan klinis berupa lesi kulit polimorfik seperti kemerahan, pembengkakan, papula, vesikel, sisik, penebalan kulit, serta rasa gatal. Pengetahuan bukan hanya sekadar informasi yang dimiliki seseorang, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan pembentukan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pasien terhadap pencegahan dan penanganan penyakit dermatitis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan pasien dermatitis sesuai kriteria inklusi di Puskesmas Serayu Larangan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pilihan ganda untuk mengukur tingkat pengetahuan dan skala Likert untuk mengukur sikap. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 47 responden (61,0%) dan sikap positif sebanyak 66 responden (85,7%). Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pasien terhadap pencegahan dan penanganan penyakit dermatitis sig. 2-tailed 0,05 (0,000) dengan koefisien korelasi sebesar 0,525 yang menunjukkan kekuatan hubungan cukup kuat dan arah positif.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap masyarakat tentang program DAGUSIBU obat sediaan topikal di Desa Sidabowa Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan terapi, efek samping, hingga resistensi obat. Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat yang rasional, namun masyarakat Desa Sidabowa, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas masih banyak yang belum memahami konsep ini, khususnya pada obat sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap program DAGUSIBU obat sediaan topikal di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional cross-sectional dengan teknik accidental sampling pada warga Desa Sidabowa berusia 30–54 tahun yang menggunakan obat topikal. Jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin (kesalahan 10%) dari populasi 3.094 jiwa, menghasilkan 97 responden yang tersebar di 9 RW. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Guttman (pengetahuan) dan Likert (sikap), kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi pada SPSS. Hasil penelitian diharapkan menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat serta hubungan bermakna antara keduanya, mengingat pengetahuan berperan penting dalam membentuk sikap terhadap penggunaan obat yang benar. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pihak terkait dalam merancang program edukasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran rasional penggunaan obat melalui DAGUSIBU.

72 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP PASIEN PENYAKIT DERMATITIS DI PUSKESMAS SERAYU LARANGAN KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dermatitis merupakan peradangan pada kulit (epidermis dan dermis) sebagai respons terhadap berbagai faktor internal yang menyebabkan perubahan klinis berupa lesi kulit polimorfik seperti kemerahan, pembengkakan, papula, vesikel, sisik, penebalan kulit, serta rasa gatal. Pengetahuan bukan hanya sekadar informasi yang dimiliki seseorang, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan pembentukan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pasien terhadap pencegahan dan penanganan penyakit dermatitis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan pasien dermatitis sesuai kriteria inklusi di Puskesmas Serayu Larangan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pilihan ganda untuk mengukur tingkat pengetahuan dan skala Likert untuk mengukur sikap. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 47 responden (61,0%) dan sikap positif sebanyak 66 responden (85,7%). Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pasien terhadap pencegahan dan penanganan penyakit dermatitis sig. 2-tailed 0,05 (0,000) dengan koefisien korelasi sebesar 0,525 yang menunjukkan kekuatan hubungan cukup kuat dan arah positif.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMP N 1 REMBANG TERHADAP PEMILIHAN KOSMETIK DITINJAU DARI KLAIM PRODUK DAN ASPEK KEAMANAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan kosmetik perawatan wajah di kalangan remaja terus meningkat seiring berkembangnya tren kecantikan dan kuatnya pengaruh media sosial. Namun, rendahnya pemahaman terhadap klaim produk dan aspek keamanan kosmetik berpotensi menimbulkan risiko penggunaan kosmetik yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMP Negeri 1 Rembang kelas VII, VIII, dan IX dalam pemilihan kosmetik perawatan wajah ditinjau dari klaim produk dan aspek keamanan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 80 siswi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswi berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase sebesar 79%. Namun, sikap siswi terhadap pemilihan kosmetik perawatan wajah masih berada pada kategori kurang dengan rata-rata persentase sebesar 67%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan sikap dalam pemilihan kosmetik. Hasil ini diperkuat dengan uji korelasi Spearman yang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,073 dengan nilai p = 0,521, yang menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan kulit akibat pemilihan kosmetik yang tidak tepat.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas di SMK Bakti Husada Sumpiuh. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22 menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi SMK YPE Sampang mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 55%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 76%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dan Asam Folat Desa Cikembulan Kecamatan Pekuncen Kabupaten

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh defisiensi zat besi. Pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet Fe dan asam folat kepada seluruh ibu hamil sebagai upaya pencegahan anemia. Namun, tingginya cakupan distribusi tablet Fe dan asam folat belum sepenuhnya diikuti dengan kepatuhan konsumsi oleh ibu hamil. Rendahnya kepatuhan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap konsumsi tablet Fe dan asam folat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat di Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Desa Cikembulan yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat serta adanya hubungan antara sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Ibu hamil dengan pengetahuan yang baik dan sikap yang positif cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dalam mengonsumsi tablet Fe dan asam folat. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi dan konseling oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif ibu hamil guna meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan asam folat sebagai upaya pencegahan anemia.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMP N 1 REMBANG TERHADAP PEMILIHAN KOSMETIK DITINJAU DARI KLAIM PRODUK DAN ASPEK KEAMANAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan kosmetik perawatan wajah di kalangan remaja terus meningkat seiring berkembangnya tren kecantikan dan kuatnya pengaruh media sosial. Namun, rendahnya pemahaman terhadap klaim produk dan aspek keamanan kosmetik berpotensi menimbulkan risiko penggunaan kosmetik yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMP Negeri 1 Rembang kelas VII, VIII, dan IX dalam pemilihan kosmetik perawatan wajah ditinjau dari klaim produk dan aspek keamanan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 80 siswi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswi berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase sebesar 79%. Namun, sikap siswi terhadap pemilihan kosmetik perawatan wajah masih berada pada kategori kurang dengan rata-rata persentase sebesar 67%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan sikap dalam pemilihan kosmetik. Hasil ini diperkuat dengan uji korelasi Spearman yang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,073 dengan nilai p = 0,521, yang menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan kulit akibat pemilihan kosmetik yang tidak tepat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswi SMK YPE Sampang Terhadap Penggunaan Kosmetik dengan klaim Pemutih

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih dikalangan remaja semakin meningkat. Pada tahun 2024 BBPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko Kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK YPE Sampang terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih. Tempat penelitian dilakukan di SMK YPE Sampang dan di SMK Bakti Husada Sumpiuh untuk pengambilan uji validitas dan uji reliabilitas. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode penelitian purposive random sampling dengan jumlah responden 80 siswi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 22. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi chi-square. Hasil dalam penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan siswi mengenai kosmetik dengan klaim pemutih didapati kategori kurang, dengan persentase total 52%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih menunjukan kategori baik, dengan persentase total 77%, hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,502 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik dengan klaim pemutih.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMK KARTEK 2 JATILAWANG TERHADAP PENGGUNAAN KOSMETIK KRIM PEMUTIH WAJAH

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK Kartek 2 Jatilawang kelas X, XI, dan XII terkait penggunaan krim pemutih wajah. Pengambilan data menggunakan kuisioner dengan metode Accidental Sampling dalam penentuan reponden. Metode penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan siswi mengenai krim pemutih wajah berada pada kategori tinggi, dengan persentase antara 86% hingga 88%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan krim pemutih wajah menunjukkan kategori kurang tepat, dengan persentase antara 65% hingga 67%. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun siswi memiliki pengetahuan yang baik terkait penggunaan krim pemutih wajah, sikap dan penerapan dalam penggunaannya sehari-hari masih kurang tepat. Sehingga banyak siswi yang mengalami masalah kulit, seperti jerawat dan beruntusan setelah menggunakan krim pemutih wajah yang tidak aman. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan edukasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai penggunaan produk perawatan kulit yang aman dan efektif.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Pengetahuan dan Sikap Siswi SMK Kartek 2 Jatilawang Terhadap Penggunaan Kosmetik Krim Pemutih Wajah

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan kosmetik, khususnya krim pemutih wajah, di kalangan remaja semakin meningkat. Pada desember 2023 BPOM telah mencatat beberapa produk pemutih wajah yang dinyatakan mengandung bahan berbahaya, hal ini menimbulkan potensi risiko kesehatan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswi SMK Kartek 2 Jatilawang kelas X, XI, dan XII terkait penggunaan krim pemutih wajah. Pengambilan data menggunakan kuisioner dengan metode penelitian accidental sampling dalam penentuan responden. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Dari 94 responden menunjukkan hasil tingkat pengetahuan siswi mengenai krim pemutih wajah didapati kategori baik, dengan persentase total 87%. Namun, sikap siswi dalam penggunaan krim pemutih wajah menunjukkan kategori kurang tepat, dengan persentase total 66% dari 94 responden. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun siswi memiliki pengetahuan yang baik terkait penggunaan krim pemutih wajah, namun sikap dan penerapan dalam penggunaannya sehari-hari masih kurang tepat. Sehingga banyak siswi yang mengalami masalah kulit, seperti jerawat dan beruntusan setelah menggunakan krim pemutih wajah yang tidak aman. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan edukasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai penggunaan produk perawatan kulit yang aman dan efektif.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail